Hukum Allah itu berlaku dimana saja, kapan saja dan bagi siapa saja Mas... (orang yang kurang akal menyangka bahwa hukum Allah hanya berlaku untuk orang Islam saja) Bukankah Pencipta dan Pemelihara Semesta ini Maha Kuasa? Lalu Maha Adil pula? Dan, Tidak Mengantuk dan Tidak Tidur?
Al Baqarah 2:255 *Allah*, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang *Hidup kekal* lagi terus menerus* mengurus *(makhluk-Nya); *tidak mengantuk dan tidak tidur*. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. Jika ada yang menyangka Allah sedang istirahat ketika dia sedang melakukan "tindakan beresiko" tersebut... Saudara-saudara yang ber background ilmu Exacta, sangat gampang menganalisa bahwa "orang itu menipu dirinya sendiri"... Karena, semua hukum-hukum alam yang pergunakannya untuk menggerakkan tangannya, kakinya, otaknya dsb dalam "tindakan beresiko" tersebut tentulah Ada yang mengadakan dan SEDANG mengoperasikannya, dan SANGAT PASTI JUGA SANGAT TAHU APA YANG SEDANG DIKERJAKAN YBS... Pertanyaannya, kenapa "tindakan beresiko" ini diloloskan oleh Yang Maha Kuasa...? Atau, tidak langsung (ketika itu juga) orang lain dikasi tahu bahwa ada yang melakukan "sesuatu"? Atau, tangan ybs langsung kepotong? Atau pada saat ybs sedang mikiir untuk mau melakukan "sesuatu" tersebut, "OTAKnya LANGSUNG JADI MIRING"... Sepertinya disinilah "UJIAN" dan "JEBAKAN"nya... HAMPIR SANGAT PASTI BAHWA TIDAK AKAN ADA LAGI YANG AKAN MELAKUKAN TINDAKAN BERESIKO TERSEBUT... Dan, Tentunya tidak ada lagi yang namanya "ujian" untuk manusia... Namun, betulkah dia luput dari resiko seperti yang tampak "kasat mata" oleh kebanyakan orang? Masih ingat hukum atau hubungan SEBAB-AKIBAT yang terkenal itu? Silahkan Anda analisa sendiri apa dampak/akibat tindakannya pada: - Memori & rangkaian neuron-2 pada otaknya yang selanjutnya rangkaian ini akan dipakainya untuk tindakan lain lebih lanjut? - Psikologi atau perasaan ybs serta dampak lebih lanjut pada air mukanya serta tindakannya lebih lanjut... - Sikap keluarganya dan lingkungannya atas perubahan sikapnya... - dsb dsb... sampai pada dampak pada lingkungan tempat dia melakukan tindakan tersebut serta feedback lebih lanjutnya kepada dirinya... Bagaimana jika setiap jejak dari setiap perubahan ini di diketahui secara "formal" oleh orang lain sehingga ybs benar-benar mendapatkan "resiko" materil dan "fisik" ? Sila perhatikan keluarga dari orang-orang, korps, suku/ras atau bangsa yang melakukan tindakan beresiko ini... Dan sila analisa sendiri (lebih gampang dengan bantuan petunjuk Quran) kenapa korps ini lebih dihormati dari itu, atau kenapa ras/suku ini menderita sakit turunan ini dan itu serta yang lain tidak? Sila search bukunya Prof Kazuo Murakami, "Tuhan dalam Gen Kita" (judul asli, *"The Divine Message of The DNA"** *, dan pelajari bagaimana dampak setiap perbuatan manusia terhadap gen-nya... Sepertinya Ini sebabnya kenapa orang-orang yang melakukan "tindakan yang beresiko" tersebut lama kelamaan *"DNA nya terdistorsi dan bermasalah..."* Wong, kelompok suku-suku yang *pelit *serta ras-ras yang berbudaya *feodal *saja berpeluang menderita penyakit tertentu yang "khas" terjadi pada sukunya sendiri saja... Ada kemungkinan penyakit-penyakit DNA ini diturunkan... Jika memang demikian, ada baiknya dihindari perkawinan dengan mereka jika tidak mau ketiban buntungnya.... Wallahu alam...! (Hanya Allah Yang Tahu) Al An ‘aam 6:103 Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang Dia dapat melihat segala penglihatan itu dan Dialah *Yang Maha Halus* lagi *Maha Mengetahui.* Al Hajj 22:63 Apakah kamu tiada melihat, bahwasanya Allah menurunkan air dari langit, lalu jadilah bumi itu hijau? Sesungguhnya *Allah Maha Halus* lagi *Maha Mengetahui.* Luqman 31:16 (Luqman berkata): "Hai anakku, sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasinya). Sesungguhnya* Allah Maha Halus *lagi *Maha Mengetahui.* Al Mulk 67:14 Apakah Allah Yang menciptakan itu tidak mengetahui (yang kamu lahirkan dan rahasiakan)>; dan Dia *Maha Halus* lagi *Maha Mengetahui.* * * * Jika ada kelompok yang belum mengetahui tentang keberadaan Yang Maha Pencipta & Maha Pengatur ini, barangkali akalnya belum sampai.* *Allah menyuruh agar memaafkan mereka... dan berpaling dari orang-orang goblok tersebut...* Al Baqarah 2:13 Apabila dikatakan kepada mereka: "Berimanlah kamu sebagaimana orang-orang lain telah beriman", mereka menjawab: "Akan berimankah kami sebagaimana orang-orang yang bodoh itu telah beriman?" Ingatlah, *sesungguhnya merekalah orang-orang yang bodoh, tetapi mereka tidak tahu.* * * Al A’raaf 7:199 *Jadilah engkau pema'af* dan suruhlah orang mengerjakan yang ma'ruf, serta *berpalinglah daripada orang-orang yang bodoh.* Salam Z 2011/8/7 Mohamad Ali Fulazzaky <[email protected]> > ** > > > Kalau di Indonesia sepertinya tak ada resiko mas, nyatanya lihat sendiri?? > Pusing yang nonton!!! > > > ________________________________ > From: Harlizon MBAu <[email protected]> > To: [email protected] > Cc: [email protected]; [email protected]; > [email protected]; [email protected] > Sent: Sunday, August 7, 2011 10:38 AM > > Subject: Re: [ekonomi-nasional] Rahasia Hukum Pareto: The Current Economic > Problem is in the Bottom of its Heart... So the management is > > *“Mengeluarkan modal sekecil-kecilnya untuk mendapatkan sebesar-besarnya > “** > > > Statement yang sangat menarik, yang dulu pertama kali saya dengar di > pelajaran ekonomi SMA... > Lalu dalam diskusi dan seminar-seminar bisnis... > Juga di sekolah bisnis... > Serta buku-buku provokator "ekonomi imperialis"... > > Kira-kira apa ya bedanya dengan prinsip KORUPTOR, MALING atau PERAMPOK? > > *"Usaha yang sekecil-kecilnya untuk mendapatkan hasil yang > sebesar-besarnya" > (meski juga beresiko besar)* > > *Bukankah kalau semua orang meyakini hal diatas yang akan terjadi adalah > SEDIKITNYA INVESTASI karena banyak yang merasa yang akan didapatnya KURANG > BESAR ? > Atau TERKURASNYA RESOURCES ORANG BANYAK karena sudah DIAMBIL > SEBESAR_BESARNYA oleh si pemodal?* > *(Bukankah hasil yang didapat sebenarnya berasal dari hasil kerja serta > resource orang banyak juga? Atau si pemodal kerja sendiri dengan mengunakan > tangan dan kakinya sendiri?}* > *Lalu akan tambah banyak yang tidak kebagian, alias miskin?* > > Lalu prinsip manajemen yang kira-kira bunyinya, > > *"Mencapai hasil melalui (usaha/kerja) orang lain..."* > > *Bukankah jika semua orang menganut paham ini akan membuat banyak orang > mencari orang yang akan dieksploitasinya? > Lalu menciptakan banyak orang yang dieksploitasi (oleh sekelompok kecil)? > Atau menciptakan banyak orang malas (lalu jadi bodoh, dan lalu diperbodoh) > karena tidak bisa/mampu membuat orang lain bekerja untuknya seperti > kejadian > di negeri Kabayan sana?* > > Ini juga agak sulit dibedakan dengan prinsip MEMPERKUDA orang lain, > PERBUDAKAN atau PENJAJAHAN... > > Kok sepertinya agak berbeda dengan prinsip kerja alam semesta (benda mati, > tumbuhan, hewan) yang lalu diadopt Islam, yang kira-kira kesimpulannya: > > *"Beramal saleh (berbuat baik untuk orang banyak sbg prioritas) > sebanyak-banyaknya (sebatas kemampuan) untuk mendapat hasil/balasan > (pahala) > yang lebih banyak lagi...* > > *Untuk hal ini orang akan jadi lebih pintar lagi dan lebih bahagia...* > *(Kebahagian hanya akan didapat dengan "memberi...". Orang jahiliyah > (bodoh) > tidak punya furqaan (akal) yang cukup untuk membedakan antara kenikmatan > yang didapat dari "mengambil" dengan "kebahagian" dari "memberi") * > > Apa ilmu ekonomi atau manajemen diturunkan dari alam lain yang berbeda sama > sekali dengan bumi ini? > Atau ini memang ilmu dari para jin yang alamnya berbeda dari manusia > normal? > > Al Kahfi 18:44 > > Di sana pertolongan itu hanya dari Allah Yang Hak. *Dia adalah sebaik-baik > Pemberi pahala dan sebaik-baik Pemberi balasan.* > > Asy Syu’araa’ 26:7 > > Dan apakah mereka tidak memperhatikan bumi, berapakah banyaknya Kami > tumbuhkan di bumi itu pelbagai macam tumbuh-tumbuhan yang *baik?* > > An Najm 53:31 > > Dan hanya *kepunyaan Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di > bumi* supaya Dia memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jahat > terhadap apa yang telah mereka kerjakan dan memberi *balasan* kepada > orang-orang yang *berbuat baik* dengan *pahala yang lebih baik.* > > Ar Rahmaan 55:60 > > *Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula).* > > Az Zalzalah 99:7 > > Barangsiapa yang mengerjakan *kebaikan seberat dzarrahpun*, niscaya dia > *akan > melihat (balasan) nya.* > > An Naml 27:89 > > Barangsiapa yang membawa *kebaikan*, maka ia *memperoleh (balasan) yang > lebih baik* daripadanya, sedang mereka itu adalah orang-orang yang aman > tenteram dari kejutan yang dahsyat pada hari itu. > > An Nahl 16:97 > > Barangsiapa yang *mengerjakan amal saleh*, baik laki-laki maupun perempuan > dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya > kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka > dengan *pahala yang lebih baik* dari apa yang telah mereka kerjakan. > > Al Ankabuut 29:7 > > Dan orang-orang yang beriman dan *beramal saleh*, benar-benar akan Kami > hapuskan dari mereka dosa-dosa mereka dan benar-benar akan Kami beri mereka > *balasan yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan.* > > Al Qashash 28:84 > > Barangsiapa yang datang dengan (membawa) *kebaikan*, maka baginya *(pahala) > yang lebih baik daripada kebaikannya itu*; dan barangsiapa yang datang > dengan (membawa) kejahatan, maka tidaklah diberi pembalasan kepada > orang-orang yang telah mengerjakan kejahatan itu, melainkan (seimbang) > dengan apa yang dahulu mereka kerjakan. > > An Nahl 16:96 > > *Apa yang di sisimu akan lenyap*, dan apa yang ada di sisi Allah adalah * > kekal*. Dan sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang > sabar dengan *pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.* > > Mohon pencerahannya...! > Tx! > > Salam Z > > 2011/7/29 Deni Kaluara <[email protected]> > > > Vilfredo Pareto, ekonom berkebangsaan Italia adalah orang yang paling > > berjasa menemukan Hukum pareto. Seberapa hebat hukum ini ? Mengapa banyak > > pebisnis yang mendewakan Pareto sebagai pahlawan ekonomi ? Prinsip Pareto > > memiliki kesamaan makna dengan konsep *ActionCOACH*, yaitu daya ungkit (* > > leverage*). Coba kita perhatikan, *“ Prinsip 80/20 , 80 % hasil datang > dari > > 20% usaha “* Prinsip ini bisa dikembangkan ke dalam banyak bahasa, namun > > intinya tetap sama, yaitu daya ungkit prioritas. Jika kita pandai > > memprioritaskan aktifitas kita, maka akan mendapat lebih banyak > > produktivitas dengan jumlah waktu yang lebih sedikit. Prinsip ekonomi > > mengatakan *“Mengeluarkan modal sekecil-kecilnya untuk mendapatkan > > sebesar-besarnya “*. Apakah ada bedanya dengan Pareto ? > > > > Cerita selengkapnya - *KLIK > > <http://forum.vibizportal.com/showthread.php?t=24175>* > > *Operation & Quality * > > *Vibiz Management Forum< > > http://forum.vibizportal.com/forumdisplay.php?f=118> > > * > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > ------------------------------------ > > > > Ingin bergabung ke milis ekonomi-nasional? > > Kirim email ke [email protected] > > http://capresindonesia.wordpress.com > > http://infoindonesia.wordpress.com > > FB: http://www.facebook.com/pages/Ekonomi-Merdeka/142825502416243Yahoo! > > Groups Links > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > ------------------------------------ > > Ingin bergabung ke milis ekonomi-nasional? > Kirim email ke [email protected] > http://capresindonesia.wordpress.com > http://infoindonesia.wordpress.com > FB: http://www.facebook.com/pages/Ekonomi-Merdeka/142825502416243Yahoo! > Groups Links > > [Non-text portions of this message have been removed] > > __._,_.___ > Reply to > sender<[email protected]?subject=Re%3A%20%5Bekonomi-nasional%5D%20Rahasia%20Hukum%20Pareto%3A%20The%20Current%20Economic%20Problem%20is%20in%20the%20Bottom%20of%20its%20Heart%2E%2E%2E%20So%20the%20management%20is>| > Reply > to > group<[email protected]?subject=Re%3A%20%5Bekonomi-nasional%5D%20Rahasia%20Hukum%20Pareto%3A%20The%20Current%20Economic%20Problem%20is%20in%20the%20Bottom%20of%20its%20Heart%2E%2E%2E%20So%20the%20management%20is>| > Reply > via web > post<http://groups.yahoo.com/group/ekonomi-nasional/post;_ylc=X3oDMTJya29ubTljBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzEwMDM4MTM2BGdycHNwSWQDMTcwNTA0MzY5NQRtc2dJZAMxNjQ4NARzZWMDZnRyBHNsawNycGx5BHN0aW1lAzEzMTI3MDI1MTY-?act=reply&messageNum=16484>| > Start > a New > Topic<http://groups.yahoo.com/group/ekonomi-nasional/post;_ylc=X3oDMTJmMWVpbTRrBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzEwMDM4MTM2BGdycHNwSWQDMTcwNTA0MzY5NQRzZWMDZnRyBHNsawNudHBjBHN0aW1lAzEzMTI3MDI1MTY-> > Messages in this > topic<http://groups.yahoo.com/group/ekonomi-nasional/message/16483;_ylc=X3oDMTM3ZXZxOGp2BF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzEwMDM4MTM2BGdycHNwSWQDMTcwNTA0MzY5NQRtc2dJZAMxNjQ4NARzZWMDZnRyBHNsawN2dHBjBHN0aW1lAzEzMTI3MDI1MTYEdHBjSWQDMTY0ODM->( > 2) > Recent Activity: > > - New > Members<http://groups.yahoo.com/group/ekonomi-nasional/members;_ylc=X3oDMTJncHFxYjdxBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzEwMDM4MTM2BGdycHNwSWQDMTcwNTA0MzY5NQRzZWMDdnRsBHNsawN2bWJycwRzdGltZQMxMzEyNzAyNTE2?o=6> > 1 > > Visit Your > Group<http://groups.yahoo.com/group/ekonomi-nasional;_ylc=X3oDMTJmdDlxcWl1BF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzEwMDM4MTM2BGdycHNwSWQDMTcwNTA0MzY5NQRzZWMDdnRsBHNsawN2Z2hwBHN0aW1lAzEzMTI3MDI1MTY-> > Ingin bergabung ke milis ekonomi-nasional? > Kirim email ke [email protected] > http://capresindonesia.wordpress.com > http://infoindonesia.wordpress.com > FB: http://www.facebook.com/pages/Ekonomi-Merdeka/142825502416243 > [image: Yahoo! > Groups]<http://groups.yahoo.com/;_ylc=X3oDMTJlb3IzbWwzBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzEwMDM4MTM2BGdycHNwSWQDMTcwNTA0MzY5NQRzZWMDZnRyBHNsawNnZnAEc3RpbWUDMTMxMjcwMjUxNg--> > Switch to: > Text-Only<[email protected]?subject=Change+Delivery+Format:+Traditional>, > Daily > Digest<[email protected]?subject=Email+Delivery:+Digest>• > Unsubscribe<[email protected]?subject=Unsubscribe>• > Terms > of Use <http://docs.yahoo.com/info/terms/> > . > > __,_._,___ >
