----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

Mike Brazle terus mengoceh di atas podium dalam
gereja hari minggu kemarin. Dan saya  terus membenamkan
diri dalam buku di samping istri diantara 200 an jemaat
yang seperti biasanya tertegun mendengarkan ceramah
Mike, pendeta yang bertampang seperti Ted Turner itu
yang sangat teaterikal kadang meledak ledak tapi semenit
kemudian dia akan melembut seperti sedang berpantun.

Seperti biasanya saya mencuekkan semua acara peribadatan
dalam gereja ini, pertama karena saya adalah orang Islam,
kedua saya tidak pernah tertarik untuk mendengarkan ceramah.
Dan ketiga, saya datang kesini karena ingin mendampingi Vicky.

Tapi kali ini, di Paskah ini, Mike tiba tiba berceramah yang lain.
Saya menutup buku " Billions and Billions " karya Carl Sagan.
" Saat ini " Kata Mike perlahan " Di Kosovo, sedang terjadi
pembantaian terhadap saudara saudara kita masyarakat Albania"
Wajah Mike memelas kemudian dia melanjutkan " Mereka dalam
kesusahan dan dalam penindasan " Mike maju selangkah, dia
bentangkan kedua tangannya seperti sayap seekor burung yang
bersiap terbang " Mereka kelaparan, mereka sakit dan jiwa jiwa
mereka perlu perlindungan.." suara Mike melantun kembali
dan kali ini seperti berbisik menggema kesetiap dinding,"
Kita mesti menolong mereka, Kita mesti memberikan doa,
dan kita mesti membuat aksi mengumpulan bantuan makanan
uang dan apa saja buat mereka "

Di bangku pojokan saya ternganga? Mike dalam ceramahnya
sama sekali tidak menyebutkan bahwa ratusan ribu korban
penindasan di Kosovo sana adalah orang muslim, ya pendeta
kelahiran Montana ini seperti tidak perduli pada agama orang.

Ceramah tentang kebangkitan Yesus dari kematiannya di hari
paskah ini malah didonimani masalah membantu manusia
dari agama lain. Ya orang orang se agama dengan saya sendiri.!

Kemarin , Mike sudah mengejutkan saya, Ya jemaat gereja
itu sekarang sedang bahu membahu menggalang bantuan
yang katanya akan diserahkan pada Red Cross khusus untuk
masyarakat Kosovo. Orang Kristen membantu Islam ? ahhh...
ini adalah shymphony yang indah terdengar di telinga. Ya
seperti pertama kali saya dulu mengetahu bahwa organisasi
Masyarakat Yahudi di Amerika adalah salah satu organisasi
yang paling giat mengumpulkan dana dan bantuan buat Bosnia.
Yang korban kebiadabannya mayoritas adalah umat muslim.

Ya ini juga seperti musik surga  ketika mendengar organisasi Islam
di Amerika, mengumpulkan dana buat pembangunan gereja
gereja orang hitam yang banyak terbakar di southern states
beberapa tahun yang lalu.

Ketika manusia berhenti melihat baju agama seseorang.
Yang mereka lihat bukan lagi Kristen , Yahudi atau Islam.
Hitam,putih dan kuningnya warna kulit sirna, bahasa dan
etnik pudar selamanya, yang tersisa adalah pemahaman
bahwa manusia itu semua bersaudara.

Pagi saya terbangun , mandi lalu berangkat kerja.
Mendung  menggelantung dan kabut menebal sepanjang
perjalanan ke kantor. Saya parkir mobil diantara puluhan
mobil teman kerja yang hanya nampak samar samar
berjejeran diantara embun dan fog yang dingin.

Jam 10 ketika break tiba, saya pergi ke halaman
parkiran. Mendung mulai bergeser ke langit barat.
Halimun perlahan beranjak mengikuti jejak jejak
awan kelabu meninggali perbukitan dan menguap
ke udara.

halaman pakir yang lapang mulai kelihatan terang.
Saya terperanjat, hampir disemua antena mobil
yang diperkir terdapat pita kuning yang dipasang
setengah tiang. Di pilar depan pintu masuk kantor
juga saya meilhat Pita kuning besar yang juga
dipasang setengah tiang.

Mereka, para bule bule yang dianggap setan
oleh kebanyakan orang Islam di negara negara
Arab,juga di Indonesia. ya Mereka yang dianggap
anti Islam dan Kristen haram jadah, dicurigai dan
dibenci, tidak jarang sering di jadikan sasaran jihad,
memasang pita Kuning menandakan dukungan pada policy
pemerintah Amerika untuk menyelamatkan orang islam
di Kosovo yang berada jauh dibelahan benua yang lain.
Mereka orang nasrani, sekular dan sering menjadi
tudingan sumber kebejatan moral sekarang sedang
menyokong  humanitarian aids  serta  berdoa untuk keselamatan
orang Islam. Selain juga mendoakan keselamatan 3 army yang
tertangkap tentara Serbia.

Saya adalah seorang muslim yang terpencil di negara
ini. Saya juga sering menggerutu tentang pajak
yang terlalu tinggi yang selama ini memangkas
income kami hampir 800 dollar lebih sebulan.

Tapi di sana , di halaman parkiran sana.
Diantara warna warna pita kuning yang dipasang
kawan kawan kerja, ada sesuatu yang mendesak saya
untuk berdoa, maka sayapun menunduk melambungkan
doa pada Tuhan semua agama...

" Tuhan, semoga semua orang beragama bisa seperti ini..."


Hasan Basri

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 6 Apr 1999 jam 00:32:48 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke