Assalamu'alaikum wr. wb.,

Semoga terusan berikut bermanfaat. Insya Allah.

Wassalamu'alaikum wr. wb.,
CA

---------- Forwarded message ----------
From: Heru Prabowo <[email protected]>
Date: Fri, 12 Nov 2010 23:44:24 +0700
Subject: [AlumniMuslimITB] Jangan Jadi Pengikut Iblis
To: [email protected]
Cc: [email protected]

Malam yg hangat di sudut kampung Surabaya, membuka pesbuk menikmati sahabat2
silaturahim. Lagi2 terpesona membaca status dan komentar Kiai Agus Sunyoto.
(Editing minimal. Gak usah saya komentari, ya!)

- hp -



--------------------------------------------------------------------

< <http://www.facebook.com/agus.sunyoto1> Agus Sunyoto>

Satu malam Dullah dimarahi Guru Sufi. Pasalnya, dia sdh nantang debat ustadz
Dul Wahab tentang bid'ah, tawassul & furu'iyyah lain.



"Semua salik," kata Guru Sufi,"Haram merasa lebih baik dari orang lain
apalagi dgn debat, yg akan merendahkan pihak yg kalah. Ingat, makhluk
pertama yg berkata 'aku lebih baik dari dia' (ana khoiru minhu), dimurkai,
diusir, dikutuk, dan dilempar Allah ke jahanam (Q.S.38: 76-77, 85)."



1. Setahu saya, debat memang menjadi pantang dalam laku tasawuf (mungkin
alat untuk debat itu akal pikiran yg lebih tepat untuk ilmu fiqih);



2. Salik yg laku suluk berpedoman pada sabda-Nya "Hamba Ar-Rahman adlh yg
berjalan di muka bumi dgn rendah hati, dan jika disapa (dgn hinaan) oleh
orang bodoh, dia akan mengucap Salam" (Q.S.25:63);



3. Kaum sufi jika dicela, biasanya menyalahkan diri sendiri dan membenarkan
pandangan pencela yg menyalahkan pandangannya;



4. Pandangan tasawuf yg berpijak pada qalbu ini, memang aneh dan tidak lazim
sehingga sering bikin gusar ulama fiqih yg berujung pada pengkafiran,
pemurtadan dan hukuman mati bagi tokoh-2 sufi yg dianggap sangat nyleneh
menurut ukuran akal;



5. kita yg terbiasa berpikir fiqiyah apalagi yg dididik di sekolah yg serba
akal dan positivis, sulit memahami jalan pikiran tasawuf yg sering keluar
dari logika umum.

--------------------------------------------------------------------



Catatan :

Shaad (QS 38) :

76. Iblis berkata: "Aku lebih baik daripadanya, karena Engkau ciptakan aku
dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah".

77. Allah berfirman: "Maka keluarlah kamu dari surga; sesungguhnya kamu
adalah orang yang terkutuk,

85. Sesungguhnya Aku pasti akan memenuhi neraka Jahanam dengan jenis kamu
dan dengan orang-orang yang mengikuti kamu di antara mereka kesemuanya.



Furqan (QS 25) :

63. Dan hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang
berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil
menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang baik.




-- 
Sent from my mobile device

-- 
Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat.

Info pengelolaan milis Indonesia next better :
http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt

Kirim email ke