Untuk masalah ini saya tergelitik untuk angkat bicara:
Beberapa hipotesis mengenai potensi gempa tektonik selayaknya memang perlu
ditelaah lebih lanjut dan diinformasikan kepada publik secara proporsional
berikut dengan status dari ramalan geologis tersebut yang bersifat hipotetik.
Untuk Jakarta, ada beberapa patahan yang dapat kita identifikasikan sebagai
sumber gempa berpotensi untuk mengguncang Jakarta. Contoh yang paling kasat
mata bila kita melihat Google Earth terdapat sebuah garis agak lurus (merupakan
patahan?) melintang dari Belitung sampai ke pantai Tangerang dan terus lagi
sampai ke Pelabuhan Ratu (bagian darat tidak terlihat dengan jelas di Google
Earth) tapi bagian laut sangat jelas sekali. Terlihat beberapa jejak
("footprint") dari gempa di masa lampau yang berasal dari pelepasan energi
dari patahan ini yang konon bersiklus selama 400 tahunan, dan saat-saat ini
telah memasuki masa siklus tersebut. (perhatikan sebelah Utara Tangerang sampai
pulau Belitung). Sekali lagi ini bersifat HIPOTETIK.
======================================
Banyak sekali hal menarik untuk kita diskusikan mengenai permasalahan bencana.
Dan rencana saya adalah merintis Sekolah Tinggi Ilmu Kebencanaan yang terdiri
dari 4 disiplin:
1. Akademi Tanggap Bencana (D3) yang merupakan "ibu kandung" dari tenaga-tenaga
trampil dalam masalah tanggap darurat . Kelulusannya merupakan tenaga trampil
yang siap secara fisik mental dan trampil dalam penguasaan lapangan jika
terjadi bencana di suatu daerah.
2. Departemen Ilmu Kebumian dan Kosmik (S1) yang merupakan tempat untuk
melahirkan tenaga ahli yang dapat melakukan identifikasi atas potensi suatu
bencana yang akan terjadi pada suatu daerah tertentu, sekaligus dapat
meramalkan besaran dari potensi bencana tersebut . ( Ide saya adalah membuat
mbah Rono-mbah Rono baru yang memiliki kompetensi di setiap wilayah atau
provinsi.)
3. Departemen Mitigasi Bencana (S1) adalah disiplin yang menghasilkan tenaga
ahli yang dapat membuat perencanaan dan program-program yang berkaitan dengan
antisipasi bencana di suatu daerah. Disiplin ini merupakan tenaga perencana
yang dapat mengilustrasikan suatu potensi bencana berikut dengan
skenario-skenario sistematis, membuat contigency plan, perencanaan tanggap
darurat, perencanaan pemulihan dini, edukasi kebencanaan, sertifikasi
guru/pengajar kebencanaan, sertifikasi tenaga tanggap darurat, perencanaan
aturan hukum berupa Undang-Undang ataupun Perda yang terkait kebencanaan,
perencanaan distribusi logistik dan sistem telekomunikasi sebelum dan sesudah
bencana.
4. Departemen Perencanaan Wilayah dan Konstruksi (S1) adalah disiplin yang
menghasilkan tenaga ahli yang dapat melakukan perencanaan wilayah berdasarkan
data mitigasi pada suatu wilayah yang berpotensi bencana dan melakukan
pengembangan desain-desain yang dapat menahan struktur-struktur fisik dari
suatu bencana. Tentu saja disiplin ini juga dibekali dengan kemampuan untuk
merencanakan suatu wilayah yang telah tertimpa suatu bencana.
Bagi teman-teman disini yang berminat akan disiplin-disiplin di atas,silahkan
hubungi saya baik terbuka maupun japri karena saya bermaksud membuat komunitas
yang fokus pada masalah kebencanaan khusunya edukasi kebencanaan, dan
mudah-mudahan ini merupakan bakti karya saya kepada umat manusia.
Salam,
Ibnu Utama
Staf Gubernur Sumatera Barat Bidang Kebencanaan
Anggota Tim Ahli Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumatera Barat
Jl. ByPass Km 3 Padang Sumatera Barat
Mobile No. 081281006327
NB: Bulan Juni Insya 4JJl akan ada Seminar dan Workshop mengenai Sistem
Logistik Kebencanaan di Sumatera Barat yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa
Teknik Industri Universitas Andalas dan PT. Semen Padang. Jika berminat, akan
saya berikan informasi lebih lanjut.
Sun, 5/15/11, Tri Basoeki Soelisvichyanto <[email protected]> wrote:
From: Tri Basoeki Soelisvichyanto <[email protected]>
Subject: [indonesia] Benarkah ini?
To: [email protected]
Date: Sunday, May 15, 2011, 7:05 PM
http://m.detik.com/read/2011/05/15/182836/1640247/10/selain-jakarta-sumatera-dan-bandung-juga-diprediksi-gempa-8-sr?nhl
detikcom - Jakarta, Kota Jakarta diprediksi bakal dilanda gempa hingga 8,7 SR
yang berpusat di Selat Sunda. Selain Jakarta, gempa di atas 8 SR itu juga
diprediksi akan terjadi di Bandung dan Pulau Sumatera.
"Yang diteliti oleh kita baru 3 tempat. Patahan Sumatera, kedua Lembang, ketiga
Selat Sunda. Itu baru gempa besar, di atas 8 SR. Yang lain belum diteliti,
jumlahnya ribuan," kata Staf Khusus Presiden Bidang Sosial dan Bencana, Andi
Arief dalam diskusi di Warung Daun, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Minggu
(15/5/2011).
--
Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat.
Info pengelolaan milis Indonesia next better :
http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt