----------------------------------------------------------
Unsubscribe?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED]
with body mail: "signoff indonews"
need more help?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED]
with body mail: "info refcard"
----------------------------------------------------------

-----------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

-----------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Thursday 21 January 1999 15:30 UTC



** DUA HARI BERTURUT-TURUT AMBON DILANDA KERUSUHAN SARA

** PM HUN SEN MINTA AGAR PBB ADILI PELAKU KEJAHATAN TERHADAP KEMANUSIAAN

** TIM DOKTER FINLANDIA KE KOSOVO GUNA PERIKSA 45 MAYAT RACAK

** PARLEMEN BRASIL SETUJUI PROGRAM PENGHEMATAN PEMERINTAH

** TOPIK GEMA WARTA: PIHAK CENDANA MEMBANTAH MENDALANGI KERUSUHAN AMBON
DAN KUPANG




* DUA HARI BERTURUT-TURUT AMBON DILANDA KERUSUHAN SARA
Sedikitnya 24 orang tewas akibat kerusuhan Sara yang melanda Ambon sejak
Selasa lalu. Selanjutnya seorang juru bicara aparat keamanan melaporkan
korban cedera parah mencapai sedikitnya 100 orang. Sejumlah harian
setempat memberitakan puluhan rumah hangus dibakar. Beberapa turis manca
negara tidak dapat meninggalkan Ambon, setelah penguasa menutup bandara
Patimura. Diduga kerusuhan berawal ketika Selasa lalu seorang pria
muslim yang mabok menganiaya seorang pengemudi bus beragama Kristen.
Bentrokan menjalar ketika orang-orang sekeliling mulai turun tangan.


* PM HUN SEN MINTA AGAR PBB ADILI PELAKU KEJAHATAN TERHADAP KEMANUSIAAN
DI NEGARANYA.
Perdana Menteri Kamboja Hun Sen menghendaki agar Tribunal PBB mengadili
pelaku kejahatan terhadap kemanusiaan di negaranya. Penyidikan terutama
ditujukan bagi kejahatan yang dilakukan sejak tahun 1970 hingga tahun
lalu.
Pada masa tersebut termasuk juga kejahatan Rejim Khmer Merah pimpinan
Pol Pot. Antara tahun 1975 hingga 79 Khmer Merah dinyatakan bertanggung
jawab atas tewasnya sekitar 2 dua juta warga Kamboja.
Namun pada masa sebelum dan sesudah itupun di Kamboja juga terjadi
kejahatan terhadap kemanusiaan, demikian Hun Sen dalam sebuah suratnya
kepada Sekjen PBB Kofi Annan. Kejahatan yang ia maksudkan antara lain
juga aksi pemboman pesawat-pesawat Amerika Serikat di Kamboja tahun 70-
han dan serangkaian pembantaian massal yang dilancarkan rejim Khmer
Merah setelah mereka digulingkan.


* PBB TIDAK JADI MENARIK SELURUH PASUKAN PERDAMAIAN DARI ANGOLA.
PBB akhirnya memutuskan untuk tidak menarik seluruh pasukan perdamaian
dari Angola. Sejumlah anggota Dewan Keamaan PBB menghendaki sebuah
rancangan-resolusi yang mempertahankan sekitar 100 personil PBB di
ibukota Luanda.
Beberapa saat berselang Sekjen PBB Kofi Annan mengumumkan akan menarik
seluruh pasukan perdamanaian dari Angola akhir Januari ini.
Annan merasa kecewa seraya menyatakan tidak ada gunanya meneruskan misi
perdamaian karena gerakan oposisi Unita tetap menolak meletakan senjata.
Disamping itu Unita juga dituduh bertanggung jawab atas penembakan jatuh
dua pesawat angkut PBB di Anggola beberapa waktu berselang. Sejak empat
tahun terakhir PBB menempatkan sekitar 1000 personil guna mengawasi
proses perdamaian Angola yang masih goyah.


* KEHAKIMAN AMERIKA JUGA AKAN PERIKSA SKANDAL PENYUAPAN SEPUTAR
TERPILIHNYA SALT LAKE CITY SEBAGAI TUAN RUMAH OLIMPIADE MUSIM DINGIN
TAHUN 2002.
Kehakiman Amerika Serikat juga mengawali penyelidikan sekandal penyuapan
seputar terpilihnya Salt Lake City sebagai tuan rumah Olimpiade Musim
Dingin tahun 2002. Penyelidikan ini dipimpin seorang jaksa penuntut umum
negara bagian Utah, yang membawahi Salt Lake City.
Sebelumnya Komite Olimpiade Salt Lake City dan Komite Olimpiade
Internasional IOC juga telah mengumumkan sebuah penyidikan. Akhir pekan
ini di Swiss, IOC mengadakan rapat membahas laporan penyidikan. Menurut
berita yang sempat lolos, konon bukan hanya 13 anggota namun 16 anggota
IOC yang tersangkut praktek korupsi. Anggota IOC asal Negeri Belanda,
mantan Juara Olimpiade Tokyo cabang Yudo, Anton Geesink juga dituduh
tersangkut penyuapan. Berkaitan dengan skandal ini, seorang anggota IOC
asal Finlandia Selasa silam mengundurkan diri.


* TIM DOKTER FINLANDIA BERTOLAK KE KOSOVO GUNA PERIKSA 45 MAYAT KORBAN
PEMBANTAIAN RACAK.
Sebuah tim terdiri dari 17 dokter asal Finlandia diharapkan akan tiba di
Kosovo, Serbia guna mengadakan penyelidikan 45 mayat korban pembantaian
kota Racak pekan silam. Menurut pasukan kerjasama perdamaian Eropa OSCE,
mereka adalah korban kekejaman pasukan Serbia, sementara pihak Beograd
membantah tuduhan tersebut dan menyatakan mayat adalah pemberontak yang
tewas akibat bentrokan senjata dengan tentara Serbia.
Sebelumnya penguasa Yugoslavia selalu menolak pemeriksaan independen.
Sikap tersebut memicu amarah kalangan Internasional. NATO malahan
mengacam Yugoslavia dengan aksi militer. Beberapa saat berselang NATO
menggarisbawahi ancamannya dengan mengirimkan kapal-kapal perang dan
pesawat tempur menuju Lautan Adriatik. Juru bicara militer NATO
menyatakan pasukannya siap melancarkan serangan militer dalam 48 jam
mendatang.
Negara-negara anggota NATO masih berselisih pendapat mengenai rencana
aksi militer. Serbuan militer di dukung antara lain oleh Amerika
Serikat, sementara Perancis dan Jerman masih menyatakan keraguannya.


* SETELAH 11 TAHUN AKHIRNYA PEMIMPIN PARTAI LIBERAL DEMOKRASI INGGRIS
UMUMKAN MUNDUR.
Pemimpin Partai Liberal Demokrasi Inggris, Paddy Ashdown mengumumkan
mundur. Secara resmi ia akan mundur setelah Pemilu Parlemen Uni Eropa
Juni mendatang.
Sekarang tiba giliran seorang pemimpin baru dengan ide-ide dan semangat
segar, demikian Ashdown, 57 tahun.
Dalam kancah politik Inggris, Partai Liberal berada di belakang kekuatan
dua partai besar: Partai Labour dan Partai Konservatif. Sejak Ashdown
memimpin Partai Liberal 11 tahun silam, partai ini berhasil menaikan
popularitas berkat sikap Pro-Uni Eropa. Pada pemilu parlemen tahun 1997
mereka berhasil melipat gandakan perolehan kursi menjadi 46. Dalam
parlemen Inggris seluruhnya terhitung 659 kursi.


* MANTAN PRESIDEN ARGENTINA DI MASA JUNTA MILITER DITANGKAP.
Mantan Presiden Argentina di masa diktator diperiksa dengan tuduhan
tersangkut skandal penculikan sistimatis anak-anak balita. Jendral
Reynaldo Binone adalah perwira pensiunan ke tujuh yang ditangkap dengan
tuduhan tersebut. Sebelumnya mantan pemimpin Junta Jorge Videla dan
mantan Admiral Emilio Massera juga telah ditangkap.
Ketika Junta militer berkuasa di Argentina antara tahun 1976 hingga 83,
mereka menculik anak-anak balita para lawan politik. Selanjutnya anak-
anak tersebut dijadikan anak pungut dalam lingkungan keluarga junta
militer.


* PARLEMEN BRASIL SETUJUI PROGRAM PENGHEMATAN PEMERINTAH, GUNA MEMERANGI
KRISMON.
Parlemen Brasil menyetujui substansi penting program penghematan
pemerintah. Reformasi drastis terutama diterapkan pada bidang tunjangan
pensiun. Persetujuan parlemen itu sekaligus merupakan dukungan terhadap
pemerintahan Presiden Fernando Henrique Cardoso, yang kini mencanangkan
program penghematan guna memerangi krisis ekonomi dan keuangan Brasil.
Dana Moneter Internasional IMF mengkaitkan syarat ketat bagi pengucuran
paket pinjaman. IMF menjanjikan Brasil paket pinjaman mencapai 40
miljard dollar.


