Rupanya siapapun bisa diadili sekarang. ;-p Salam, CA
Source: http://bit.ly/bkWc8z --begins-- "Tuhan" Divonis 10 Tahun Penjara Kamis, 16 September 2010 - 17:10 wib CIREBON - Ahmad Tantowi, pimpinan aliran Surga Eden, yang menganggap dirinya sebagai tuhan, akhirnya divonis hukuman 10 tahun penjara atas kasus dugaan penistaan agama dan kasus pelecehan seksual. Vonis tekta-fakta di persidangan terdakwa secara sah dan meyakinkan telah melakukan penodaan agama sebagaimana dibacakan majelis hakim dalam persidangan yang berlangsung di PN Sumber, Kamis (17/9/2010). "Berdasarkan faal 156 KUHP dan terbukti melakukan tindak pidana pencabulan sesuai pasal 289 KUHP dan menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara," ujar Ketua Majelis Hakim L Sunarno. Majelis hakim juga memvonis tiga terdakwa lainnya yang terdiri dari istri dan kedua anak angkatnya, karena ketiganya dinyatakan terbukti turut membantu Ahmad Tantowi saat melakukan pencabulan kepada salah seorang jamaahnya. Mereka divonis masing-masing lima tahun hukuman penjara. Persidangan yang dihadiri puluhan perwakilan ormas Islam sewilayah Cirebon tersebut, mendapat pengamanan ketat dari Satuan Samapta Polres Cirebon. Ketua Gerakan Anti Pemurtadan dan Aliran Sesat (Gapas), Andi Mulia mengaku, tidak puas dengan vonis yang dijatuhkan majelis hakim tersebut. "Orang seperti dia seharusnya dihukum mati, tapi karena kita hidup di negara hukum kita bisa terima," ujar Andi. Sebagaimana terungkap di persidangan, kasus penistaan agama dan pelecehan seksual tersebut terungkap setelah salah seorang anggota jamaah Ahmad Tantowi melapor ke polisi, karena istrinya dilecehkan oleh pimpinan Ajaran Surga Eden tersebut. Selain dilaporkan melakukan tindak asusila, Ahmad Tantowi juga dilaporkan karena mengaku dirinya sebagai tuhan dan mengajarkan aliran yang dianggap sesat serta menistakan agama Islam. Dia mengajarkan kepada jamaahnya bahwa selain aliran Surga Eden adalah kafir dan hartanya halal untuk dirampas. Namun, dia mewajibkan untuk menyetorkan 20 persen hasil rampasan tersebut kepada dirinya. Dia juga tidak mewajibkan kepada para jamaahnya untuk salat maupun berpuasa saat berada di rumahnya, karena menurut dia, rumah dia adalah surga. Namun, saat dimintai keterangan usai persidangan, Ahmad Tantowi membantah, jika dirinya mengaku sebagai tuhan. Dia bahkan mengaku telah menjadi korban rekayasa yang dilakukan oknum intel Kodim yang sebelumnya telah mencoba memerasnya. "Saya adalah korban rekayasa. Saya dilaporkan ke polisi karena ada anggota intel kodim yang dendam, setelah saya laporkan ke Denpom atas kasus pemerasan. Kemudian dia menyuruh Andy melapor ke polisi dengan alasan istrinya digauli sama saya," ujar Ahmad Tantowi, kemarin. (Ibnu/Koran SI) (teb) --ends-- -- Sent from my mobile device -- Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat. Info pengelolaan milis Indonesia next better : http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt
