Kata "Indonesia" tidak terdapat dalam kosa-kata daerah manapun di "Indonesia"... Kalau ada yang ngarang-ngarang bahwa itu dari "Sanskerta" atau bahasa kuno lainnya, itu cuma dongeng saja... seperti juga banyak dongeng sejarah lainnya... Pertanyaannya, siapa yang memberi nama itu? Dari mana asalnya ? Apa makna sebenarnya ?
Predikat salah satu provinsi barangkali termasuk panggilan terhormat juga... Karena setiap provinsi seyogyanya akan diperlakukan adil juga... Jangan-jangan predikat yang sebenarnya adalah "daerah jajahan"..., lebih parah jika "daerah jarahan"... Wallahu alam... (Allah Yang lebih tahu...) Salam Z 2011/10/24 ulfha <[email protected]> > ** > > > Indonesia Provinsi Amerika Serikat? > Senin, 24 Oktober 2011| Editorial Berdikari Online > > Kemarin, 23 Oktober 2011, Menteri Pertahanan (Menhan) RI Purnomo > Yusgiantoro melakukan pertemuan khusus dengan Menhan Amerika Serikat > Leon Panetta. Pertemuan itu berlangsung sekitar satu jam. Menurut > laporan sejumlah media, Menhan Purnomo melaporkan perkembangan situasi > di Papua. > > Pertemuan ini melahirkan pertanyaan: Dalam hal apa seorang Menhan > Indonesia melapor kepada Menhan Amerika Serikat. Bukankah hal ini > menunjukkan seolah-olah Menhan Indonesia berada dibawah > "komando" Menhan AS. Apalagi, Amerika Serikat punya kepentingan > sangat besar di Papua, yakni keberadaan PT. Freeport. > > Kemudian, pertemuan Menhan Purnomo Yusgiantoro dengan Menhan AS > membenarkan laporan Wikileaks dua bulan lalu, bahwa Amerika Serikat > memelihara sejumlah menteri dalam kabinet SBY-Budiono. Dalam dokumen > Wikileaks itu, nama Purnomo Yusgiantoro juga disebut. Di dokumen itu > dituliskan pujian Kedubes AS terhadap Purnomo Yusgiantoro: "….telah > bekerja dengan kita dahulu untuk hal kontra-terorisme, energi, dan > lainnya." > > Dokumen Wikileaks juga menyebutkan sejumlah nama menteri yang lain, > seperti Endang Rahayu Sedyaningsih, Sri Mulyani, Mari Elka Pangestu, > Marty Muliana Natalegawa, dan Djoko Suyanto. Akan tetapi, kabar > kedekatan antara pemerintahan SBY-Budiono dengan pemerintah Amerika > Serikat bukan hal baru. > > Sebelumnya, sudah tersiar kabar bahwa AS turut bermain dan berkontribusi > dalam mengantarkan SBY-Budiono sebagai pemenang pemilu. Namun, hal itu > belum bisa dibuktikan secara faktual. Tetapi, dalam periode pertama > kekuasaannya, SBY telah menjadi "anak emas" AS. The Times India > bahkan menyebut SBY sebagai presiden paling ramah terhadap modal asing. > > Lihat pula bagaimana pemerintahan SBY-Budiono memperlakukan tamu-tamu > asingnya. Jika tamunya datang dari negara biasa saja, tidak terlalu kuat > secara ekonomi dan politik, maka sambutannya pun biasa-biasa saja. > Tetapi jika yang datang adalah tamu dari negeri paman sam, maka beberapa > bulan sebelum hari H sudah terjadi kehebohan luar biasa dan persiapan > penyambutan yang tak kalah mewahnya. > > Pada tahun 2006, untuk menyambut kedatangan Presiden AS, George W Bush, > SBY membuatkan landasan helikopter (helipad) di kebun raya Bogor. Hal > mana tidak pernah dilakukan terhadap pemimpin negara lain. Penyambutan > mewah juga dilakukan SBY saat menerima kunjungan Barack Obama. > > Tentu saja hal itu merupakan masalah bagi bangsa yang mengaku "sudah > merdeka". Sebab, ketundukan yang terlalu berlebihan, bahkan rela > dikontrol dan didikte di segala bidang, menunjukkan bahwa Indonesia tak > ubahnya menjadi salah satu provinsi Amerika Serikat. Bahkan cara AS > memperlakukan Indonesia jauh lebih ketat ketimbang perlakuan terhadap > negara-negara bagiannya sendiri. > > Lihat pula bagaimana kepatuhan SBY menjalani resep ekonomi dari > Amerika:Washington Consensus. Dalam dua periode pemerintahannya, SBY > berhasil mengubah haluan perekonomian Indonesia benar-benar liberal. > Bahkan, kendati konstitusi Indonesia menolak faham neoliberalisme, > tetapi SBY tetap saja menganut neoliberalisme itu. SBY tidak tunduk > kepada konstitusi nasional kita (UUD 1945), melainkan tunduk kepada > dikte dan perintah Washington. > > Pemerintahan Indonesia pun sebagian besar diisi oleh orang-orang didikan > Amerika. Sejak kembalinya kolonialisme sejak tahun 1967, orang-orang > "mafia barkeley" sudah menduduki pemerintahan dan memainkan > peranan strategis. Mereka pula yang mengubah haluan ekonomi Indonesia > menjadi pro-liberal. > > Orang-orang Indonesia yang berkualitas, punya dedikasi terhadap > kepentingan nasional dan keberpihakan terhadap rakyat, belum tentu bisa > menduduki jabatan pemerintahan. Jangan harap orang yang berfikiran > nasionalis dan kerakyatan bisa memasuki pemerintahan SBY. > > Nasib Indonesia sekarang tidak berbeda jauh dengan > "Hindia-Belanda" di masa lalu. Bedanya: sekarang tidak ada > pendudukan militer AS secara langsung terhadap sebagian besar teritori > Indonesia dan para pejabat pemerintah Indonesia masihlah orang-orang > Indonesia sendiri. > > Kenyataan itu persis dengan apa yang pernah dikatakan Bung Karno, > "imperialisme yang overheersen (memerintah) bisa saja lenyap, tetapi > imperialisme yangbeheersen (menguasai) masih tetap tinggal. Kekuasaan > formal kolonial memang sudah lenyap, tetapi praktek kolonialisme masih > menguasai negeri kaya raya ini. > > Anda dapat menanggapi Editorial kami di: [email protected] > > http://berdikarionline.com/editorial/20111024/indonesia-provinsi-amerika\ > -serikat.html<http://berdikarionline.com/editorial/20111024/indonesia-provinsi-amerika-serikat.html> > <http://berdikarionline.com/editorial/20111024/indonesia-provinsi-amerik\ > a-serikat.html<http://berdikarionline.com/editorial/20111024/indonesia-provinsi-amerika-serikat.html> > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > __._,_.___ > Reply to > sender<[email protected]?subject=Re%3A%20%5BEditorial%5D%20Indonesia%20Provinsi%20Amerika%20Serikat%3F>| > Reply > to > group<[email protected]?subject=Re%3A%20%5BEditorial%5D%20Indonesia%20Provinsi%20Amerika%20Serikat%3F>| > Reply > via web > post<http://groups.yahoo.com/group/ekonomi-nasional/post;_ylc=X3oDMTJyMTVqYW9xBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzEwMDM4MTM2BGdycHNwSWQDMTcwNTA0MzY5NQRtc2dJZAMxNjYyMwRzZWMDZnRyBHNsawNycGx5BHN0aW1lAzEzMjAwMzM5Nzg-?act=reply&messageNum=16623>| > Start > a New > Topic<http://groups.yahoo.com/group/ekonomi-nasional/post;_ylc=X3oDMTJmODMyMmVwBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzEwMDM4MTM2BGdycHNwSWQDMTcwNTA0MzY5NQRzZWMDZnRyBHNsawNudHBjBHN0aW1lAzEzMjAwMzM5Nzg-> > Messages in this > topic<http://groups.yahoo.com/group/ekonomi-nasional/message/16623;_ylc=X3oDMTM3bG8ycXM1BF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzEwMDM4MTM2BGdycHNwSWQDMTcwNTA0MzY5NQRtc2dJZAMxNjYyMwRzZWMDZnRyBHNsawN2dHBjBHN0aW1lAzEzMjAwMzM5NzgEdHBjSWQDMTY2MjM->( > 1) > Recent Activity: > > - New > Members<http://groups.yahoo.com/group/ekonomi-nasional/members;_ylc=X3oDMTJnNHVrb2JhBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzEwMDM4MTM2BGdycHNwSWQDMTcwNTA0MzY5NQRzZWMDdnRsBHNsawN2bWJycwRzdGltZQMxMzIwMDMzOTc4?o=6> > 1 > - New > Files<http://groups.yahoo.com/group/ekonomi-nasional/files;_ylc=X3oDMTJoOWQ2ajJyBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzEwMDM4MTM2BGdycHNwSWQDMTcwNTA0MzY5NQRzZWMDdnRsBHNsawN2ZmlsZXMEc3RpbWUDMTMyMDAzMzk3OA--> > 2 > > Visit Your > Group<http://groups.yahoo.com/group/ekonomi-nasional;_ylc=X3oDMTJmc2l1ZTRqBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzEwMDM4MTM2BGdycHNwSWQDMTcwNTA0MzY5NQRzZWMDdnRsBHNsawN2Z2hwBHN0aW1lAzEzMjAwMzM5Nzg-> > Ingin bergabung ke milis ekonomi-nasional? > Kirim email ke [email protected] > http://capresindonesia.wordpress.com > http://infoindonesia.wordpress.com > FB: http://www.facebook.com/pages/Ekonomi-Merdeka/142825502416243 > MARKETPLACE > > Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - > Get the Yahoo! Toolbar > now.<http://global.ard.yahoo.com/SIG=15oj7e54g/M=493064.14543979.14562481.13298430/D=groups/S=1705043695:MKP1/Y=YAHOO/EXP=1320041178/L=af8e2c8a-0375-11e1-93eb-fbdb72ece679/B=_81GGtj8fbs-/J=1320033978960093/K=rYbqustJgHmRL7Y33nxl_w/A=6060255/R=0/SIG=1194m4keh/*http://us.toolbar.yahoo.com/?.cpdl=grpj> > [image: Yahoo! > Groups]<http://groups.yahoo.com/;_ylc=X3oDMTJlNW0wOTRjBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzEwMDM4MTM2BGdycHNwSWQDMTcwNTA0MzY5NQRzZWMDZnRyBHNsawNnZnAEc3RpbWUDMTMyMDAzMzk3OA--> > Switch to: > Text-Only<[email protected]?subject=Change+Delivery+Format:+Traditional>, > Daily > Digest<[email protected]?subject=Email+Delivery:+Digest>• > Unsubscribe<[email protected]?subject=Unsubscribe>• > Terms > of Use <http://docs.yahoo.com/info/terms/> > . > > __,_._,___ >
_______________________________________________ Indonesia mailing list [email protected] http://nextbetter.net/mailman/listinfo/indonesia http://indonesia.nextbetter.net
