---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews. ---------------------------------------------------------- ----------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. ----------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Friday 05 March 1999 15:40 UTC ** AMERIKA INGINKAN PASUKAN INTERNASIONAL UNTUK TIMOR TIMUR ** KONGRES PARTAI KOMUNIS CINA DIBUKA DI BEIJING. ** SEKERTARIS JENDERAL PNM BORIS BEREZOVSKI DIBERHENTIKAN ** DI TURKI SEORANG GUBERNUR LUKA BERAT AKIBAT LEDAKAN BOM ** TOPIK FOKUS AKHIR PEKAN: BENARKAH PERS MERUPAKAN PROVOKATOR KEKACAUAN AMBON? * AMERIKA INGINKAN PASUKAN INTERNASIONAL UNTUK TIMOR TIMUR Menteri Luar Negeri Amerka Serikat, Madeleine Albright Jumat hari ini melangsungkan pertemuan dengan pemimpin gerakan perlawanan Timor Timur, Xanana Gusmao. Pertemuan itu diadakan di Gedung Kementerian Luar Negeri Indonesaia di Pejambon, Jakarta, karena para demonstran menutup jalanan menuju rumah tempat penahanan Xanana Gusmao. Seusai pertemuan, Albright tidak bersedia mengungkapkan isi pembicaraan itu. Namun seorang pejabat tinggi yang menyertai Albright mengatakan, Amerika menghendaki kehadiran pasukan perdamaian internasional di Timor Timur, dan pasukan tersebut harus bisa menjamin peralihan secara damai Timor Timur menuju kemerdekaan penuh atau otonomi yang lebih luas. Banyak negeri berharap, agar Gusmao memainkan peranan kunci dalam pembahasan tentang masa depan Timor Timur. Albright juga melakukan perundingan dengan Presiden B.J. Habibie. Dalam pembicaraan itu Presiden Habibie setuju dengan kehadiran pengamat internasional dalam pemilihan umum tanggal 7 Juni mendatang. * KONGRES PARTAI KOMUNIS CINA DIBUKA DI BEIJING Di Cina Kongres tahunan Partai Komunis Cina dimulai, dan akan berlangsung selama 11 hari. Sekitar 3.000 utusan akan melakukan pemungutan suara tentang enam amandemen untuk merubah Undang-undang Dasar. Satu di antaranya adalah usulan untuk menjadikan arah reformasi ekonomi mendiang Deng Xiao-ping menjadi ideologi negara. Perdana Menteri Cina Zhu Rong-ji berseru kepada segenap delegasi kongres untuk tetap teguh melaksanakan politik reformasi, meskipun krisis moneter dan ekonomi sedang melanda Asia. -- Selanjutnya Zhu menyingung mengenai berkembangnya keresahan dalam masyarakat Cina, yang menurutnya, tidak seharusnya ditangani dengan kekerasan. Para pengamat menamakan pengungkapan itu sebagai mencolok, karena sebelumnya Presiden Jiang Ze- min, bersikap mendukung garis keras. Zhu Rong-ji juga dengan tegas menyinggung masalah Taiwan. Ia berpendapat, Taiwan harus secepatnya bersedia merundingkan penyatuannya dengan Cina daratan. * SEKERTARIS JENDERAL PNM BORIS BEREZOVSKI DIBERHENTIKAN Presiden Rusia, Boris Yeltsin meminta anggota Persemakmuran Negara- negara Merdeka, PNM, yaitu negara-negara bekas Uni Soviet agar menyetujui pengunduran diri Boris Berezovski, sebagai Sekretaris Jenderal PNM. Usahawan kaya-raya Berezovski sejauh ini dikenal sebagai mitra dekat Yeltsin dan ikut membeayai kampanye pemilihan Yeltsin. Tetapi dalam hari-hari belakangan ia mengkritik tajam pemerintahan Perdana Menteri Yevgeny Primakov. Menurut media Rusia, telah muncul perebutan kekuasaan antara Yeltsin dan Berezovski. Resminya, Presiden Rusia tidak berwenang memecat pejabat PNM, karena hal itu terlebih dulu harus mendapat persetujuan dari semua negara anggotanya. Berezovski menolak instruksi Yeltsin untuk segera kembali ke Moskow. Menurut rencana, Jumat ini Berezovski akan berunding dengan Presiden Azerbaidzjan, Aliyev, di Baku. * DI TURKI SEORANG GUBERNUR LUKA BERAT AKIBAT LEDAKAN Di Turki Gubernur provinsi Cankiri menderita luka berat akibat ledakan bom. Dua pengawalnya dan dua orang pejalan kaki lainnya dikabarkan tewas. Tidak diperoleh keterangan tentang jumlah korban luka-luka. Bom tersebut diletakkan di dalam mobil yang diparkir, dan meledak ketika mobil Gubernur lewat. Tidak diberitakan siapa yang bertanggung jawab atas peledakan itu. * PERTEMPURAN BARU BERKOBAR DI ANGOLA. Di Angola dilaporkan pecah pertempuran baru antara tentara pemerintah dengan kaum pemberontak UNITA. Pertempuran berkecamuk di sekitar tumpuan UNITA di Andulo, 500 kilometer sebelah Tenggara ibukota Luanda. UNITA mengatakan, dalam pertempuran itu pihak tentara pemerintah mengalami kerugian besar. Pihak pemerintah melalui media menyatakan, adanya aksi militer, namun tidak mengungkapkan rinciannya. Perang saudara di Angola menghebat Desember tahun lalu, setelah pihak-pihak yang bersengketa menggalang perjanjian perdamaian di tahun 1994. * AMERIKA MENGANGGAP KRITIK JERMAN TERHADAP EKSEKUSI LAGRAND TIDAK ADIL Amerika Serikat berpendapat kecaman tajam Jerman terhadap hukuman mati atas diri warga Jerman Walter LaGrand di negara bagian Arizona tidak adil. Jurubicara pemerintah Amerika mengatakan, warga Jerman itu terlalu lama menunggu persetujuan naik banding dari Pengadilan Internasional di Den Haag. Karenanya Washington berpendapat, terlalu sempit waktunya untuk melakukan penundaan hukuman mati itu melalui jalur hukum. -- Walter LaGrand yang berumur 37 tahun, Rabu lalu menjalani hukuman mati dalam kamar gas di penjara negara bagian Arizona. Pekan lalu, di penjara yang sama saudara LaGrand juga menjalani hukuman mati dengan suntikan yang mematikan. Kedua bersaudara itu dijatuhi hukuman mati, karena melakukan perampokan dan pembunuhan terhaap seorang direktur bank di tahun 1982. * RIBUAN KORBAN STERILISASI SWEDIA KEMUNGKINAN DAPAT SANTUNAN GANTI RUGI Ribuan warga Swedia yang antara tahun 1936 dan 1976 dipaksa menjalani sterilisasi, kemungkinan akan mendapatkan santunan ganti rugi 40 ribu gulden setiap orang. Pemerintah Swedia mengajukan usul undang-undang mengenai kasus tersebut kepada parlemen. Menurut Menteri Sosial Swedia, Lars Enqvist, hal itu tidak hanya berupa uang tunai, tetapi juga apa yang dinamakannya 'tanda berduka'. Di Swedia sejak tahun tigapuluhan, terutama kaum penyandang cacat jasmaniah dan mental, penderita epilepsi dan alkoholis dipaksa melakukan sterilisasi. Diperkirakan jumlah mereka mencapai 6.000 sampai 15.000 orang. Kasus itu baru diungkapkan dua tahun silam oleh seorang wartawan Swedia. * BENARKAH PERS MERUPAKAN PROVOKATOR KEKACAUAN AMBON? Sementara Menteri Luar Negeri Madeleine Albright mengakhiri kunjungannya di Jakarta setelah mengadakan pembicaraan dengan Ketua Umum PAN mengenai masalah Ambon dan kemungkinan munculnya suatu negara Islam di Indonesia, keadaan di Ambon tetap tegang. Kedatangan satu brigade tentara dari Jawa diharapkan dapat meredakan ketegangan di Ambon yang simpang siur dengan berbagai informasi. Lebih lanjut laporan rekan Sjahrir dari Jakarta: Ambon relatif tenang setelah kedatangan satu brigade tentara termasuk Marinir dari Jawa. Banyak orang yang menyesalkan mengapa Mabes ABRI Januari lalu tidak segera mengirim marinir ke Ambon. Yang dikirim justru adalah pasukan-pasukan yang tergolong etnis yang sedang bentrok di Ambon. Sebagaimana dilaporkan Kontras belum lama ini kebanyakan korban di Ambon terkena peluru tentara. Di Jakarta kemarin ribuan anggota Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslimin Indonesia melakukan aksi bersama Komite Solidaritas Untuk Kota Ambon. Mahasiswa-mahasiswa Ciputat pun turun ke jalan. Mereka mengimbau masyarakat tidak terpancing isyu SARA. Umumnya yang menjadi sasaran demo adalah Wiranto dan ABRInya yang dinilai gagal mengatasi pertikaian agama di Ambon. Majelis Ulama Indonesia kini didesak