sedemikian rinduku pada negeri matahari terbit 
bukan lantaran pernah lima tahun tinggal di kota bom atom Hiroshima
juga bukan karena pernah main hadrah dan ditonton orang-orang yang mengaku 
sebagai saudara tua
juga bukan karena pernah tampil satu panggung bersama penari dua wajah Didik 
Nini Towok di negerinya Oshin itu
juga bukan mau bernostalgia membaca puisi setiap ada acara PPI
pun bukan terbayang senyum manis Kahori dan Tsukiko

begitu kuat rinduku pada negeri para sumo
pada ketegaran sikapnya dalam menjaga harga dirinya
16 tahun silam, harian Republika menampilkan iklan film Jepang
film ninja yang dibintang Sho Kosugi
ada kalimat tertulis di bawah gambar samurai yang menghunus pedang
"Bila pedang telah dihunus maka saat mempertahankan harga diri atau mati dengan 
kehormatan"

Selasa 15 Maret hari ini, Republika kembali menampilkan karakter dan harga diri 
Jepang via wawancara dengan Muhammad Luthfi
dubes Indonesia di Jepang
Luthfi bertutur
"Hari ini (senin) Pemerintah Jepang menyatakan rasa terimakasihnya pada 
sejumlah 
negara tentang kesediannya untuk memberi bantuan. Tapi, Jepang
menyatakan negaranya masih sanggup sendiri menangani penanggulangan bencana. 
..."

kapan ummat Islam menjadi ummat yang mampu menegakkan kepala dengan kehormatan, 
tidak suka menengadahkan tangan memintaa
kurindukan semua itu

dan ummat ini harus segera kembali memahami kitab sucinya
termasuk 800 Ayat Ayat Semesta nya

Irfa' ro'saka yaa akhiy
tegakkan kepalamu wahai saudaraku semua

salam


Agus Purwanto
LaFTiFA ITS
http://purwanto-laftifa.blogspot.com
http://ayatayatsemesta.wordpress.com 


      

Kirim email ke