Yg sering terjadi di Indonesia adalah, informasi yg tidak lengkap sehingga menjadi isu yg kadang malah lebih bombastis dari permasalahan yg sebenarnya.
Terkait dgn IPO Krakatau Steel ... seandainya ada yg bisa meng "edukasi" proses yg dilakukan saat menilai harga saham ... mungkin masyarakat bisa lebih paham dan tidak asal menuduh atau ikut2an isu yg dilontarkan media massa. Seperti kebiasaan media massa .... selalu mencari berita yg bisa dibuat kontroversial ... . Hal yg sama dgn berita masalah BWA beberapa waktu lalu yg disampaikan pak Soemitro juga. Ketidakpahaman masyarakat atas apa yg sebenarnya terjadi, menjadikan pehaman yg salah dan malah ikut2 menghujat ... Kalau kita ingin membuat masyarakat kita "dewasa" dan mengerti mustinya informasi yg balance sebanyak mungkin ditayangkan. Jadi tahu apa yg sebenarnya terjadi .. bukan sekedar ujungnya saja. salam, -ai- 2010/11/15 Sumitro Roestam <[email protected]> > Kawan2 Milis yth, > > Setelah heboh IPO Krakatau yg memang harga perdananya terbukti terlalu > rendah sehingga pihak2 tertentu yg berhasil mendapat jatah meraup keuntungan > instant sampai 50%, maka ada berita baru hari ini di Bisnis Indonesia yg > mewanti-wanti agar mengawasi akuisisi Pertamina-Medco. > > Kalau pada kasus KS, negara jualan saham perdana, maka kalau nawarinya > terlalu murah, negara dirugikan... > > Kalau akuisisi, negara beli saham, jadi kalau belinya terlalu mahal, maka > negara dirugikan... > > Sepertinya ada juga BUMN lain yg siap merger atau akuisisi yg sudah sering > masuk berita nasional. > > Silahkan ditanggapi dgn kepala dingin dan rasional, agar negara ini tidak > terlalu banyak dirugikan melalui bentuk2 transaksi yg "unethical but not > illegal". > > Semoga bermanfaat bagi kemajuan bangsa dan negara. > Wassalam, > S Roestam > http://presidenku.com > > Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung > Teruuusss...!
