Marhaban Ya Ramadhan....... Maaf bagi yg menunaikan ibadah puasa Ramadhan

Alhamdulillah...
Menara pengawas lalu lintas penerbangan pesawat Romadhan sebenarnya sudah ada 
sejak dahulu kala, mengawasi para penumpang pesawat. Pesawat siap2 mau tinggal 
landas sebentar lagi. Allah Subhanallahu Ta'ala perintahkan agar para penumpang 
selalu mengencangkan ikat pinggang kehidupan dalam kebersihan hidup, serba 
bersih dan menjaga kebersihan terus-menerus apalagi memasuki pesawat bulan suci 
Ramadhan, suci hati, suci tempat, suci pakaian, suci makanan dan segala hal 
harus suci. Semua itu sebenarnya sudah ada dalam aturan tertulis, tapi ini 
bukan FAA regulations, melainkan Al Quran ul Kariem dan Sunnah.

Memasuki Romadhan ini harus suci, apalagi membaca segala aturan penyelematan 
penerbangan hidup ini, ngaji dan kaji diri, Semua harus suci, walaupun belum 
bisa suci, tapi harus diusahakan suci, suci dan suci...Segala sesuatu baik 
lahir maupun bathin diikhtiarkan dengan ikhlas, yg penuh ridlo Illahi. Rasakan 
nikmat ikhlas, segala apa yg diikhtiarkan dg penuh ridlo Illah. Sedangkan 
apapun hasilnya, pahit manis disyukuri. Selain nikmat ihklas, juga merasakan 
nikmat ikhsan. Dimana pun dan setiap saat, para penumpang bersama Allah SWT. 
Mereka diawasi... Allah. Allah Maha Pengasih dan Penyayang. Dan Dia Maha 
Mengawasi.  Sesama penumpang sudah saatnya kembali kaji diri,  ngaji hidup 
Quran.  Ahlan wa Sahlan Ya Ramadhan..  Ahlan wa Sahlan Ya Akhi wa Ukhti wa 
Marhaban Ya Ramadhan. Ahlan wa Sahlan bi qudumikum………

Nikmat iman dan juga nikmat ibadah, segala sesuatu diusahakan dg niat karena 
Allah semata, Hanya kepada Mu Ya Allah, hamba ini menyembah dan hanya kepada Mu 
lah hamba ini memohon pertolongan. Itulah sesama penumpang baiknya bisa berbagi 
. Dan bila sering ada masalah, maka selalu memohon pertolongan Nya. Dan kepada 
sesama itu saling membantu, berbagi kepada sesama, kepada mahluk lain dengan 
penuh kasih sayang terhadap sesama, mahluk lain dan lingkungan, kepada siapapun 
membantu itu hanya cari nilai dari Pengawas, di hadapan Allah, bukan nilai dari 
yang dibantu dan apalagi harapan balasan yang dibantu.

"Segala apa disisi kita akan sirna dan semua apa yg disisi Allah adalah kekal". 
Inilah sebenarnya, Dia telah memberi hati dan cinta sejati itu ada, yaitu cinta 
sejati hanya kepada Allah dlm relung hati yg dalam. Suci... hati.. Sedangkan 
cinta duniawi, cinta-cinta kepada anak istri suami harta dan pangkat itupun ada 
tapi bukan dalam hati melainkan hanya dalam genggaman tangan. Dunia, duniawi 
ini fana bagaikan bayang2, bagaikan fatamorgana. Duniawi kita adalah bayang2 
kita belaka. Kemana pun kita pergi dunaiwi sebagai bayangan itu akan ikut di 
belakang kita apabila semua langkah ke depan sudah disinari penuh ridlo Illahi.

Tidak bohong, tidak boleh dendam, tidak boleh iri dengki, tidak membuat sakit 
hati orang lain dan apalagi segala sesuatu yg bisa akibatkan penderitaan bagi 
orang lain, seperti menyakiti sesama, kianat mengkianati, manipulasi dan lain2 
akibatkan banyak orang menderita. Memang benar Allah Maha Pengampun, tapi 
bagaimana urusan dengan sesama  ?. Inilah masih terkait oleh hati masing2, Dan 
Yang mampu membolak-balikan hati manusia itu hanya Allah semata. Itulah perlu 
serba suci dan sucikan hati, dan cinta kepada Allah dalam relung hati suci. 
Memang, sesama penumpang, kita2 ini bukan sok suci, kita akui bahwa kita ini 
doif (lemah) sering berbuat salah, banyak dosa dan belum suci, bahkan tidak 
suci. Itulah saya mohon maaf lahir bathin. Agar kita semua juga bisa saling 
memaafkan. Saya mungkin sering membuat kirim email tidak berkenan dsb yg tidak 
tepat.Dan ini juga mungkin tidak berkenan Mohon maaf... Semoga amal ibadah 
Ramadhan kita barokah, barokah untuk seterusnya dan kita mendapat ampunan dari 
Allah SWT.  Amin Ya Rabbal Alamin.

Alhamdulillah……….  


Salam,

paijo

Kirim email ke