MENGATASI KERUSAKAN PINTU TOILET PESAWAT TERBANG
Kejadian ini sering terjadi dan untuk menjaga hal hal yang tidak diinginkan 
maka disarankan untuk semua Pilot sebelum pesawat mendarat/landing jangan 
meninggalkan kursi kemudi/pilot seat.
Hal ini sangat menggelikan hati dan memalukan Maskapai Penerbangan.
Kemungkinan besar Pintu Toilet pasti rusak karena sering digunakan oleh 
penumpang atau mengalami rawan kerusakan. Coba bayangkan saja jumlah penumpang 
pesawat terbang ada berapa orang??? Tiap orang dalam sekian jam pasti akan 
menggunakan Toilet. Jumlah Toilet dalam pesawat terbang ada berapa??? Tinggal 
dibagi saja akan mendapatkan jumlah pemakaian Toilet. Akan didapatkan hasil 
lebih dari seratus kali buka tutup Pintu Toilet dalam satu kali penerbangan.
Cara mengatasinya :

Sediakan Bel di dalam Toilet.
Seperti di tempat duduk penumpang ada Bel atau alat komunikasi atau sejenisnya 
yang menghubungkan antara Toilet dengan Tempat Pramugari Piket.

Sediakan Kapak/Axe di dalam Toilet.
Dalam keadaan darurat pintu harus dapat dipecahkan dari dalam Toilet. Atau 
meminta bantuan kepada orang di luar Toilet dan meminjam Kapak di Cockpit/Cabin 
untuk memecahkan Pintu Toilet dari luar.

Menambah disain Pintu Toilet agar dapat dibuka dari dalam.
Apabila terjadi kemacetan dalam normal pengoperasiannya, maka Pintu Toilet 
harus dapat dibuka dari dalam secara darurat/emergency. Seperti misalnya Pintu 
Toilet didisain dapat dibuka dengan system Eject/Jettison seperti system 
Pintu/Jendela pesawat. Yaitu dengan menarik Pin yang ada pada Engsel Pintu 
Toilet, sehingga bila Pin tertarik maka Engsel Pintu akan terlepas, sehingga 
Pintu Toilet dapat terlepas dengan sendirinya dari Kusennya.
Salam untuk semuanya dari
Mula Fridus, IAe FTE, PPL832
 
Pilot Terkunci Dalam Toilet, Awak Pesawat Panik.
TRIBUNNEWS.COM, NEW YORK - Seorang pilot terkunci di dalam toilet, mungkin 
terdengar seperti sebuah lelucon. Namun jika hal ini terjadi maka yang terjadi 
berikutnya adalah kepanikan penumpang.
Situasi konyol ini terjadi dalam penerbangan Chautauqua Airlines, sebuah 
maskapai penerbangan domestik di Amerika Serikat.
Dalam penerbangan Delta 6132 jurusan Asheville, Karolina Utara menuju New York 
pekan lalu itu terjadilah ‘tragedi’ unik ini.
Saat itu, pesawat terbang tinggal berjarak 30 menit dari Bandara LaGuardia, New 
York saat sang pilot menggunakan toilet pesawat terbang.
Entah apa yang terjadi, pintu toilet macet dan sang kapten terjebak di 
dalamnya. Karena tak bisa keluar maka sang kapten mengetuk pintu toilet untuk 
meminta tolong.
Salah seorang penumpang yang mendengar ketukan itu kemudian menghampiri toilet 
dan berusaha membantu.
Karena penumpang itu juga gagal membuka pintu, maka sang kapten memberi kata 
sandi untuk masuk ke kokpit kepada penumpang itu.
Di saat yang bersamaan, ko-pilot yang tidak mengetahui kondisi itu melaporkan 
‘hilangnya’ sang kapten melalui radio. Akibat laporan ini nyaris dua jet tempur 
mendekati pesawat berpenumpang 18 orang itu untuk mengantisipasi hal-hal yang 
tidak diinginkan.
“Kapten telah menghilang dan saya mendengar seseorang dengan logat asing 
mencoba masuk ke kokpit dan saya harus menangani masalah ini,” kata si kopilot.
Padahal, suara asing itu adalah penumpang yang diberikan kata sandi untuk masuk 
ke dalam kokpit.
Mendengar laporan itu, menara pengawas bandara menyatakan keadaan darurat dan 
memerintahkan kopilot untuk mendarat di mana saja.
Beruntung di saat genting itu, sang kapten akhirnya bisa keluar dari toilet dan 
kembali memegang kendali kokpit.
“Saya kapten dan saya sudah kembali. Pintu toilet rusak,” kata dia melalui 
radio.
“Kami hanya ingin memastikan, apakah ada masalah di dalam pesawat?” tanya 
petugas menara pengawas.
“Negatif. Saya terkunci di dalam toilet karena pintunya rusak. Saya harus 
berusaha untuk keluar dari sana,” kata kapten.
Pesawat itu akhirnya bisa mendarat dengan selamat di New York, meski demikian 
para petugas kepolisian dan FBI tetap melakukan pemeriksaan.
Manajemen Chautauqua Airlines kemudian memberikan penjelasan soal masalah 
sepele yang nyaris berbuntut panjang itu.
“Tak satupun penumpang kru pesawat dalam bahaya,” kata juru bicara Chautauqua 
Airlines, Peter Kowalchuk.
“Kopilot menjalankan tugas dengan benar. Dia tak mengizinkan siapapun masuk ke 
kokpit sebelum bisa memastikan kondisi kapten penerbangan,” tambah Kowalchuk.
 
Pilot Kejebak di Toilet Bikin Suasana Mencekam
Liputan 6 – Jum, 18 Nov 2011
Liputan6.com, New York: Kejadian lucu sekaligus aneh ada di sebuah penerbangan 
dari North Carolina ke New York. Seorang pilot tak sengaja menyebabkan suasana 
mencekam di atas udara saat ia terjebak di toilet. 
Kejadian ini bermula saat pilot yang terjebak di toilet dan ia mengirim seorang 
penumpang dengan aksen Timur Tengah ke kokpit untuk membantu co-pilot. Namun, 
niat baik penumpang Samaria ini membuat seorang co-pilot ketakutan dan menolak 
bantuannya. Malahan co-pilot memberitahu kekhawatirannya ke menara kontrol di 
Bandara LaGuardia bahwa serangan sedang berlangsung di udara.
Penumpang Samaria itu terus menggedor pintu agar bisa membantunya dan bahkan 
menawarkan password, tapi co-pilot menolaknya, dan mengarahkan ke pesawat 
tempur yang disiagakan. 
Untung saja, sang pilot yang terjebak di toilet pria bisa mengakhir kondisi 
yang membahayakan itu. Ia berhasil memaksa keluar dari toilet dan kembali ke 
tempatnya di balik kontrol. "Tidak ada masalah, tidak ada ancaman," tegas Pilot 
seperti dilansir Dailymail, Jumat (18/11).
Dalam rekaman radio kokpit, yang diperoleh New York Post, dia bisa mendengar 
kontrol lalu lintas udara yang mengatakan: "Kapten, diriku, saat hendak kembali 
dari toilet gerendel pintu patah dan saya harus berjuang untuk keluar dengan 
tubuh saya  agar pintu terbuka".
Drama ini berlangsung dalam penerbangan Airlines Chatauqua dari Asheville, 
North Carolina, dan dimulai ketika pilot memutuskan untuk ke kamar mandi 
sebelum mendarat. Tapi ketika ia mencoba untuk keluar, gerendelnya patah dan ia 
terkunci di dalam. Padahal, saat itu pesawat bersiap untuk mendarat.
Seorang penumpang yang bermaksud baik, yang duduk di barisan depan mendengar 
gedoran pintu dan bergegas untuk membantu. Akhirnya, pilot mengatakan kepada 
penumpang itu untuk pergi ke kokpit dan memberitahu awaknya tentang situasinya. 
Co-pilot yang berada di kokpit sudah gelisah, mengapa rekannya begitu lama ke 
kamar kecil. Suasana hatinya tidak enak dengan membiarkan orang asing ke daerah 
yang sangat aman, setidaknya dengan seorang beraksen Timur Tengah. Dengan 
tergesa-gesa, ia menghubungi kontrol lalu lintas udara. Padahal penumpang sudah 
menjelaskan melalui pintu apa yang telah terjadi, tetapi co-pilot masih curiga. 
"Kapten menghilang di belakang, dan, uh, ada seseorang dengan aksen asing 
mencoba untuk mengakses kokpit," ujar co-pilot ke menara.
Controller yang mendengarnya juga takut dan menyarankan mengumumkan keadaan 
darurat dan segera mendarat.
Dalam kondisi yang tegang itu, sang kapten akhirnya berhasil keluar dari kamar 
mandi dan mengatakan ke rekan-rekannya semuanya baik-baik. Pada saat itu 
pesawat tempur telah disiagakan, meskipun mereka belum diacak. 
Saat kontrol lalu lintas udara menghubungi kembali dan mengecek apakah ada 
gangguan di pesawat, sang pilot merespon dengan negatif.
FBI dan petugas Otoritas Bandara bertemu pesawat ketika mendarat sekitar 06.30 
sore. Seorang juru bicara Chatauqua mengatakan kepada penumpang telah terjadi 
kesalahpahaman besar.(MEL
 
_______________________________________________
Indonesia mailing list
[email protected]
http://nextbetter.net/mailman/listinfo/indonesia
http://indonesia.nextbetter.net

Kirim email ke