----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

PERJUANGAN UNTUK RAKYAT ATAU UNTUK KEPENTINGAN KELOMPOK

Menjamurnya berbagai kelompok LSM atau
kelompok-kelompok sejenis yang berkiprah
sebagai kontrol sosial terhadap berbagai
kebijakan dan program pemerintah di era
reformasi ini merupakan situasi yang cukup
menggembirakan, karena dengan aktivitas
mereka maka masalah-masalah HAM, Demokasi
dan lingkungan hidup cenderung sudah mulai
mendapat perhatian dalam perumusan berbagai
kebijakan Pemerintah dibidang tersebut. Tidak
sedikit LSM yang mendapat respon dan bantuan
materil/dana dari luar negeri dalam rangka
mensosialisasikan isyu-isyu HAM, Demokrasi dan
lingkungan hidup itu, walaupun tentu saja ada
pula diantaranya yang ditumpangi dengan kepentingan
politik global.

Sadar atau tidak, banyak pegiat LSM di tanah air
yang terkesan dalam kiprahnya menjual nasionalisme
demi uang/dana sponsor luar negeri karena seolah
lebih konsern terhadap kepentingan sponsor dari
pada kepentingan bangsa dan negaranya sendiri.
Namun ironisnya, mereka selalu tampil dengan thema
perjuangan demi menegakkan keadilan dan
kesejahteraan rakyat Indonesia. Seperti misalnya
pegiat LSM INFID yang beberapa waktu lalu
mengusulkan kepada Bank Dunia agar menunda
kucuran dana bantuan untuk program JPS (Jaring
Pengaman Sosial) karena dianggap pemerintah
belum punya kesiapan untuk mengalokasikan
dana tersebut sebagaimana mestinya. Himbauan
ini tentu merupakan bagian dari pesan sponsor
(pendukung dana INFID), dampaknya sangat negatif
bagi kepentingan rakyat Indonesia sekalipun INFID
memproklamerkan diri sebagai LSM pembela rakyat.
Tapi apakah mereka tahu bahwa dana JPS itu
memang sangat dinantikan rakyat, terlepas dari
sebagian proses pengalokasiannya diselewengkan
oknum aparat Birokrasi ? . Dalam hal ini LSM
INFID sebenarnya berteriak seolah sebagai
pahlawan penyelamat rakyat tapi sesungguhnya
menghendaki agar rakyat Indonesia mati kelaparan.
Kalau LSM bermusuhan dengan pemerintah
karena desakan para sponsor luar negeri,
jangan berakibat pada permusuhan dengan rakyat.
Artinya, sebagai rakyat kami tidak pusing dengan
adanya permusuhan antara LSM dengan pemerintah,
tapi jangan lantas dampak permusuhan itu
menyebabkan rakyat mati kelaparan. Atau mungkin
LSM membuka Fron permusuhan dengan rakyat
Indonesia..??? Kalau ini yang dikehendaki rakyat
yang sudah banyak kelaparan di berbagai pinggiran
kota dan desa sudah siap melakukan perlawanan
dengan LSM yang sengaja menyengsarakan dan
membunuh rakyatnya sendiri.
Katanya berjuang untuk rakyat, padahal berjuang
untuk kelompok dan golongannya sendiri. LSM
seperti ini berjubah Malaikat tapi berhati Iblis.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 1 Mar 1999 jam 10:19:43 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke