Dulu ABG: ABRI, Birokrat, Golkar.
Sekarang?

Salam,
CA

Source: detikcom

--begins--
detikNews ยป Berita


Kamis, 22/07/2010 10:36 WIB
Boediono: Korpri Tak Boleh Jadi Alat Penguasa
Irwan Nugroho - detikNews
 Jakarta - Di zaman Orde Baru, organisasi pegawai negeri atau Korpri
kerap dipakai oleh pemerintah yang sedang berkuasa untuk melegitimasi
kekuasaannya. Kini hal itu tidak boleh terjadi lagi, karena
dikhawatirkan dapat memecah belah korps.

"Di masa lampau barangkali ada kritik korpri dimanfaatkan oleh
kekuasaan. Ini yang tidak boleh. Tapi Korpsi juga tidak boleh
digunakan sebagai alat kekuasaan di luar pemerintah," kata Wakil
Presiden (Wapres) Boediono.

Hal itu disampaikan Wapres dalam sambutan pembukaan Seminar Nasional
Korpri bertema "Optimalisasi Pelayanan Publik Melalui Reformasi
Birokrasi" di Hotel Bidakara, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis
(22/7/2010).

Tidak bisa dihindari, lanjut Boediono, bahwa Korpri berfungsi mewadahi
anggota-anggota yang merupakan bagian dari pemerintah. Namun, itu
hanya dalam konteks pelayanan publik atau birokrasi. Selebihnya,
Korpri tidak boleh dimanfaatkan oleh pemerintah terkait dukungan
politik.

Boediono mengingatkan kembali akan bahayanya Korpri apabila terlibat
dalam politik praktis. Bila Korpri terseret dalam arus politik, para
pegawai pemerintahan tidak akan punya lagi alat pemersatu. Perpecahan
dari dalam hanya akan mendatangkan kerugian bagi para anggota Korpri.

"Sekarang di era reformasi begitu banyak kekuatan-kekuatan yang
menarik kita keluar, memecah, terus terang saja. Tanpa kita sadari,"
katanya.

Boediono berpesan agar Korpri dapat membentengi anggotanya dari
politik. Hal ini sesuai dengan pesan sejarah Korpri yang mengandung
plus dan minus di masa lampau.

"Saya tadi sebutkan peran sejarahnya cukup bisa kita ikuti di masa
lampau. Ada plus minusnya. Tapi satu inti peran sejarah itu adalah
pemersatu korps pegawai yang melayani publik dan membentengi mereka
dari politik praktis," tutupnya.

(irw/mad)
--ends--

--
Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat.

Info pengelolaan milis Indonesia next better :
http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt

Kirim email ke