Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima kunjungan Utusan 
Khusus Amerika Serikat Bidang Sains, Bruce Alberts, di Kantor Presiden, 
Senin (10/5) pukul 13.00 WIB. Pertemuan ini membahas kerjasama Indonesia
 dan Amerika Serikat dalam bidang sains dan tekhnologi.



"Saya yakin Presiden Obama memiliki niat yang serius dalam menjalin 
hubungan kerjasama dengan Indonesia, khususnya di bidang sains dan 
tekhnologi, dengan mengirimkan anda sebagai utusan khusus," kata 
Presiden SBY saat berbincang dengan para utusan.



Dalam pembicaraan dengan Alberts, Presiden juga menyinggung tentang 
berbagai tantangan yang dihadapi dunia, seperti perubahan iklim, 
penyakit, dan ketahanan pangan dan energi (food and energy security).



"Saya berharap kerjasama kita bisa menjadi lebih kuat," ujar SBY. 
"Dengan bekerjasama dan membagi pengalaman, ilmu pengetahuan, tantangan 
yang dihadapi dunia bisa kita atasi," Presiden SBY menandaskan.



Bruce Alberts datang didampingi, antara lain, Dubes AS untuk Indonesia 
Cameron Hume, Staf Kenijakan Ilmu dan Teknologi Gedung Putih Jason Rao, 
dan Machut Shishak.



Sementara itu, Presiden didampingi Mensesneg Sudi Silalahi, Menlu Marty 
Natalegawa, Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh, Menhut Zulkifli Hassan, 
Menkes Endang Rahayu, Mendiknas M. Nuh, Menristek Suharna Surapranata, 
Ketua Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) Sangkot Marzuki, anggota
 AIPI Zuhal, Kepala LIPI Umar Anggara Jenie, dan Wakil Kepala LIPI 
Lukman Hakim. (yun)                
                                                                 
                                
                Link Pendukung:Public and Private Partnerships, R&D 
Infrastructure

Tjahjokartiko Gondokusumohttp://icaexpo.coop


      

Kirim email ke