Pak Mitro ,
bagus utk kita telaah lebih dalam :-)
1. kapan dipindahkan ? itu masalah teknis pak , saya juga tidak mengerti
, tapi saya pernah bertemu
salah seorang pewaris harta kerajaan tersebut dan sampai sekarang
beliau masih yakin bahwa
itu bisa di minta kembali berdasarkan dokumen yg dipunyai
2. kalau soal pemindahan , saya rasa itu urusan teknis dan ada banyak
cara utk memindahkan emas
tapi bukan itu yg saya kritisi ...
saya justru mempertanyakan , apakah dokumen tersebut sah dan diakui oleh
negara ?
kalau memang dokumen itu sah , mengapa tidak ?
kita ingat bahwa Indonesia pernah berjanji membayar seluruh utang Hindia
Belanda termasuk
utang VOC pada saat perjanjian KMB (Konggres Meja Bundar) dan hutang
tersebut selesai pada saat Megawati jadi presiden. dan itu fakta karena
adanya perjanjian KMB tersebut.
On 10/18/2010 12:21 PM, Sumitro Roestam wrote:
Pak Bas DKK yth,
Janganlah kita mudah tertipu dgn cerita2 yg kurang logis atau masuk akal.
Ada beberapa pertanyaan yg harus dijawab dahulu:
1. Kapan batangan2 emas itu dipindahkan dari Indonesia ke Swiss?
2. Berapa ton-kah beratnya? Pakai kapal atau pesawat? Waktu itu (1963) khan
pesawat terbangya masih kecil2, dan tidak ada yg bermesin Jet.
3. Masak Presiden AS JFK begitu bodohnya teken perjanjian itu? Kalau benar
teken, khan atas nama negara. Jadi walaupun sudah meninggal, khan masih valid.
Lalu Belanda dan Jerman kebagian apa? Kalau benar ceritanya itu harta rampasan
PD-2, seharusnya mereka juga punya hak.
Masih ada lagi pertanyaan2 lain yg meragukan kebenaran cerita itu.
Sekarang kita bicara fakta masa kini, berapa ribu Ton emas hasil tambang
Freeport yg sudah diangkut ke AS selama lebih dari 30-tahun? Pasti lebih banyak
dari yg diceritakan tsb diatas.
Lebih baik kita minta bagian yg wajar bagi bangsa Indonesia dari hasil
Freeport, dari pada mempercayai cerita yg kurang masuk akal...
Wassalam,
S Roestam
http://presidenku.com
--
Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat.
Info pengelolaan milis Indonesia next better :
http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt