---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ and click banner our sponsor ---------------------------------------------------------- Precedence: bulk HARIMAN SIREGAR BERUPAYA JEBAK AKSI MAHASISWA JAKARTA (SiaR, 24/3/1999) Hariman Siregar diyakini sebagai orang berupaya menjebak aksi mahasiswa dengan menghembuskan isu yang tak benar. Sejumlah aktivis mahasiswa kepada SiaR mengatakan mantan aktivis mahasiswa itu, menyebarkan isu bahwa terjadi perpecahan di kalangan elit politik, sehingga mahasiswa sebaiknya menduduki kembali Gedung MPR-DPR. "Ini menjebak mahasiswa," ujar seorang pimpinan demonstran Famred (Front Aksi Mahasiswa untuk Reformasi dan Demokrasi). Isu yang disebarkan Hariman ini berkaitan dengan bocoran informasi bahwa meruncingnya pertikaian elit politik mengakibatkan terbukanya konflik di kalangan legislatif, antara anggota legislatif yang reformis dan yang pro status quo. Menurut informasi itu, konflik itu membuat anggota dewan yang reformis membuka peluang bagi mahasiswa dan masyarakat untuk mengulang peristiwa pendudukan gedung MPR-DPR RI agar kaum legislatif reformasi memenangkan pertarungan. Menurut sumber SiaR tadi, Hariman yang kini menjadi operator politik Habibie, berkepentingan menjebak gerakan mahasiswa agar gerakan itu prematur dan mandul saat pemilu atau pasca pemilu nanti. Namun, upaya mendorong ke arah radikalisasi lewat penyebaran informasi itu dicurigai mahasiswa. M. Syafiq dari Famred mengatakan memperoleh informasi itu, namun mereka tak terpancing untuk bergerak. "Kami tidak mau ceroboh," ujar mantan mahasiswa IAIN Yogjakarta itu. Namun menurutnya jika memang saatnya tiba mahasiswa akan turun dengan strategi baru. Hingga Jum'at (19/3) banyak kelompok gerakan mahasiswa di Jakarta yakin informasi itu benar dan akan terulang kembali aksi besar-besaran seperti pendudukan gedung MPR-DPR RI di Senayan Mei1998. Senada dengan M. Syafiq, jurubicara Front Perjuangan Pemuda Indonesia (FPPI), Badrus, mengatakan FPPI tidak mau terjebak dengan isu yang sengaja dilepas oleh kelompok Habibie. Hariman Siregar dan kawan-kawannya memang tengah merancang skenario agar Golkar menang dan Habibie jadi presiden lagi. Bersama-sama dengan Mochamad Jumhur Hidayat yang pernah terlibat pengorganisasian aksi pendukung Habibie di DPR 22 Mei 1998, gerakan Hariman didanai oleh Timmy Habibie, adik kandung B.J Habibie, pemilik konglomerasi Timsco. Gerakan Pemuda Reformasi Indonesia (GPRI) ormas baru yang dibentuk Hariman dan kawan-kawannya, yang kemudian diketuai oleh Bursah Zarnubi, mantan ketua Yayasan Humanika, dipakai sebagai salah satu basis dukungan terhadap Habibie. Bursah Zarnubi dan Hariman juga konon menawari Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) faksi Majelis Penyelamat Organisasi (MPO) agar melakukan demonstrasi anti Cina. Mereka menawari dana sebesar US$ 3 ribu (Rp 24 juta) untuk tiga kali demonstrasi anti Cina namun permintaan mereka ditolak.*** ---------- SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 24 Mar 1999 jam 18:58:01 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
