---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews. ---------------------------------------------------------- From: satyagraha non violance INDONESIAMU dan INDONESIAKU Engkau memiliki Indonesiamu dan aku memiliki Indonesiaku. Milikmu adalah Indonesia politis dengan segala persoalannya, Milikku adalah Indonesia alami dengan kecantikannya Engkau memiliki Indonesiamu dengan program dan konfliknya, Aku memiliki Indonesiaku dengan harapan dan impiannya. Puaskanlah dirimu dengan Indonesiamu, seperti aku yang tenang dengan Indonesia bebas dalam visiku. Indonesiamu adalah benang kusut politik yang Waktu selalu mencoba mengurainya, Indonesiaku adalah barisan bukit-bukit dan gunung-gunung yang berdiri tegak dan agung menuju langit biru. Indonesiamu adalah problem nasional yang tak kunjung teratasi, Indonesiaku tenang, lembah yang anggun mengalunkan suara margasatwa dan desahan anak-anak sungai. Indoensiamu adalah persaingan antara kekuatan dari Barat hingga Timur, Indonesiaku adalah doa-doa bersayap yang membumbung di angkasa pagi ketika penggembala menggiring ternak kepadang hijau, pulang dari ladang-ladang mereka. Indonesiamu adalah jumlah kepala yang tak terhitung, Indonesiaku adalah gunung yang berjejer yang duduk antara laut dan lembah seperti pujangga yang berdiri diantara satu keabadian dengan keabadian lain. Indonesiamu adalah muslihat serigala ketika bertemu hiena, dan siasat hiena ketika melihat singa Indonesiaku adalah karangan bunga-bunga kenangan nyanyian seorang dara yang terbang menuju rembulan, nyanyian gadis-gadis di antara kebun the dan penggilingan. Indonesiamu adalah papan catur antara ahli agama dan para jendral, Indonesiaku adalah kuil dimana jiwaku dapa berlindung ketika ia gemetar ketakutan merenungkan peradaban yang sedang berlari diatas roda-roda goyah. Indonesiamu adalah dua orang manusia - yang satu pembayar pajak dan yang lain pengumpulnya, Indonesiaku, yang seorang menyandarkan kepalanya di pundak yang lain dibawah bayang-bayang cadar suci yang tak tersentuh siapapun kecuali Tuhan dan Sinar matahari. Indonesiamu adalah pelabuhan, pos penjagaan dan pasar, Indonesiaku adalah pemikiran jauh kemasa depan dan tindakan yang bermanfaat, sebuah kata suci yang dibisikkan bumi kepada angkasa. Indonesiamu adalah pengangguran, para buruh dan para direktur, Indonesiaku adalah seorang pemuda yang sedang tumbuh, pergerakan kematangan dan hikmat zaman. Indonesiamu adalah rakyat dan wakil-wakilnya, Indonesiaku kebersamaan di sekeliling api unggun dimalam hari dingin ketika kegelapan diterangi oleh rembulan dan kelap-kelip bintang. Indonesiamu adalah partai-partai dan sekte-sekte Indonesiaku remaja yang mendaki tebing tinggi, bersenda di sungai dan berkejaran di ladang-ladang. Indonesiamu adalah pidato, ceramah dan debat, Indonesiaku nyanyian diujung malam, desah ranting tertiup angin dan seruling gembala di padang rumput. Indonesiamu adalah muslihat dan strategi yang tersembunyi, Indonesiaku adalah kebenaran yang telanjang dan sederhana. Indonesiamu adalah hukum-hukum, aturan-aturan, dokumen-dokumen dan surat-surat diplomatik, Indonesiaku bersentuhan dengan rahasia kehidupan yang ia ketahui tanpa sadar; Indonesiaku kerinduan dengan jari-jarinya yang peka menjangkau ujung terjauh dari yang gaib dan meyakininya sebagai impian. Indonesiamu adalah manusia renta yang keningnya berkerut, menjambaki janggutnya dan selalu berpikir tentang dirinya sendiri, Indonesiaku adalah pemuda yang tegak menjulang bagai menara, tersenyum seperti fajar dan memikirkan orang lain seperti ia memikirkan dirinya sendir. Indonesiamu ingin memisah-misahkan diri dan seolah membagi kemerdekaan setiap daerah, Indonesiaku tidak menganggap penting pemisahan, penyatuan, tidak pula kekuatan dan kelemahan Engkau memiliki Indonesiamu dan Aku memiliki Indonesiaku, Engkau memiliki Indonesiamu dengan anak-anaknya dan Aku memiliki Indonesiaku dengan anak-anaknya pula. ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 5 Mar 1999 jam 10:27:00 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
