Kawan2 Yth, Pemerintah AS telah meneliti penggunaan layanan SMS untuk layanan Emergency 911 untuk memberitahukan pihak-pihak yang terkait dalam kerangka penanggulangan kondisi emnergency itu, misalnya untuk menganisipasi akan adanya serangan teroris, ancaman pengeboman, dan lain-lain.
Ini adalah kesimpulan dari penelitian terhadap kemungkinan penggunaan layanan SMS. Dewasa ini ada sejumlah 152,7 milyar SMS yang dikirim per bulan di AS. Besarnya penggunaan SMS inilah yang menyebabkan tidak dapat dipakainya layanan SMS untuk notifikasi adanya kondisi Emergency 911, sebab dikhawatirkan berita-berita SMS itu tercampur dengan berita- berita lainnya yang tidak penting. Kesimpulan yang sama juga juga berlaku untuk layanan-layanan Jejaring Sosial Twitter dan Facebook. Penyebabnya adalah karena SMS hanya menjanjikan layanan "best effort", merupakan layanan "store-and-forward", tidak ada jaminan keamanan transmisi. Bagaimanakah penggunaan SMS, Twitter dan Facebook di Indonesia untuk layanan Emergency, seperti untuk peringatan akan adanya Tsunami, gempa, badai, dll? Silahkan ditanggapi. Wassalam, S Roestam http://mastel.wordpress.com -- Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat. Info pengelolaan milis Indonesia next better : http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt
