Pak Arifin, Surat 3 ayat 44,45,47 Al Quran adalah tentang kelahiran Nabi Isa dan Siti Maryam. Aapakah itu yang anda maksud ? thanks atas konfirmasi nya. salam, EL ITB 76
________________________________ Dari: Arifin Nugroho <[email protected]> Kepada: [email protected] Terkirim: Sel, 14 Desember, 2010 12:06:32 Judul: [indonesia] Re: Bls: [itb76] Re: [al-izhar-pl] "Pemberian" oleh Haidar Bagir.... Pak HB mungkin lupa bahwa al Quran Surat 3 ayat 44, 45 dan 47 adalah ayat2 tentang hukum. wassalam arifin ________________________________ From: Heddy Darmawan <[email protected]> To: [email protected] Cc: el76 <[email protected]>; [email protected] Sent: Mon, December 13, 2010 6:21:52 PM Subject: [indonesia] Bls: [itb76] Re: [al-izhar-pl] "Pemberian" oleh Haidar Bagir.... Machmud, anda tahu strom ( listrik ), kelihatan apa tidak strom itu ? Anda tahu atmosfir ( kalau dalam Al Quran disebut samawati, ingat samawati bisa berarti atmosfir yg berlapis 7 juga bisa berarti alam semesta yg terdidri banyak galaxy ) ? Pasti strom dan atmosfir tidk bisa dilihat tapi ada. Mau tidak manusia saya strom dengan tegangan jangan tinggi tinggi cukup 220 volt ? Mau tidak manusia saya cemplungkan di batas dari atomosfir bumi terluar ? Pasti manusia tidak ingin di strom dan tidak ingin dilempar ke bagian terluar dari atmosfir, karena akan mendapat celaka. Begitu juga Zat Allah , wujud Allah tidak bisa dilihat, TAPI MAHA ADA ingat ketika Nabi Musa ingin melihat Allah langsung , Musa langsung pingsan. Jadi maha benar Firman Allah dalam Surat 7 : 54 bahwa KEKUASAAN Allah itu maha besar termasuk menggenggam bumi dan langit . Lihat suat 11 ayat 7 dan Surat Al Anbiya ayat 30 Al Quran bahwa Arsy Allah diatas Air dan dari Air Allah menciptakan alam semesta dan sesuatu yang hidup , makanya ALAM SEMESTA INI 80 % adalah Hydrogen ( Hydrogen berasal dari H2O atau air) . Jadi kala saya analogikan bahwa ALAM SEMESTA INI sejati nya berasal atau sama dengan AIR. Wajar kalau Allah menggenggam ALAM SEMESTA termasuk bumi. Kenapa ada kata TSUMA di Surat 7 ayat 54 yang artinya kemudian , karena sebelum alam semesta ini terbentuk Allah bertahta di air ( Surat 11 ayat 7 ) , wajar Allah mendidik orang beriman seperti contoh nya Heddy ada PROSES dari bertahta di atas AIR ke ALAM SEMESTA dan Allah TETAP MAHA KUASA dengan ada nya perubahan itu, dan HAK ALLAH untuk menciptakan apa yang DIA KEHENDAKI termasuk menciptakan malam dan siang, matahari dan bintang bintang seperti yg tertera di surat 7 ayat 54 itu. Termasuk MAHA KUASA terhadap Bumi serta isinya dan manusia atau dengan kata lain Alam Semesta ini berada dalam GENGGAMANNYA. Jadi contoh nya bila Heddy menggenggam onde onde dan saya ge nggam keras onde onde tadi pasti akan gepeng. Jadi Allah maha berkehendak mau diapakan langit dan bumi ini ITU URUSAN ALLAH. Dan Sifat Allah Maha Kuasa dan Dekat dengan orang yang beriman dan bertakwa HANYA kepada Allah dan tidak menyekutukan NYA. Kita harus lihat kenapa manusia itu miskin, kenapa manusia sakit kenapa manusia itu selalu berperang dan menumpahkan darah sejak dulu hingga kini , KARENA BANYAK MANUSIA YANG TIDAK MENGIKUTI PETUNJUK ALLAH. Padahal Allah sudah mengingatkan kepada banyak mulai Nabi Adam s/d Nabi Muhammad, tapi manusia tetap membandel. Allah swt me wariskan bumi kepada orang orang yang beriman dan bertakwa Kalau kita bersatu dan dipimpin oleh pemimpin yang tawaduk kepada Allah swt seperti yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad saw PASTI TIDAK ADA ORANG MISKIN, PASTI TIDAK ADA ORANG PERLUDISANTUNI, PASTI TIDAK ADA PERTUMPAHAN DARAH, PASTI TIDAK ADA ORANG SAKIT. Manusia akan saling mengasihi satu sama lain dengan me refer kepada Petunjuk Allah swt yang telah dingatkan kepada mulai Nabi Adam sd Nabi Muhammad yang akhirnya dibukukan menjadi Kitab Al Quran yang menjadi petunujuk bagi semua orang kalau menginginkan perdamaian, kesejahteraan yang HAKIKI./MUTLAK Semoga ini menjawab semua pertanyaan anda dan teman teman ITB 76, EL 76, Indonesianextbetter Saya rekomendasikan anda semua untuk membaca email email Heddy sebelumnya yang telah banyak menjawab pertanyaan anda termasuk badai matahari, alat pelempar syetan termasuk artikel Heddy yang mendapatkan penghargaan Presiden RI Saran Untuk Pemimpin dan Bangsaku. Kalau perlu undang saya di Jakarta untuk memberikan pencerahaan ke teman teman ITB 76. Salam, Heddy ________________________________ Dari: Machmud Hanafi <[email protected]> Kepada: [email protected] Terkirim: Sen, 13 Desember, 2010 16:24:27 Judul: Re: [itb76] Re: [al-izhar-pl] "Pemberian" oleh Haidar Bagir.... Buat Cak Sur dan Heddy mohon pencerahannya mengenai kutipan bagian ceramah HB yaitu tentang dimana Allah berada yaitu.....di-mana2 atau di Arsy sedangkan ilmu Allah yang ada di-mana2. "Pada umumnya mereka merasa sangat sejuk dengan uraian HB, meskipun disadari ada beberapa juga yang merasa kurang nyaman". Barangkali ketidak nyamanan itu karena ungkapan berikut ini yang bertentangan dengan firman Allah didalam surat Al-'Araf ayat 54. Tuhan bersabda:“Ingatkah kamu ketika pada hari pertama ada orang miskin yang datang memerlukan sedakoh?. “Saya ada disampingnya”. “Ingatkah kamu ketika hari kedua ada orang yang baru keluar dari penjara dan butuh kamu santuni?”. “Saya ada disampingnya”. “Ingatkah kamu ketika ada orang sakit?” “Saya ada disampingnya”. Firman Allah:"Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas Arasy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam".(QS 7:54) Jazakumullah Khair Machmud Hanafi Dhahran - KSA ________________________________ From: Monny T Rukmono <[email protected]> To: ITB76 <[email protected]> Cc: Monny simpati <[email protected]> Sent: Mon, December 13, 2010 7:18:06 AM Subject: [itb76] Re: [al-izhar-pl] "Pemberian" oleh Haidar Bagir.... Nah ini hasil Haidar ceramah di Angkatan 74......ayooo siapa yg bisa bawa Haidar ber sharring ria di angkatannya sendiri 76.....hihihi Powered by BlackBerry® ________________________________ From: Srisetiowati Seiful <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Mon, 13 Dec 2010 09:58:16 +0700 To: Mailing List Al Izhar Pd Labu<[email protected]>; Milis Lazuardi<[email protected]>; Milis Bona<[email protected]>; Mailing List Aliz-Forum<[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: [al-izhar-pl] "Pemberian" oleh Haidar Bagir.... Dear all, Ingin berbagi ceramahnya Haidar Bagir (Mizan/Lazuardi) di pengajian angkatanku kemarin, yang istimewanya, ditulis oleh teman yang non-Muslim yang hadir sejak awal karena memang tertarik dengan pemikiran2nya Haidar. Kawanku Susbandono memang kalau menulis sangat "flowing", dan di sini pun begitu.... Yang menarik, dalam sesi tersebut Haidar berkata: "Waktu ada seorang pembicara kondang datang ke sekolah kami, dan kami tanya, 'yang penting dalam pendidikan apa sih?', beliau menjawab: 'Anak2 jadi pandai dan memberikan kontribusi pada bangsa!' Saya berpandangan bahwa itu bagus, tidak salah, tapi tidak cukup!" Haidar melanjutkan, "Tidak ada gunanya mendidik anak jadi anak2 yang pintar, yang luar biasa menakjubkan, apabila mereka tidak memiliki Akhlak! Dalam sistem pendidikan di sekolah kami, semuaaaa kami kaitkan ke akhlak, BUKAN saja pendidikan agama (fiqih, aqidah, ibadah dsb) tapi juga semua pelajaran lainnya: Bahasa Indonesia, IPA, Matematika.... semua dikaitkan kembali pada akhlak...." Kuncinya ya apa yang ditulis Susbandono di bawah: "HB mengatakan bahwa inti dari ajaran Agama ( A huruf besar) adalah Akhlak. Dan inti dari Akhlak adalah Pemberian. Bukan akidah atau syariat seperti yang selama ini dipahami orang. Akhir dari tagihan kita di depan Tuhan nanti, adalah bagaimana Akhlak kita di dunia." And THAT is what is most important if we want to educate this nation of ours.... Salam, Sri ************************ ---------- Forwarded message ---------- From: P.M.Susbandono <[email protected]> Date: 2010/12/13 Subject: "Pemberian" dari Ustadz Haidar Bagir PENGAJIAN USTADZ HAIDAR : KESAKSIAN SEORANG KRISTIANI Halim dan teman2 sekalian….. Sore kemaren, Minggu, 12 Desember 2010, disebuah rumah megah, di bilangan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, saya berada di dalam “sorga komunitas ITB 74”. Malam itu, Grup Pengajian ITB 74, medatangkan seorang Ustadz yang sekaligus bisa merepresentasikan seorang Romo (Pastur), Pendeta, Pedanda, Bikhu, dan bahkan ulama-ulama dari apapun agama atau kepercayaan di dunia ini. Ketika saya membaca undangan bahwa yang akan menjadi pembicara adalah Ustadz Haidar Bagir (HB) dengan topik Zakat, maka hati kecil saya sudah menyayangkannya. Mengapa pribadi sekaliber Haidar “hanya” diminta untuk mengulas mengenai Zakat, yang menurut saya akan sangat teknis dan ritual, sementara kapasitas sang Ustadz, yang saya ketahui, adalah seorang pemikir Islam yang sangat filosofis. Memang benar, akhirnya Ustadz “mengubah” topik pembicaraannya menjadi “PEMBERIAN”, yang menurutnya, merupakan terjemahan bebas dari Sedakoh. Seolah, Haidar tahu kekhawatiran saya dan menjawabnya dengan tunai. Pemberian memang bukan sekedar Zakat, meskipun Zakat adalah suatu bentuk pemberian minimal (yang wajib) Ketika saya mendengar uraian khotbah HB, tak terasa bahwa saya adalah (hampir) satu2nya hadirin yang beragama non-Muslim (Kristiani), sebelum kemudian Triadi Kaswanto juga nongol dipintu depan. Bahkan kemudian saya menjumpai Sarkoro (dan isteri), Haryo, dan….(maaf, saya lupa teman yang satu lagi) yang berada di teras rumah. Saya sungguh-sungguh merasa mendengar suatu khotbah dari seorang pemimpin umat yang kalau digagas-gagas lebih lanjut, baru disadari ternyata adalah bukan seorang ulama dari agama (a huruf kecil) yang saya anut. Tanpa bermaksud untuk merangkum isi khotbah, izinkanlah saya mencatat beberapa hal yang sempat saya ingat : 1. HB mempunyai banyak sekali cerita sufi dan cerita-cerita para ulama besar yang sangat menarik dan kontekstual. Ketika dia bicara mengenai suatu hal, maka langsung diikuti dengan cerita yang inspiring dan relevan. Ilustrasinya sangat kaya dan semuanya menggambarkan bahwa Islam adalah suatu ajaran yang menyejukkan. Sangat berbeda dengan apa yang kadang saya lihat di TV atau media cetak lainnya. 2. HB mengatakan bahwa inti dari ajaran Agama ( A huruf besar) adalah Akhlak. Dan inti dari Akhlak adalah Pemberian. Bukan akidah atau syariat seperti yang selama ini dipahami orang. Akhir dari tagihan kita di depan Tuhan nanti, adalah bagaimana Akhlak kita di dunia. 