untuk mengeluarkan fatwa agar Ummat Islam melakukan jihad di Ambon. Namun seorang penduduk Ternate yang baru tiba di Ambon mengatakan, keadaan di Maluku Utara aman-aman saja. Ternate sama sekali tidak terpengaruh dengan keadaan di Ambon. Tidak terlintas di pikiran kami untuk berjihad ke Ambon ini. Memang setiba kami di kota Ambon rasanya ngeri melihat suasana yang mencekam, apalagi dilaporkan bahwa makanan mulai sulit diperoleh. Bahkan ada yang makan nasi dengan nasi. Tetapi kami tidak berniat berperang dengan sesama saudara kami dari Maluku, katanya. Sebagai orang-orang yang awam dalam politik kami ingin keadaan di Ambon bisa cepat pulih dan damai seperti di Ternate,katanya. Harian Republika kemarin memuat kesaksian Imam Masjid Al Fatah Ambon, Haji Abdul Azis Arby. Kerusuhan di Ambon sudah berlangsung satu setengah bulan, namun hingga kini belum ujuga padam. Banyak pihak yang mengganggap kecil kerusuhan tersebut.Padahal menurut versi ABRI sudah 159 orang yang jadi korban. Sedangkan posko Partai Keadilan menyebut angka lebih dari seribu jiwa. Cerita penderitaan rakyat Maluku masih simpangsiur. Menurut Haji Abdul Azis Arby, banyak cerita ditutup-tutupi. Kepada pers di masjid Al Azhar Jakarta ia menceriterakan bagaimana kejadian di Ambon membuat ummat Islam terpojok. Kita berada di pihak yang selalu diserang. Ummat Islam tak pernah memulai peperangan katanya. Itu di mulai dari penyerangan pertama di desa Wailete, Desa Paimiri, dan desa Aibah. Perkampungan dibakar tetapi ummat Islam tidak bereaksi. Menurut Imam Masjid Al fatah itu opini selalu diputarbalikan. Aparat selalu memerintahkan kita untuk mundur dan masuk kampung. Begitu kita masuk, mereka menyerang. Aparat membiarkan mereka menyerang kita. Jika kita balas, aparat-aparat itu menembaki kita. Demikiahn antara lain keterangan Azis Arby. Di pihak lain seorang pendeta Pantekosta menceriterakan bahwa ummat Kristen justru yang hidup dalam ketakutan karena selalu ditembaki aparat. Pasien-pasien di rumah sakit umumnya adalah orang-orang yang terkena tembakan petugas. Keteranganya pun sama. Jika ummat Kristen yang diserang balas menyerang aparat mulai menembak. Bantuan dari kampung- kampung Kristen tidak diperbolehkan padahal yang menyerang justru datang dari kampung-kampung Islam yang penduduknya lebih banyak. Sumber ini menyatakan tidak percayaan pada pers Indonesia yang selalu memutarbalikan fakta. Di desa Benteng Karang misalnya pada awal-awal kerusuhan seorang ibu yang hamil dibelah perutnya dan janinnya dikeluarkan. Tetapi pers Jakarta justru memberitakan bahwa korban tewas karena ulah ummat Kristen, katanya sedih. "Bagi saya pers itu provokator semua," katanya. Ia menceriterakan bagaimana warga desa Hunut, Durian Patah, Nania dan Negeri Lama melarikan diri karena rumah-rumah dan gereja mereka dibakar. Pendeta di Nania dibunuh. Pendeta Fammy Dahok Glori yang bersama warga gereja melarikan diri ke suatu gua dilempari bom. Untung saja bom tersebut tidak meledak. Pendeta ini juga menyesalkan bahwa penduduk Hila yang sejak lama hidup rukun tiba-tiba diadudomba sehingga saling menyerang. Padahal penyerang pertama berasal dari kampung lain. Ia menganjurkan agar masyarakat daerah-daerah lain yang peduli dengan penderitaan rakyat Ambon sebaiknya ikut mengirim bantuan kepada kedua belah pihak yang warganya menjadi korban kerusuhan. Para pengungsi sekarang kekurangan makanan dan nutrisi khusunya susu untuk bayi yang juga kekurangan pakaian. Demikian pendeta tersebut. ----------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ----------------------------------- ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 5 Mar 1999 jam 17:06:55 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
