Negara-negara yang mengaku liberal dan individualistis seperti Eropa dan US
saja punya rasa persaudaraan sosial yang tinggi dengan menerapkan sistem
jaminan sosial yang berlapis untuk setiap warganya yang lemah...
Bagaimana mungkin negara yang mengaku berlandaskan keadilan sosian dan
berkemanusiaan yang adil dan beradab serta berbudaya timur yang tinggi dan
luhur serta KAYA tidak punya sistem jaminan sosial ?

Kenapa binatang (piaraan) di negeri KabAyan itu lebih dihargai daripada
sesama manusia?

Salam Z

---------- Forwarded message ----------
From: Dini Rachmi <[email protected]>
Date: 2010/12/7
Subject: [Wartawan-Indonesia] Rizal Ramli : Sistem Jaminan Sosial Nasional
(SJSN) Mendesak Segera Dilaksanakan
To: [email protected], [email protected]




Rizal Ramli : Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) Mendesak Segera
Dilaksanakan

Minggu, 5 Dec 2010 08:42 WIB





JAKARTA,RIMANEWS- Mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli menyerukan agar
Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) segera dilaksanakan . Penegasan itu ia
sampaikan dalam musyawarah nasional Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia
(KSPI) di hotel Cempaka di Jakarta Utara hari Minggu ini,  5  Desember 2010.

 Sistem Jaminan Sosial itu akan membuat seluruh pekerja mendapatkan jaminan
pemeliharaan kesehatan dan jaminan pendapatan setelah pensiun. Sistem itu
juga menyediakan tunjangan untuk kelompok miskin dan pengangguran sementara.
‘’ Sebetulnya Draft UU untuk Jaminan Sosial tsb sudah ada, tetapi
pemerintahan SBY-Boediono terus menerus berupaya agar pelaksanaannya ditunda
dan pembahasan diperlambat karena mengaku bahwa sistem Jaminan Sosial akan
sangat mahal, pemerintah tidak punya uang katena bisa menjadi beban fiskal
yang besar dan akan membebankan dunia usaha,’’tegas Rizal Ramli, tokoh
nasional dan ekonom senior yang meraih  PhD  di Boston University,AS.

 Menurut Gus Romli, panggilan akrab Rizal Ramli di kalangan NU (nahdliyin),
"Alasan pemerintah SBY-Boed tsb terlalu mengada-ada. Inggris memulai sistim
jaminan sosial lebih dari 100 tahun lalu. ketika ekonomi Inggris masih
payah, bahkan Amerika mulai membuat sistem jaminan sosial (Sosial Security
System) ditengah-tengah ekonomi Amerika yang sedang mengalami depresi pada
tahun 1935. Kondisi ekonomi Indonesia saat sudah lebih dari mampu untuk
membangun Sistem Jaminan Sosial Nasional. Tidak ada alasan untuk
menunda-nunda kecuali pemerintah neoliberal ini memang tidak berpihak kepada
kalangan pekerja."

Para pejabati kementrian keuangan memperlambat pelaksanaan  Sistem Jaminan
Sosial karena khawatir sistem itu akan menjadi beban fiskal yang besar
seperti yang saat ini terjadi di beberapa negara maju. ‘’Contoh yang
diajukan Mentri Keuangan tersebut tidak relevan karena negara-negara  maju
tsb mengalami pergeseran demografis yang besar, jumlah orang tua lebih
banyak dari jumlah orang muda yang bekerja sehingga beban fiskal membesar,''
tegas Gus Romli

 Ketua Umum KSPI Thamrin Masii dan 100 tokoh pekerja dari seluruh Indonesia
dalam kesempatan itu juga mengatakan bahwa mereka tidak percaya bahwa negara
tidak memilki uang untuk melaksanakan Sistem Jaminan Sosial, karena sebagian
besar biayanya akan merupakan kontribusi gaji dari pekerja dan urunan dari
perusahaan. Buktinya untuk APBN 2010, biaya perjalanan untuk pejabat
pemerintah dan DPR mencapai Rp. 19,5 trilliun atau 4 kali lebih besar dari
jaminan nasional kesesehatan. Belum lagi korupsi di Dirjen Pajak dan Bea
Cukai yang merugikan negara puluhan trilliun.

 Rizal Ramli, mantan demonstran ITB  yang dikenal dekat dengan kalangan
pekerja dan pernah menjadi saksi akhli untuk menuntut hak-hak pekerja dalam
berbagai kasus kepailitan di Mahkamah Konstitusi pada 2008, menambahkan
bahwa justru pembentukan Sistem Jaminan Sosial Nasional justru ," akan
meningkatkan tabungan nasional sehingga menjadi sumber biaya alternatif
pembangunan dan sangat menguntungkan pekerja. Malaysia, dengan 27 juta
penduduk, total dana yang terkumpul dari sistem Jaminan Sosialnya mencapai $
120 milyar, lebih besar dari cadangan devisa Indonesia," ujarnya.

 Menurut  para Tokoh  KSPI, penundaan pelaksanaan Sistem Jaminan Sosial
hanya menunjukkan ketidakberpihakan pemerintah.(BU)



 __._,_.___
  Reply to 
sender<[email protected]?subject=re%3a%20rizal%20ramli%20%3a%20sistem%20jaminan%20sosial%20nasional%20%28sjsn%29%20mendesak%20segera%20dilaksanakan>|
Reply
to 
group<[email protected]?subject=re%3a%20rizal%20ramli%20%3a%20sistem%20jaminan%20sosial%20nasional%20%28sjsn%29%20mendesak%20segera%20dilaksanakan>|
Reply
via web 
post<http://groups.yahoo.com/group/Wartawan-Indonesia/post;_ylc=X3oDMTJwYnRlYmU5BF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzk2MTMzMDIEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MjM5NjY2BG1zZ0lkAzE5MDEEc2VjA2Z0cgRzbGsDcnBseQRzdGltZQMxMjkxNzA0MDkx?act=reply&messageNum=1901>|
Start
a New 
Topic<http://groups.yahoo.com/group/Wartawan-Indonesia/post;_ylc=X3oDMTJlbXU3c3ZpBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzk2MTMzMDIEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MjM5NjY2BHNlYwNmdHIEc2xrA250cGMEc3RpbWUDMTI5MTcwNDA5MQ-->
Messages in this
topic<http://groups.yahoo.com/group/Wartawan-Indonesia/message/1901;_ylc=X3oDMTM0amRtZ2syBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzk2MTMzMDIEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MjM5NjY2BG1zZ0lkAzE5MDEEc2VjA2Z0cgRzbGsDdnRwYwRzdGltZQMxMjkxNzA0MDkxBHRwY0lkAzE5MDE->(
1)
 Recent Activity:


 Visit Your 
Group<http://groups.yahoo.com/group/Wartawan-Indonesia;_ylc=X3oDMTJlcW5uZ2hwBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzk2MTMzMDIEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MjM5NjY2BHNlYwN2dGwEc2xrA3ZnaHAEc3RpbWUDMTI5MTcwNDA5MQ-->
 [image: Yahoo!
Groups]<http://groups.yahoo.com/;_ylc=X3oDMTJkZGpyNHFtBF9TAzk3NDc2NTkwBGdycElkAzk2MTMzMDIEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MjM5NjY2BHNlYwNmdHIEc2xrA2dmcARzdGltZQMxMjkxNzA0MDkx>
Switch to: 
Text-Only<[email protected]?subject=change+delivery+format:+Traditional>,
Daily 
Digest<[email protected]?subject=email+delivery:+Digest>•
Unsubscribe<[email protected]?subject=unsubscribe>•
Terms
of Use <http://docs.yahoo.com/info/terms/>
   .

__,_._,___

Kirim email ke