----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

Stockholm, 4 Maret 1999

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.

UNTUK MENJADI PEMIMPIN DAULAH ISLAM HARUS MEMENUHI SYARAT YANG TELAH
DITETAPKAN ALLAH DAN MENGIKUTI CONTOH RASULULLAH.
Ahmad Sudirman
Modular Ink Technology Stockholm - SWEDIA.

Jawaban untuk Saudara Mohamad Toha (Jepang)

Saudara Mohamad Toha yang sekarang sedang berada di Jepang pada tanggal
4 Maret 1999 telah menyampaikan tanggapan dan pertanyaannya (tanggapan
dan pertanyaan lengkapnya saya lampirkan dibawah) terhadap tulisan
"MELAHIRKAN FAKTA PERTAHANAN BERSAMA DIANTARA KELOMPOK-KELOMPOK MUSLIM
DAN DIANTARA KELOMPOK-KELOMPOK NON MUSLIM YANG DIJIWAI OLEH UNDANG
UNDANG MADINAH" yang dipublisir pada tanggal 3 Maret 1999. Dimana
tanggapan dan pertanyaan saudara Mohamad Toha adalah:

"Anda cukup berpandangan universal terhadap sosok pemimpin dengan tidak
membedakan ras manusia, dan saya 100 persen setuju ( manusia unggul di
ukur kadar taqwa/moral) sahabat Ahmad bolehkah saya berkesimpulan dari
paragraf diatas secara implisit non muslim  (nasrani)bisa jadi pemimpin
IKATAN ...tsb ? dan dengan lain kita pemimpin terpilih ini akan memimpin
Indonesia daulah Islam( yang sahabat usulkan sbg solusi Indonesia ?).

Sahabat Ahamad, Al-maidah 51, " Hai orang-orang yang beriman, janganlah
kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi
pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin sebahagian yang
lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka
sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka, sesungguhnya ALLAH
tidak memberi petunjuk kepada orang-orang zalim."

Memang setiap ayat turun dari ALLAH pasti ada latar belakang nya, ada
sebab-sebab diturunkannya, ada hubungan langsung kajadian-kejadian saat
itu. Dengan konteks sekarang yang terjadi di negara yang kita cintai ini
(kecuali Provokator) UU madinah/daulah Islam sbg alternative solusi yang
salah satu teknis operasionalnya tertuang dalam tulisan-tulisan sahabat
Ahmad, dan saya kutipkan paragraf diatas, apakah ayat Al quran tsb masih
berlaku, atau masih berkaitan atau bahkan tetap wajib terkait? dengan
sosok pemimpin di IKATAN FAKTA...yang sahabat tawarkan.

Sahabat Ahmad yang baik, Sudikah menjelaskannya tentang permasalahan
ini? dengan bekal anda pernah tinggal di negeri arab/sekitarnya, tentu
cukup paham tentang bahasa arab dan sejarahnya."

Baiklah saudara Mohamad Toha, saya akan berusaha untuk menjawabnya.

Jelas, untuk menjadi seorang calon Khalifah dalam Khilafah Islam atau
calon pemimpin Islam dalam Daulah Islam harus memenuhi syarat yang telah
ditetapkan Allah. Salah satunya adalah seperti yang tercantum dalam
surat Al Maidah: 51, sebagaimana yang dituliskan oleh saudara Mohamad
Toha diatas. Juga memenuhi persyaratan umum yaitu laki-laki, muslim,
bebas, dewasa, waras dan adil (Male, Muslim, Free, Mature, Sane and
Just).

Jadi apapun yang ada hubungannya (baik itu masalah kepemimpinan,
pemerintahan dan kenegaraan) yang kelihatannya akan menimbulkan
perbedaan pendapat dan perpecahan, maka penyelesaiannya harus
dikembalikan kepada Allah (Al Qur'an) dan Rasul (sunnah).

Inilah jawaban dan tanggapan saya yang singkat ini untuk Saudara Mohamad
Toha semoga saudara puas hendaknya.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada
[EMAIL PROTECTED] agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada
waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang
menyinggung tentang khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan
lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita
memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
[EMAIL PROTECTED]

------

4 Maret 1999
[EMAIL PROTECTED]
Mohamad Toha

Sahabat Ahmad wrote:

Pemecahannya adalah selama calon pemimpin tersebut mempunyai dan
memiliki sifat-sifat yang tidak bertentangan dengan apa yang telah
dicontohkan oleh Rasulullah ( karena tidak mungkin ditemukan manusia
yang mempunyai sifat-sifat dan keagungan serta kesempunaan seperti
Rasulullah sampai dunia kiamatpun) dan mempunyai kemampuan,kepandaian
untuk memimpin umat,maka tanpa memandang usul,kulit,warna,suku,bangsa
dan calon pemimpin tsb bisa dijadikan calon pemimpin kaum muslimin dan
kaum non muslimin( yang telah rela untuk bergabung di dalam IKATAN FAKTA
PERTAHANAN BERSAMA dengan kaum muslimin)

Tanggapan:

Sahabat Ahmad ,semoga Allah selalu membimbing kita,Amin.

Anda cukup berpandangan universal terhadap sosok pemimpin dengan tidak
membedakan ras manusia, dan saya 100 persen setuju ( manusia unggul di
ukur kadar taqwa/moral) sahabat Ahmad bolehkah saya berkesimpulan dari
paragraf diatas secara implisit non muslim  (nasrani)bisa jadi pemimpin
IKATAN ...tsb ? dan dengan lain kita pemimpin terpilih ini akan memimpin
Indonesia daulah Islam( yang sahabat usulkan sbg solusi Indonesia ?).

Sahabat Ahamad, Al-maidah 51, " Hai orang-orang yang beriman,janganlah
kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi
pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin sebahagian yang
lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka
sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka, sesungguhnya ALLAH
tidak memberi petunjuk kepada orang-orang zalim."

Memang setiap ayat turun dari ALLAH pasti ada latar belakang nya. ada
sebab-sebab diturunkannya,ada hubungan langsung kajadian-kejadian saat
itu. Dengan konteks sekarang yang terjadi di negara yang kita cintai
ini(kecuali Provokator) UU madinah/daulah Islam sbg alternative solusi
yang salah satu teknis operasionalnya tertuang dalam tulisan-tulisan
sahabat Ahmad,dan saya kutipkan paragraf diatas, apakah ayat Al quran
tsb masih berlaku,atau masih berkaitan atau bahkan tetap wajib
terkait?.dengan sosok pemimpin di IKATAN FAKTA...yang sahabat tawarkan.

Sahabat Ahmad yang baik,
Sudikah menjelaskannya tentang permasalahan ini? dengan bekal anda
pernah tinggal di negeri arab/sekitarnya,tentu cukup paham tentang
bahasa arab dan sejarahnya.

Akhir kata, HANYA KEPADAMULAH KAMI MENYEMBAH,DAN HANYA KEPADAMULAH KAMI
MINTA PERTOLONGAN.

Wassalam,

M.Toha
---------

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 5 Mar 1999 jam 10:50:57 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke