Kata orang Medan begini, "Ambil kalian semua negeri ini, hai keluarga pejabat!"
Salam, CA Sent from my BlackBerry -----Original Message----- From: Sholeh Mr <[email protected]> Sender: [email protected]: Mon, 25 Apr 2011 13:47:12 To: <[email protected]>; [email protected]<[email protected]> Reply-To: [email protected] Cc: [email protected]<[email protected]> Subject: [indonesia] Bls: 26 April, Ibas Lamar Aliya Radjasa Indahnya indonesia nih,. dulupun nenek moyang kita mempersatukan bangsa ini dengan mengawinkan anak-anaknya,. tiada yang salah BOS,. apapun dugaanya boleh betul dan boleh salah,... silahkan saja,. salam indonesia, ________________________________ Dari: Mohammad Andri Budiman <[email protected]> Kepada: "[email protected]" <[email protected]> Cc: "[email protected]" <[email protected]> Terkirim: Sen, 25 April, 2011 13:30:46 Judul: [indonesia] 26 April, Ibas Lamar Aliya Radjasa Monarkhi dilarang. Lalu bagaimana dengan dinasti? Ah, tidak baik berprasangka buruk, bukan? Salam, CA Source: http://m.okezone.com/read/2011/03/23/339/438018 --begins-- 26 April, Ibas Lamar Aliya Radjasa Rabu, 23 Maret 2011 - 14:48 wib TB Ardi Januar - Okezone  Dokumentasi Seputar Indonesia enlarge this image JAKARTA – Putra kedua Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Edhie Baskoro (Ibas), dalam waktu dikabarkan akan menyunting puteri Menko Perekonomian Hatta Radjasa, Aliya Radjasa.  Namun sebelum pernikahan dilangsungkan, Ibas terlebih dahulu akan melamar Aliya. Beredar kabar acara lamaran atau tunangan keduanya akan digelar pada 26 April 2011 mendatang. Benarkah?  “Saya mendengar seperti itu. Tapi untuk detilnya saya tidak tahu. Saya hormati ini privasi Mas Ibas dan tak bisa dicampuri,â€� kata Juru Bicara Partai Demokrat Ruhut Situmpul saat dikonfirmasi okezone, Rabu (23/3/2011).  Sebagai anak buah, Ruhut mengaku siap mendukung acara sakral tersebut. tetapi, Ruhut kembali bungkam saat ditanya soal waktu akad nikah, resepsi pernikahan, dan lokasi resepsi pernikahan.  Anggota Komisi III DPR ini juga membantah jika jalinan asmara Ibas dan Aliya terdapat unsur politis mengingat orangtua keduanya sebagai petinggi di partai masing-masing. SBY sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, dan Hatta sebagai Ketua Umum Partai Amanat Nasional.  “Ini bukan kisah cinta politik, tetapi ini adalah kisah cinta keduanya seperti sepasang merpati. Mereka saling jatih cinta, dan semua orang berhak untuk jatuh cinta,â€� tandasnya. (teb) --ends-- Sent from my BlackBerryêå¢fÚ•¨]jV¦‘ªòi·«²)Þ®z¶©‘©äj'Z†)f»û^’z%¢¬z»Z‘«"†Æ²jxjyš�öš¶éíºKŠÈš•©�zh¤y¶¡jšjwnž&�jv¤†*Ú´‰ß¢—§�éh•¦§š)b°‰Ý¢w¬‰©ÞÆÖ޶׫†Ûiÿúnnw±µ·µêçzßߊW¬þh¥ŠËb�Ú'zÈšŠwè·