3. Islam adalah Agama Cinta-Kasih dan bukan agama hukum. Meskipun dapat dipahami, adalah salah bisa menggolongkan Islam ke dalam agama yang Law Oriented. Islam lebih tepat digolongkan sebagai Agama Eros (Cinta), seperti halnya agama Kristiani. Banyak sekali orang mengajarkan agama, dengan menyebut Tuhan adalah pemarah, penghukum dan pembalas. Tuhan dijadikan senjata akhir, apabila kita gagal mendidik anak atau siapapun, dengan mengatakan : “nanti Tuhan marah”. Padahal, dari 99 asma Allah (ada yang menyebut 100 atau 101), sifat Allah yang penuh kasih (diistilahkan sebagai feminim), 5 kali lebih banyak dari pada sifat yang kasar (maskulin). 4. Dicintai akan timbul apabila kita mencintai. Mencintai adalah apabila kita sanggup dan rela memberikan yang terbaik dari apa yang kita miliki. Ketika kita sampai pada Great Loss karena memberi sesuatu, tidak hanya terbatas pada uang/harta, maka kita baru dikatakan sebagai mencintai. Kita tidak hanya dituntut untuk memberi dari kelebihan kita saja, (bahkan sering : diartikan sebagai memberi uang receh),tetapi juga harus sampai pada pemberian milik kita yang kita sayangi. 5. Banyak cerita-cerita tentang bagaimana kita menyembah Tuhan dengan cara menghormati sesama manusia. Salah satu diantaranya adalah cerita tentang Nabi Musa yang karena desakan umatnya (yang kebanyakan ngeyel) pingin melihat Tuhan (Yahwe). Akhirnya, Musa meminta kepada Tuhan agar bisa menemui umatnya, disuatu gua. Ketika sudah 3 hari, Musa dan umatnya menunggu di gua yang dijanjikan Tuhan, mereka tidak melihat Tuhan. Musa lapor ke Tuhan, mengapa Tuhan tidak jadi dating seperti yang dijanjikanNya. Tuhan bersabda : “Ingatkah kamu ketika pada hari pertama ada orang miskin yang datang memerlukan sedakoh?. “Saya ada disampingnya”. “Ingatkah kamu ketika hari kedua ada orang yang baru keluar dari penjara dan butuh kamu santuni?”. “Saya ada disampingnya”. “Ingatkah kamu ketika ada orang sakit?” “Saya ada disampingnya”. Begitu juga tentang cerita Mother Teresa ketika ditanya mengapa dia, pada usia < 18 tahun, mau pergi dari negaranya dan berada di suatu sudut termiskin di kota Calcutta?. Teresa menjawab :”Karena saya melihat Yesus ada pada mereka yang kusta, miskin, dan manusia2 yang sekarat”. “Yesus ada disamping mereka”. Halim, Setelah khotbah, saya bicara dengan beberapa teman tentang isi khotbah. Pada umumnya mereka merasa sangat sejuk dengan uraian HB, meskipun disadari ada beberapa juga yang merasa kurang nyaman. Saya sempat bicara berdua dengan HB, ketika dia mau pulang. Sebelum dia naik ke mobilnya, saya sempat mengatakan bahwa apa yang anda ajarkan adalah Agama (A huruf besar) saya, dan HB menjawab :”Don, dimata saya, kamu adalah Islam”. Serasa segayung air dingin menyiram kepala dan tubuh saya. Seandainya……Pengajian ITB 74 bisa selalu menghadirkan ustadz seperti ustadz haidar Bagir Alhamdullihahirrobbil ‘alamin……….. __._,_.___ Reply to sender | Reply to group | Reply via web post | Start a New Topic Messages in this topic (6) Recent Activity: Visit Your Group * Segera Beli Buku KABEG, Rp.250.000,_/set (3 buku): - Transfer uang pembelian ke Nomor Rekening Umum IA ITB 76 : 103-00-0427158-7 Bank Mandiri KC Jakarta Thamrin a/n Ir Wahyu Wijayadi & Ir Tuti Ratnawati - Fax bukti transfer ke Aminah, Fax#: 0264 315233. * Rekening Koperasi ITB 76: a.n. Rahayu Setyawati, Bank BCA, KCU Dago Bandung No.Rek.: 7770736077. Agenda ITB76: ....... MARKETPLACE Be a homeroom hero! Help Yahoo! donate up to $350K to classrooms! ________________________________ Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now. ________________________________ Get great advice about dogs and cats. Visit the Dog & Cat Answers Center. Switch to: Text-Only, Daily Digest • Unsubscribe • Terms of Use . __,_._,___
