Kawan2 Anggota Milis Yth, Mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair hari Sabtu 4 September 2010 menjadi sasaran lemparan sepatu dan telur saat Ia mengunjung kota Dublin, Irlandia, dalam kerangka peluncuran Memoir-nya yang kontroversiil dengan judul "A Journey". Ia dihadang oleh ratusan pendemo yang berteriak kepada Blair bahwa Ia adalah Kriminal Perang Irak dan Jagal Manusia (Butcher) yang telah membunuh 500.000 Rakyat Irak yang tak berdosa, akibat kebijakannya dengan ikut mengobarkan Perang Irak mulai 20 Maret 2003 bersama-sama mantan Presiden AS George W. Bush.
Dampak dari Perang di Irak tersebut masih terus berlanjut sampai dengan hari ini, setelah 7-tahun berlangsung, dengan terus jatuhnya korban rakyat-rakyat Iraq yang tak berdosa karena berlanjutnya persaingan antar suku akibat tidak ada lagi persatuan Irak setelah digulingkannya Presiden Irak Saddam Hussein, yang dipilih melalui sebuah Pemilihan Umum, oleh gabungan Tentara AS dan Inggris, Namun Blair bangga bahwa dirinya merupakan bagian dari penyelesaian Perang di Irlandia Utara antara Kelompok Protestan dan Katolik, melalui jalan perundingan damai, setelah berlangsungnya perang selama puluhan tahun. Kita perlu belajar dari sejarah, bahwa kita semua adalah bangsa yang sudah beradab, sehingga pertikaian antar negara hendaknya diselesaikan dengan jalan perundingan. Perang bukanlah sebuah solusi terbaik, sebab hasilnya adalah hanya akan membuat Rakyat makin sengsara. Semoga bermanfaat bagi kemajuan bangsa dan negara. Wassalam, S Roestam http://presidenku.com
