Yang aku tertarik bukan pendidikannya tetapi lahannya..

Kayaknya disana tak ada masalah lahan ..
Disini, ada gedung yang sudah berdiri dan ternyata lahannya milik orang
lain .. Terus kalau lahannya ditembok maka orang ngak bisa masuk gedung.

Jalan tol ngak beres2 karena lahannya sengketa melulu..

Pembangunan PLTD di Papua tidka bisa karena lahannya ngak ada, padahal
luasnya 3 x pulau jawa  dengan penduduk hanya 3 juta.

Setuap perumahan harus menyediakan lahan untuk fasum.. ehhh... kemudian
fasum ini di buat perumahan lagi sehingga praktis taka da tempat lahan
tempat bermain ..

Wassalam,

>
> Mungkin itb perlu take opportunity, siapa tahu menguntungkan.
> Principal malaysia yang gak dikasih fasilitas saja berani buka di jakarta
> kok. Pernah ditunjukin ada kuliahan yang dua semester di jakarta sisanya
> di KL (inti college?). Sama ada beberapa lagi yang mungkin agak
> "abal-abal" lupa namanya.
> Boleh juga tuh buat narik mahasiswa malay, dua semester di KL, sisanya di
> bandung misalnya.
>
>
>
> Sent from my XL BlackBerry®
>
> -----Original Message-----
> From: Tsulusun ArRoyan <[email protected]>
> Sender: [email protected]: Mon, 28 Jun 2010 19:55:04
> To: <[email protected]>
> Reply-To: [email protected]
> Subject: [indonesia] Re: Kunjungan Wakil PM Malaysia Malaysia Undang ITB
>       Bangun Kampus
>
> memang pintar si malay ini he he
>
>
> 2010/6/28 Yadi Supriadi Wendy <[email protected]>
>
>> Ini mah bukan kerja sama, dikerjain namanya.
>> Lahan mah di Indonesia banyak, Indonesia Timur masih butuh sarana
>> pendidikan.
>> Badut apa pula ini....?
>>
>> Salam,
>> -yadi-
>>
>> Sent from my mobile device with love
>> ------------------------------
>> *From: * Tsulusun ArRoyan <[email protected]>
>> *Sender: * [email protected]
>> *Date: *Mon, 28 Jun 2010 19:24:50 +0800
>> *To: *itb<[email protected]>; <[email protected]>; <
>> [email protected]>
>> *ReplyTo: * [email protected]
>> *Subject: *[indonesia] Kunjungan Wakil PM Malaysia Malaysia Undang ITB
>> Bangun Kampus
>>
>>
>> http://edukasi.kompas.com/read/2010/06/28/13030616/Malaysia.Undang.ITB.Bangun.Kampus-14
>>
>> --
>>
>> *JAKARTA, KOMPAS.com -* Wakil Perdana Menteri Malaysia Tan Sri
>> Muhyiddin
>> Yassin mengundang Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk mendirikan
>> kampus
>> di pusat pendidikan di Malaysia.
>>
>> Untuk kepentingan itu, Malaysia menawarkan lahan dan mitra usaha
>> pendidikannya jika ITB bersedia mewujudkannya. Tawaran disampaikan
>> Muhyiddin
>> Yassin saat bertemu dengan Wakil Presiden Boediono selama satu jam di
>> Istana
>> Wapres, Jakarta, Senin (28/6/2010) siang ini.
>>
>> "Jadi, Malaysia akan membangun semacam pusat pendidikan internasional
>> seperti adanya ITB dan kampus-kampus lainnya," tandas Juru Bicara
>> Wapres,
>> yang juga Staf Khusus Media Massa Yopie Hidayat.
>>
>> Menurut Yopie, tawaran Malaysia sudah dibahas pagi sebelumnya bersama
>> ITB
>> dan Senin siang pada pukul 14.00 wib dibahas lebih rinci bersama
>> Menteri
>> Pendidikan Nasional Muhammad Nuh di Kantor Kementerian Pendidikan.
>>
>> Dalam pertemuan itu Muhyiddin didampingi Sekjen Kementerian Luar Negeri
>> Zainuddin Yahaya dan Wakil Menteri Perdagangan dan Industri Malaysia
>> Mukhriz
>> Tun Dr Mahathir. Adapun, Wapres Boediono didampingi oleh Nuh dan Wakil
>> Menteri Luar Negara Priyono Wibowo.
>> Best Regards
>> Tsulusun Ar Royan
>> Be kind, for whenever kindness becomes part of something, it beautifies
>> it.
>> Whenever it is taken from something, it leaves it tarnished.
>>
>
>
>
> --
> Best Regards
> Tsulusun Ar Royan
> Be kind, for whenever kindness becomes part of something, it beautifies
> it.
> Whenever it is taken from something, it leaves it tarnished.
>
>




PT.CITRA SARI MAKMUR
SATELLITE & TERRESTRIAL NETWORK

Connecting the distance - anytime, anywhere, any content
http://www.csmcom.com


--
Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat.

Info pengelolaan milis Indonesia next better :
http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt

Kirim email ke