Saya ada mobil berbahan bakar premium. Dari sejak baru, tahun pertama tidak masalah.
Akhir-akhir ini mulai nglitik. Premiun kemudian saya ganti Pertamax, ternyata bunyi nglitik tidak hilang. Coba ganti dengan Shell dan Petronas RON 92 sami mawon, karena sumbernya juga dari Pertamina. Ada yang ngasih saran agar ngisi di SPBU yang bernomer depan 31. Ternyata di Jakarta ada 2, Semarang 1 dan Surabaya 1. setelah diisi premiun dari SPBU bernomer depan 31, baru hilang nglitiknya. Kenapa ya. Pikir-pikir, apa premiun yang paling atas dan yang paling bersih hanya dijual ke SPBU pertamina 31. Lainnya kebagian yang sudah banyak residunya. Biarpun dicampur jadi RON 92/95 tetap saja residunya sudah campur. Apa ini penyebab dikeluhkannya banyak merusak pompa mesin. Salam. SR
<<image001.gif>>
No virus found in this outgoing message. Checked by AVG - www.avg.com Version: 9.0.851 / Virus Database: 271.1.1/3088 - Release Date: 08/23/10 01:35:00
