Ayoooo...

Jam istirahat atau jam after office monggo kerso.

Tak enteni.

Tak ceritakan juga nanti gimana mas Hengki membawa rekind melewati masa2 suram 
ekonomi kemarin.. Sekalian membicarakan kawan2 yg lain agar tetap kompak..

Tak enteni yooo
Inpartnership with Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: Harlizon MBAu <[email protected]>
Sender: [email protected]: Sun, 6 Jun 2010 12:08:16 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [indonesia] Re: Lebih Besar dari "Century": Tipuan Setan...

Bole juga ni tawarannya...
Taman pancuran air itu dimana?
Kalau nga salah, disamping kanan Rekind ada kantin punya temanku...
Bisa juga kita ngopi disana...

Jangan disangka saya suuzon dengan Rekind...
Nyebut Rekind sekedar untuk contoh skala proyeknya saja... terutama karena
yang komentar Anda (apa salah ?)...

Selama ini tidak pernah berhubungan proyek dengan Rekind... Baik langsung
atau kerabat dekat...
Punya bebarapa teman disana seperti Anda ini, tapi belum pernah berhubungan
bisnis...
Karena itu tidak betul-betul tahu dengan Rekind...
Karena tidak tahu, tentunya juga tidak bisa men"judge" apa-apa tentang
Rekind...

Jadi, jangan spaning duluan dong...
Sila baca pelan-pelan dengan tenang dan "hati yang bersih" komentar saya
tsb...

Sekarang ini saya belum ada peluang proyek...
Barangkali saja bisa ada dalam waktu dekat ini...
Ntar tak lihat lagi homepagenya...
Mudah-mudahan saya bisa ngerti...
Jika tidak keberatan, Co profilnya bisa dikirim juga...

