----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

-----------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

-----------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Thursday 14 January 1999 07:40 UTC



** TOPIK GW KAMIS PAGI: APAKAH NASIB HABIBIE AKAN SAMA SEPERTI SOEHARTO?




* APAKAH NASIB HABIBIE AKAN SAMA SEPERTI SOEHARTO?
Menteri Transmigrasi dan Pemukiman Perambah Hutan, AM Hendropriyono
berbicara soal dampak konflik elit politik. Menurutnya, tindak kekerasan
nampak makin marak. Sedangkan Kaster ABRI, Susilo Bambang Yudoyono,
mengimbau agar masyarakat tidak mengkotak-kotakkan ABRI sehingga pecah.
Laporan Syahrir dari Jakarta.

Menteri Transmigrasi dan Pemukiman Perambah Hutan, AM Hendropriyono
mengungkapkan konflik elit politik yang ditandai dengan kegiatan saling
hujat dan salah menyalahkan telah berekses pada tindakan kekerasan di
mana-mana. Menurutnya kondisi itu menjadi contoh buruk bagi proses
perkembangan generasi muda. Sedangkan dugaan maraknya berbagai kerusuhan
merupakan ekses konflik elit di jajaran pimpinan ABRI dibantah Kepala
Staf Teritorial ABRI, Letjen Susilo Bambang Yudoyono. Kerusuhan di Aceh
jangan terlalu cepat dihubungkan dengan dugaan adanya faksi-faksi dalam
ABRI, tegas Bambang Yudoyono.
Bambang dimintai pendapatnya sehubungan dengan pernyataan pengamat
politik, Fachri Ali, yang menduga ada segelintir anggota ABRI yang ingin
mendiskreditkkan ABRI sendiri. Dugaaan itu terlihat dalam kasus Aceh.
Sebelumnya Wiranto dan Habibie berjanji tidak ada lagi tindak kekerasan
di Aceh. Namun, penyerbuan dan penyiksaan ternyata terjadi lagi.
Menanggapi ini Bambang menjawab: 'Saya harus mengulangi untuk kesekian
kalinya. Jangan kembangkan persepsi bahwa di lingkungan ABRI ada faksi
dan ABRI seolah-olah terpecah.' Ia mengimbau masyarakat agar tidak
mengembangkan dugaan adanya friksi di elit ABRI. Hal itu nantinya malah
akan mengkotak-kotakkan ABRI, katanya. KASAD Jendral Subagyo HS pun
menegaskan kepada pers, para pelaku penyerbuan tahanan di Aceh Utara itu
akan diproses secara hukum. Tidak ada anggota ABRI yang kebal hukum.
Kasus ini telah ditangani sebaik-baiknya, katanya. Hanya saja itu tidak
seperti membalik telapak tangan.

Mungkin untuk mencegah terjadinya perpecahan dalam kabinetnya serta
mencegah masuknya isu-isu yang tidak sehat di keluarga ABRI, maka
presiden Habibie tampaknya merasa perlu pula untuk mengumumkan bahwa
tidak ada menteri yang akan diganti selama dia menjabat presiden.
Panglima ABRI pun tidak akan diganti. Menteri Penerangan Yunus Yosfiah
menjelaskan hal ini kepada pers atas nama Presiden BJ Habibie kemarin.

Namun seorang pengamat politik memperkirakan apa pun yang dikatakan
Habibie tampaknya para pembantunya pada akhirnya akan betrok juga.
Karena tidak kuat mencegah masuknya pengaruh kekuatan-kekuatan politik
baru di luar sistem yang makin hari makin kuat. Bahkan diperkirakannya
saat ini tambah hari tambah banyak perwira menengah yang berpihak pada
gerakan-gerakan mahasiswa. Seorang jenderal purnawirawan bintang tiga
eks AMN khawatir melihat nada bicara sejumlah perwira muda yang sudah
tidak sabar lagi.

Maka bagaimana nasib pemerintahan Habibie ini? Apakah akan mendarat
dengan selamat atau crash landing? Memang menarik untuk diamati lebih
lanjut. Bagaimana kira-kira nasib BJ Habibie, keluarganya serta para
pembantunya pada akhir tahun ini? Mungkinkah mereka mengalami nasib yang
sama seperti Soeharto dan para kroninya?, tanya seorang pengamat.


-----------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
-----------------------------------

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 14 Jan 1999 jam 08:47:51 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke