----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

From: Nurul Watan

Pemerintah jangan pengecut!!!

Bila pemerintah sadar dan betul-betul menyetujui adanya reformasi,-
hendaklah menggunakan kewibawaannya agar kehidupan masarakat
sehari-hari dijaga ketertibannya, keamanan dan bantu yg. sedamg lapar.
Lakukan pengecekan dikampung-kampung,- siapa-siapa yg. perlu segera
dibantu demi kelangsungan hidupnya. Ini adalah betul-betul nyawa yg.
perlu ditanggulangi,....karena banyak rintihan -rintihan kelaparan!!!.
Ini banyak dimana-mana. Pemerintah jangan tinggal diam!

*Masarakat Indonesia disaat ini hidup dalam gelisah,- tidak hanya karena
"kehidupan ekonominya" saja yg. sehar-hari mencekik leher,.......tetapi
juga
rakyat diliputi rasa takut karena dimana-mana terjadi terror.

Kalau diwaspadai "munculnya terror" tsb. adalah bersumber dari tingkah
dan langkah-langkah  pemerintah BJ. Habibi yg. ketakutan akan adanya
"reformasi total".
Pemerintah BJ. Habibi serta cecunguk-cecunguknya menyusup dikalangan
mahasiswa dan memecah belah dari dalam., sehingga menimbulkan bentrokan
dan korban- korban jiwa dikalangan mahasiwa itu sendiri.

Diserukan kepada seluruh mahasiswa dan cendekiawan progressif,
waspadalah!
Bersatulah, .....dan "gempur serentak" pemerintahan terror BJ. Habibi
itu.
*Mari kita hadapi bersama "pemerintah terror" ini; berkumpul,....bersatu
memukul !!!
Gempur pemerintahan BJ. Habibi, yg. nyata-nyata telah mengadakan terror
dimana-mana.
*BJ. Habibi mencetuskan percekcokan dikota-kota dan daerah-daerah.
Jangan tinggal diam,- susun barisan! Waktu telah tiba!!!
Sekali lagi, sekarang ini kita hidup ditengah-tengah "pemerintahan
terror".
Pemerintahan terror BJ. Habibi (boneka dracula Suharto perakus),- mulai
bergentayangan mencari mangsa, karena membayangkan kerontokannya
bila terjadi "pemilihan Umum". Dan "pemilihan Umum" itu telah mendekat!

Jakarta, 29.03.99
Komando: "Barisan Reformasi total".

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 31 Mar 1999 jam 07:58:57 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke