di IAIN Sunan Ampel didatangkan Guru Besar Ilmu Tafsir untuk menyorot, mreteli, nguliti dan ngonceki AAS maka terkulitilah AAS
ke-nol, ... pertama, al-Quran itu eksak karena di ayat awal telah ditegaskan dzalika al-kitabu laa raibafiihi tidak ada keraguan di dalamnya kedua, mestinya penulis AAS ini yang jadi rektor IAIN (Lho ...??? ampun ...saya hanya mau nyampaikan isi buku AAS kok) agar IAIN tidak keutara keselatan yang ujungg-nya menyatakan Islam tidak sesuai dengan HAM, kebangsaan, kesetaraan jender, dan seterusnya ketiga, ada dua Agus di Surabaya yang samaa membahas Islam samaa berlatar eksak tapi orientasi pemikiran keduanya berbeda keempat bangsa paling pintar di dunia ternyata adalah Madura argumen orang Madura:"Orang Amerika atau Eropa hanya beli satu dua buku, kami beli KILOAN" (maksudnya sekian kilogram) (joke di akhir acara yang membuat saya sebagai orang setengah Madura tidak bisa menahan tawa) Ahad 11 Juli 2010 insya Allah AAS di Kediri kota salam Agus Purwanto LaFTiFA ITS http://purwanto-laftifa.blogspot.com http://ayatayatsemesta.wordpress.com
