mas Roestam yth,

Bagaimana bila menjadikan pasar tradisionil yg ada sbg pasar yg sehat dan 
bersih.

Kedua, diadakan pembatasan produk asing. Silahkan ke singapore bila hendak 
shopping brand asing dg diiringi penerapan pajak tinggi utk barang masuk, hand 
carry sekalipun.

Ketiga, pejabatnya harus jujur, siapa punya mall dimana, pakai tangan/nama 
siapa aktenya, dan pakai duit dr mana asalnya..

Atau terakhir..
Gusur saja mall nya, rumah penduduk sj bisa digusur, kenapa Mall tidak bs 
digusur? 

Salam
Tribas

-----Original Message-----
From: "Sumitro Roestam" <[email protected]>
Sender: [email protected]: Sun, 26 Sep 2010 02:38:44 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [indonesia] Fw: [QBmember] Solusi Cerdas Kemacetan 
LLdanPenghematanBBMdenganKerja Dari Rumah, 2-hari di Kantor, 3-hari di Rumah

Kawan2 milis yth,

Adakah yg punyai solusi tepat untuk menghindari meningkatnya pembangunan Mal2 
di tengah kota yg berakibat makin macetnya LL?

Wassalam,
S Roestam
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: "Sumitro Roestam" <[email protected]>
Date: Sun, 26 Sep 2010 02:23:01 
To: QB-Milis<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [QBmember] Solusi Cerdas Kemacetan LLdanPenghematanBBMdenganKerja 
Dari Rumah, 2-hari di Kantor, 3-hari di Rumah

Pak Ardi, pak Mukhason, Ibu Betti, pak Irzal DKK yth,

Pemusatan Mal2 di tengah2 kota2 besar dng dampak makin macetnya LL adalah 
karena Pemerintah dan bangsa ini belum menerapkan budaya Telework secara luas 
dan nasional. Ini merupakan satu lagi positive point untuk segera diterapkannya 
Telework di Indonesia.

Dengan adanya Telework, pusat2 belanja akan tersebar di pingiran2 kota dekat 
dgn pemukiman penduduk, sebab mereka sudah jarang dan tidak perlu sering2 ke 
tengah kota.

Ada yg berpendapat sama??
Terimakasih atas tanggapannya.
Wassalam,
S Roestam

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: Mukhlason <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sun, 26 Sep 2010 07:42:46 
To: QB-Milis<[email protected]>
Reply-To: QB-Milis <[email protected]>
Subject: Re: [QBmember] Solusi Cerdas Kemacetan LLdanPenghematanBBM
 denganKerja Dari Rumah, 2-hari di Kantor, 3-hari di Rumah

ya, mbangun Mall kan pemda ndak mengeluarkan invest prasarana. Pajak
mengalir deras. Sementara kalo membenahi transportasi, harus
mengeluarkan dana utk belanja modal, menempatkan orang2 yg amanah
(belum tentu ini ada), selain itu rawan diincer KPK dan wartawan.

Tanah ambles, macet, banjir ? nanti dulu lah..

On 9/26/10, [email protected] <[email protected]> wrote:
> Konon pemda DKI ingin agar lebih banyak mall lagi dibangun. Para ahli telah
> memperingatkan bahwa ini hanya akan memperparah macet Jakarta.
> Kalau hanya jalan pintas meningkatkan PAD, kita semua hancur. Tapi kalau mau
> selamat semua ya harus long term.
>
> Salam,
> Nano
> Sent from my mobile, Semoga Beruntung Teruuusss...!
>
> -----Original Message-----
> From: Betti Alisjahbana <[email protected]>
> Sender: [email protected]
> Date: Sun, 26 Sep 2010 07:20:04
> To: QB-Milis<[email protected]>
> Reply-To: QB-Milis <[email protected]>
> Subject: Re: [QBmember] Solusi Cerdas Kemacetan LL
>       danPenghematanBBM       denganKerja Dari Rumah, 2-hari di Kantor,
>       3-hari di Rumah
>
> _______________________________________________
> Untuk unsubscribe : kirim email kosong ke [email protected]
> dengan subject "unsubscribe"
>
>
> _______________________________________________
> Untuk unsubscribe : kirim email kosong ke [email protected]
> dengan subject "unsubscribe"
>


-- 
disclaimer : isi tanggung jawab pembaca

m ari mukhlason
1999
--
[email protected]
YM : [email protected]
http://blog.mukhlason.com
http://aerospaceITB.wordpress.com

_______________________________________________
Untuk unsubscribe : kirim email kosong ke [email protected] 
dengan subject "unsubscribe"
êå¢fÚ•¨]jV¦‘ªòi·«²)Þ®­z¶©‘©äj'Z†)f»û^’z%¢¬z»Z‘«"†Æ²jxjyš�öš¶éíºKŠÈš•©�zh¤y¶¡jšjwnž&�jv¤†*Ú´‰ß¢—§�éh•¦§š)b°‰Ý¢w¬‰©ÞÆÖ޶׫†Ûiÿúnnw±µ·­µêçzßߊW¬þh¥ŠËb�Ú'zÈšŠwè·

Kirim email ke