tampaknya hasilnya sudah berbeda pak, sekarang yang seperti dan melebihi Belanda bukan Jakarta, tapi pimpinan daerah masing-masing..
Hendra ________________________________ From: "[email protected]" <[email protected]> Sent: Wednesday, May 5, 2010 6:11:07 Subject: [indonesia] Jakarta Melebihi Belanda? Rekan-rekan ysh., Puisi yang dilantunkan pada tahun 1999 oleh seorang putra daerah di bawah sedikit-banyaknya menggambarkan bahwa "regional inequalities" [(ketidakseimbangan (pembangunan) regional] antara Jakarta dan daerah non-Jakarta pada waktu itu sudah amat parah. Saat itu banyak putra daerah merasa terluka: hasil bumi ada daerah kami, tetapi mengapa yang lebih sejahtera dan sering mendapat prioritas pembangunan bukanlah penduduk daerah kami, tetapi hanya beberapa gelintir masyarakat di radius 100 km dari Monas? Itu tentunya terjadi sebelum otonomi daerah bergulir. Sebelas tahun sudah Otda berumur. Apakah hasilnya masih seperti terkias di puisi ini? Tentunya kita berharap: Semoga saja tidak... Source: http://rumahdunia.net/wmview.php?ArtID=988 --begins-- ”Seperti Belanda” oleh: Fikar W. Eda Seperti Belanda Mereka atur siasat Membuat kami takluk Bertekuk lutut Seperti Belanda Mereka rebut hati kami Dengan cahaya janji Dambil mengutip kitab suci Seperti Belanda Mereka suguhi kami anggur Hingga kami mendengkur Lalu dengan leluasa Mengeruk perut kami Gas alam, minyak, emas, hutan, Sampai akar rumput bumi Seperti Belanda Mereka pun menghunus sangkur Dengan senapan siap tempur Rumah-rumah digempur Masjid, meunaseh Dibuat hancur Melebihi Belanda Mereka perkosai istri-istri kami Mereka tebas leher putra-putri kami Mereka bunuh harapan dan cita-cita kami Melebihi Belanda Itulah Jakarta! Jakarta 1999 --ends-- Salam, CA Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphoneêå¢fÚ•¨]jV¦‘ªòi·«²)Þ®z¶©‘©äj'Z†)f»û^’z%¢¬z»Z‘«"†Æ²jxjyš�öš¶éíºKŠÈš•©�zh¤y¶¡jšjwnž&�jv¤†*Ú´‰ß¢—§�éh•¦§š)b°‰Ý¢w¬‰©ÞÆÖ޶׫†Ûiÿúnnw±µ·µêçzßߊW¬þh¥ŠËb�Ú'zÈšŠwè·