Salam Z


2010/6/6 Tri Basoeki Soelisvichyanto <[email protected]>

> Rekind ndak iso opo2 kang Z.
>
> Rekind itu hanya perusahaan, benda mati.
> Benda itu bisa berfungsi karena orang2nya.
> Jadi mas harusnya tanyanya, orang2nya Rekind bisa apa ?
>
> Gitu kali mas..
>
> Kalo mo liat sekilas Rekind, http:// www dot rekayasa dot com
>
> Kalo mo detil, monggo kerso main ke kantor, kita bis kongkow di taman
> pancuran air biar rileks sambil ngopi atau nge-es the manis..
> Muanteb lah pokok-e...
>
>
> Piye?
>
> Inpartnership with Telkomsel BlackBerry®
> ------------------------------
> *From: * Harlizon MBAu <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Sun, 6 Jun 2010 11:38:21 +0700
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *[indonesia] Re: Lebih Besar dari "Century": Tipuan Setan...
>
> He.. he..!
>
> Ngomong-ngomong Rekin bisanya apa?
>
> Kirim-kirim dong brosur atau Co. profilnya, biar jelas...
>
> Jangan sampai ada yang mengira "RE... rakyat misKIN"
>
> He.. he...!
>
>
> Salam Z
>
> 2010/6/6 Tri Basoeki Soelisvichyanto <[email protected]>
>
>> Aniway, kenapa Rekin sih? Jd gk paham hubungannya..
>>
>> Tapi kalo mas Z mau ngasih proyek 8,4 T, kita mungkin bisa kasih harga
>> lebih murah lagi..
>>
>> Piye?
>>
>>
>>
>> Inpartnership with Telkomsel BlackBerry®
>> ------------------------------
>> *From: * Harlizon MBAu <[email protected]>
>> *Sender: * [email protected]
>> *Date: *Sun, 6 Jun 2010 11:16:12 +0700
>> *To: *<[email protected]>
>> *ReplyTo: * [email protected]
>> *Subject: *[indonesia] Re: Lebih Besar dari "Century": Tipuan Setan...
>>
>> Untuk bikin proyek Rekin yang dananya dari duit rakyat banyak atau hutang,
>> barangkali bisa dibilang kecil Bas...
>> Tapi jika digunakan untuk ngasih makan masyarakat kampung atau betul-2
>> untuk memberdayakan hidup mereka...
>> Duit segitu barangkali tidak bisa dibilang kecil...
>> Misalnya, masih sangat banyak yang bisa hidup dengan Rp. 150.000 per bulan
>> per keluarga...
>> Duit segitu bisa menghidupi 4.6 Juta keluarga... atau 18.6 juta orang
>> (jika 4 orang / keluarga) dalam satu tahun...
>> Jika Rp. 300.000 per keluarga..., bisa menghidupkan 2.3 juta keluarga,
>> atau 9.3 juta orang dalam satu tahun...
>>
>> Jika digunakan betul-betul untuk memberdayakan hidup mereka langsung untuk
>> beli peralatan usaha, tambah ilmu atau modal dsb...
>> Agaknya bisa menghidupkan sejumlah itu untuk semasa hidup mereka...
>>
>> Namun jika di bagi-bagi antar para kasta "elit" lagi untuk "infrastruktur"
>> dengan alasan yang dikarang-karang untuk pembenaran...
>> Duit tersebut hilang begitu saja..., menambah sedikit kekayaan dari
>> sebahagian kecil kasta "elit"...
>> Namun hidup masyarakat tetap saja merana...
>> Dan, saya (juga anda) ikut menanggung beban biaya tersebut...
>> Apalagi duitnya banyak di switch hanya untuk beli baliho, poster atau
>> biaya kampanye...
>> Kampung saya, termasuk yang sangat cukup infrastrukturnya, jalan aspal
>> beton masuk ke kampung-kampung kecil...
>> Namun, hidup mereka tetap merana...
>> Bahkan barangkali termasuk provinsi termiskin di Sumatera...
>>
>> Saya hanya bisa menyarankan agar "ilmu tipu-tipu" tersebut tidak dipakai
>> lagi...
>> Karena, kemudian hari dampaknya kepada yang menipu juga...
>>
>>
>> An Nisaa’ 4:142
>>
>> Sesungguhnya *orang-orang munafik itu menipu Allah*, dan *Allah akan
>> membalas tipuan mereka*. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka
>> berdiri dengan malas. Mereka bermaksud *riya di hadapan manusia*. Dan
>> tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali.
>>
>>
>>
>> Al Baqarah 2:9
>>
>> *Mereka hendak menipu Allah* dan orang-orang yang beriman, pada hal *mereka
>> hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar.*
>>
>> Salam Z
>>
>>
>> 2010/6/6 Tri Basoeki Soelisvichyanto <[email protected]>
>>
>>>
>>> Ah 8,4 T khan kecil...
>>>
>>>
>>>
>>> Inpartnership with Telkomsel BlackBerry®
>>>
>>> -----Original Message-----
>>> From: [email protected]
>>> Sender: [email protected]: Sat, 5 Jun 2010 15:48:13
>>> Reply-To: [email protected]
>>> Subject: [indonesia] Lebih Besar dari "Century"
>>>
>>> Rekan-rekan Yth.,
>>>
>>> Mari kita belajar berhitung.
>>> Jumlah anggota DPR = 560.
>>> Jumlah yang diminta per dapil = Rp 15 M.
>>> Ekspektasi jumlah yang harus dibayar kepada mereka "sesuai dengan
>>> peraturan yang bakal berlaku" = 560 x Rp 15 M = Rp 8,4 T.
>>>
>>> Jadi, bila ini benar-benar di-"SETUJUUU"-kan, Anda akan segera tahu
>>> makhluk macam apa yang telah Anda pilih mewakili Anda di parlemen.
>>>
>>> Salam,
>>> CA
>>> BebasOrba® TaatPajak® AntiLumpur® êå¢fÚ•¨]jV¦‘ªòi·«²)Þ®
>>> ­z¶©‘©äj'Z†)f»û^’z%¢ ¬z»Z‘«"†Æ²jx jyš öš¶éíºK ŠÈš•© zh¤y¶¡j šjwnž&
>>> jv¤†*Ú´‰ß¢—§ éh•¦§š)b°‰Ý¢w¬‰©ÞÆÖ޶׫†Ûiÿúnnw±µ·­µêçzßߊW¬þh¥ŠËb Ú'zÈšŠwè·
>>
>>
>>
>

Kirim email ke