---------------------------------------------------------- Unsubscribe?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED] with body mail: "signoff indonews" need more help?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED] with body mail: "info refcard" ---------------------------------------------------------- Dasar penjajah tidak pernah mendengarkan aspirasi dari bangsa yang dijajahnya. Kenyataan ini bukan lagi suatu sejarah masa lalu, namun lebih pada fakta yang sedang berlangsung. Penguasa dan militer Indonesia merupakan penjajah paling brutal dan sadis di masa moderen ini. Bajingan Ali Alatas tidak pernah sedikitpun sadar akan setiap sepak terjangnya sejak masa A$uharto untuk menipu bangsa Indonesia dan dunia tentang hak orang Tim Tim untuk menentukan kemerdekaannya yang direbut 23 tahun lalu. Ali memang menlu yang paling lihai dalam membohongi masyarakat dunia. Apa Ali Alatas menerima kalau bangsa Indonesia dijajah oleh bangsa lain? Apakah Ali Alatas menerima kalau keluarganya di perkosa dan dijajah oleh orang luar? Sadarlah wahai manusia bejat! Kamu dan orang-orangmu dibawah sang diktator A$uharto telah membunuh dan menghancurkan bangsa kecil Tim Tim. Apakah mereka tidak punya hak untuk merdeka? Janganlah rakus dan ingin enaknya saja. Mendingan berilah perhatian terhadap janda-janda ABRI supaya jangan terjun ke dunia hitam dan para prajurit ABRI supaya jangan terlibat perampokan dan penodongan. Gunakanlah bantuan IMF untuk hal yang mulia demi kepentingan rakyat banyak dan hak asasi. Janganlah dana bantuan digunakan untuk membasmi bangsa kecil itu. Kita bangsa Indonesia sudah cukup memiliki ribuan pulau. Bantulah rakyat banyak yang sedang menderita dan kelaparan. Janganlah pula menggunakan dana yang diperoleh dari Tim Tim untuk menjajah bangsa itu sendiri. Wahai pemimpim bangsa dan ABRI! Sadarlah dan bertobatlah dan minta pengampunan dari rakyat Tim Tim yang terjajah. Tahun baru sudah sedang berjalan, bersikaplah lebih manusiawi dan jangan sirik. Hari Raya penuh pertobatan akan segera tiba, semoga para pemimpin yang berperikebinatangan dapat sadar dan kembali ke jalan yang benar. Suharto-Habibie sampai Ali Alatas dan para menterinya hingga para pejabat bahwaan agar sadar akan tindakan menjajah yang bersifat sangat kejam. Bertobatlah ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 21 Jan 1999 jam 04:38:25 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
