Kasian Darwin yang meninggalkan "dosa turunan"... Jika teorinya disalah gunakan untuk mengangkangi harta dan hak orang banyak dan lalu membuat yang lain sulit hidupnya bahkan tidak kebagian,
tentulah dia menderita dalam kuburnya dilaknati orang banyak… Namun, jika bukunya “The Origin of Species” benar-benar diteliti dengan baik… (Sila men down-load-nya pada site dibawah ini jika berminat) http://embryology.med.unsw.edu.au/pdf/Origin_of_Species.pdf Sebenarnya cukup banyak hipotesanya yang benar, terutama tentang sintesa "evolusi" itu... Karena memang, Pencipta Semesta ini (Allah) menciptakan dengan berangsur-angsur... (evolusi & revolusi), dimulai dari tanah, air dst dst... Al A’laa 87:1-2 Sucikanlah nama Tuhanmu Yang Maha Tinggi, yang menciptakan dan *menyempurnakan* (penciptaan-Nya), An Naazi’aat 79:27-28 *Apakah kamu yang lebih sulit penciptaannya atau kah langit*? *Allah* telah membangunnya, Dia meninggikan bangunannya lalu *menyempurnakannya*, Nuh 71:14 Padahal Dia sesungguhnya telah *menciptakan* kamu dalam *beberapa tingkatan kejadian*. Al Infithaar 82:7 Yang telah *menciptakan* kamu lalu *menyempurnakan** kejadianmu* dan menjadikan (susunan tubuh) mu seimbang, *(Tidak bisa tidak, penyempurnaan adalah hasil dari perjalanan proses…* *Jika proses itu berjalannya lambat, orang menyebutnya “evolusi”, jika cepat disebut “revolusi”. * *Jika revolusi saja bisa terjadi, kenapa menolak evolusi…?)* Yang bermasalah adalah kesimpulannya bahwa evolusi adalah melalui "* kompetisi*" lalu disalah gunakan dan diplesetkan oleh orang lain jadi "*survival for the fittest*", alias *yang kuat yang (harus) menang...* dimana seolah yang kuat selalu menekan, menciderai atau melenyapkan yang lemah. *Jika memang terjadi begini, tentulah tidak akan ada binatang atau makhluk lemah di dunia ini sepanjang ribuan tahun umur bumi ini…* *Jika masih ada yang lemah, tentulah ada masalah dengan kesimpulannya…* Darwin kan juga manusia… Manusia itu dasarnya memang *goblok*… Al Ahzab 33:72 Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan *amat bodoh,* Kesimpulan Darwin ini sepertinya dapat dimaklumi karena masih melekatnya framework "jahiliyah" (kebodohan, ke-kurang-tahuan) pada dirinya dan orang-orang yang mengikutinya... Sepertinya dia belum tahu/mengerti bahwa ada perjanjian atau petunjuk terakhir (Al-Qur’an) yang diberikan Penciptanya sebagai pelengkap dan penyempurnya kitab-kitab yang diturunkanNya terdahulu… Jika buku Darwin “The Origin of Species” digali lebih jauhpun, secara kasar dapat dilihat bahwa terdapat: 1. 101 kalimat yang mengandung kata * Adaptive/Adaptation/Adabted/Coadaptations* *Jika “beradaptasi”, tentulah jauh maknanya dari kompetisi/competition…* *Namun, lebih dekat ke “kerjasama/cooperation”… * *atau saling membantu, salin menolong, saling memberi…* 2. Bahkan 5 kalimat mengadung kata “*Co*adaptations”. 3. Bahkan terdapat sub-judul yang mengandung kata “*adaptive*” * * *Chapter XIII Mutual Affinities of Organic Beings: Morphology: Embryology: Rudimentary* *Organs* Analogical or *adaptive* characters 4. Dan hanya 45 kalimat yang mengandung kata “competitition”, bahkan kata ini dalam konteks kalimat tidak selalu dipakai untuk menyatakan bahwa yang kuat selalu menekan, menciderai atau melenyapkan yang lemah. *5. Darwin sendiri mengakui ada masalah dalam teorinya:* *Chapter XIV Recapitulation and Conclusion* Recapitulation of *the difficulties on the theory of Natural Selection* -- Recapitulation of the general and special circumstances in its favour -- Causes of the general belief in the immutability of species -- How far the theory of natural selection may be extended -- Effects of its adoption on the study of Natural history -- Concluding remarks. Jika fakta kehidupan betul-betul diperhatikan dengan seksama, esensi dasarnya sebenarnya adalah cooperation atau kerjasama… *Cooperation* atau *kerjasama* (*atau saling membantu, salin menolong, saling memberi…) *ini yang memungkinkan alam jadi *tumbuh berkelanjutan…*** Atau *kompetisi* alias *saling menekan, saling merendahkan, saling merusak atau saling melenyapkan* yang membuat alam jadi tumbuh berkelanjutan ??? Sila perhatikan bagaimana anjing korban tsunami dibawah ini *membantu*rekannya… http://www.animalvideo.info/2011-03-18/yfHk1fOdMe0U/ultimate_loyalty%3A_japanese_dog_refuses_to_leave_injured_friend_behind.html http://www.glenofscotland.com/2011/03/loyal.html Kenapa sang anjing mau membantu anjing lain tersebut padahal rasanya dia tidak dijanjikan upah oleh yang dibantu… Dan, padahal sebenarnya dia juga perlu menyelamatkan dirinya dari tsunami… Siapa yang telah mengajarkannya begini… ? Sepertinya baik Darwin, Freud, Maslow atau Maltus belum sampai akalnya untuk memengerti hal ini… Yang sangat jelas adalah, sepertinya sang anjing tidak belajar dari buku Darwin… Dan tidak sekolah di sekolah yang mengajarkan kompetisi… atau mengajarkan orang jadi malas dan bodoh dengan jargon, “usaha sekecil-2nya, hasil sebesar-besarnya”… Atau barangkali, sang anjing tidak mau disebut “zalim” karena hanya mementingkan diri sendiri ? Huud 11:116 Maka mengapa tidak ada dari umat-umat yang sebelum kamu orang-orang yang mempunyai keutamaan yang melarang daripada (mengerjakan) kerusakan di muka bumi, kecuali sebahagian kecil di antara orang-orang yang telah Kami selamatkan di antara mereka, dan *orang-orang yang zalim hanya mementingkan kenikmatan yang mewah yang ada pada mereka*, dan *mereka adalah orang-orang yang berdosa.* Kenapa para doktor dan professor kalah dari … ??? Wallahu alam… 2013/3/15 nurcholid setiawan <[email protected]> > Soalnya msh pake logika kapitalisme materialisme sekuler.. > Roh darwinisme msh kental... > > > Shalawat: اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ آلِ مُحَمَّدٍ > > -----Original Message----- > From: Harlizon MBAu <[email protected]> > Sender: [email protected]: Thu, 14 Mar 2013 22:30:55 > To: Indonesia Next Better List<[email protected]> > Reply-To: Indonesia Next Better List <[email protected]> > Subject: Re: [Indonesia] Ikutilah survei daya saing Indonesia > > _______________________________________________ > Indonesia mailing list > [email protected] > http://nextbetter.net/mailman/listinfo/indonesia > > _______________________________________________ > Indonesia mailing list > [email protected] > http://nextbetter.net/mailman/listinfo/indonesia >
_______________________________________________ Indonesia mailing list [email protected] http://nextbetter.net/mailman/listinfo/indonesia