* PIHAK CENDANA MEMBANTAH TELAH MENDALANGI KERUSUHAN AMBON DAN KUPANG
Drs. Rusdy Muchtar dari LIPI mengatakan kepada pers Jakarta, jelas ada
pihak yang memanas-manasi keadaan di Ambon. Sampai dimana keterlibatan
militer di Ambon ?
Kedamaian yang meliputi nusantara selama bulan Ramadan, meskipun
terganggu dengan perkembangan di Aceh kini jelas diragukan
kelestraiannya. Di Jakarta para pejaba tinggi, pemuka agama dan
pemimpin-pemimpin suku berturut-turut mengeluarkan statement mengimbau
masyarakat khususnya di Maluku agar tenang dan tidak menimbulkan perang
saudara. Hal itu dinyatakan pejabat Ketua Umum Majlis Ulama Indonesia
(MUI) KH Ali Yafie. Sekretaris Jenderal Persekutan Gereja-Gereja di
Indonesia (PGI) maupun para pemimpin masyarakat Maluku di Jakarta
menyatakan keheranan mereka bagaimana mungkin hubungan harmonis antar
agama di Maluku yang sudah berlangsung ratusan tahun tiba-tiba bisa
retak karena soal sepele.
Meski Kapolri Letjen Polisi Rusman Hadi menyatakan bahwa kejadian di
Ambon Maluku merupakan kriminal murni, namun Nuku Sulaiman, tokoh pemuda
dari Maluku Utara berpendapat bahwa tentaralah yang berada di belakang
kerusuhan SARA itu. Pendapat ini pun diaminkan banyak pihak yang melihat
bagaimana hal itu sudah disinyalir Majalah Tajuk yang mengutip seorang
perusuh di Kupang. Insiden Kupang direkayasa, demikian pula Ambon.
Dikemukakan antara lain bahwa rencana kerusuhan Ambon direncanakan di
Hotel Cemara Jakarta oleh para pendukung kelompok Cendana.

Menurut Tajuk pertemuan dipimpin oleh SS, seorang wartawan harian
terkenal di Jakarta. Di situ dibicarakan soal kerusuhan berskala
nasional. Dana disediakan oleh SH, keluarga mantan presiden Soeharto.
Menurut seorang saksi yang dikemukakan Majalah Tajuk sasaran berikutnya
adalah Alor dan Ambon. Seorang provokator memang tertangkap di Alor tak
lama setelah insiden Kupang. Karena itu Majalah Tajuk yang mengutip
laporan suatu tim tehnis menduga insiden Kupang adalah bagian dari
skenario konflik di tingkat elit nasional untuk membenturkan umat Islam
dengan warga Kristen. Edisi Majalah Tajuk nomor 24 ini beredar seminggu
sebelum peristiwa di Ambon.

Namun baik Sugeng Suparwoto maupun Siti Hardiyanti Rukmana dan mantan
KSAD Hartono membantah keterlibatan mereka dalam persiapan aksi-aksi
kerusuhan itu. Namun demikian ada juga yang berani mengakui keterlibatan
anggota-anggotanya. Ini diakui seorang tokoh ormas pemuda kepada
kalangan wartawan ibu kota. Yang terbakar kan hanyalah gedung-gedung
ibadah saja, katanya. Dan ini gampang dibangun kembali, ujar pendukung
Soeharto itu dengan enteng.

Tanggap 16 Januari yang lalu sebenarnya Kapolri Rusman Hadi meramalkan
bahwa pasca Ramadan nanti keadaan Kamtibmas akan kian memanas.
Perkiraannya itu didasarkan pada dua agenda politik yang akan digelar
tahun ini, Pemilu dan Sidang Umum. Sementara itu tokoh-tokoh pemuda
Maluku di Jakarta melihat kejadian di Ambon itu menunjukkan adat pela
telah melemah atau oknum-oknum provokator itu terlalu kuat.

Seperti diketahui menurut pers ibukota dalam peristiwa Kupang ada
indikasi bahwa sejumlah oknum aparat keamanan terlibat. Pejabat ketua
umum MUI Kyai Haji Ali Yafie pun berkomentar di televisi bahwa agama
dikorbankan untuk kepentingan sesaat. Ada yang mengkambing-hitamkan
agama, katanya. Iapun menyatakan para pemimpin agama samasekali tidak
bisa bayangkan bagaimana mungkin pertikaian agama bisa terjadi di
Maluku. Iapun bertanya mengapa baru sekarang terjadi.

Sementara ini 4.000 pengungsi telah dievakuasi dan 22 orang telah tewas.
3 masjid dan 3 gereja terbakar. 100 orang luka-luka. Kerusuhan sudah
menjalar ke pulau Seram dan Sanana. Potensi kerawanan memang ada
dimana-mana. Perusuh-perusuh terlatih dari Jakarta pun sudah menyebar ke
seluruh Nusantara. Harian Manado Post pun memberitakan mengenai
kerusuhan di Kakas pada hari Minggu dan di Bolaang Mongondow hari Senin
lalu bersamaan dengan peristiwa Ambon.

Namun perkelahian antar warga di Kakas - Minahasa dan Poyoa Besar -
Bolaang Mongondow, tidak sempat menyebar. 11 orang tertembak di Kakas
dan diungsikan ke rumah sakit Bethesda Tomohon. Sedangkan di Poyoa
Besar, 9 rumah dibakar. Perkelahian di Poyoa Besar dimulai ketika Tony
Kapoyos dicegat dan dipukul oleh Poping dan Santo. Maka terjadilah
pertarungan antar warga Poyoa dan desa Tabang, dan 9 rumah dibakar serta
18 rumah dirusak secara total.

Di Minahasa yang terjadi adalah perkelahian rakyat desa Tonelet dan
Pakeletan. Entah dari mana massa tiba-tiba muncul dengan membawa
senjata-senjata berkaliber 4,5 milimeter. Maka jatuhlah korban di antara
rakyat sesama Sulawesi Utara itu.

Sementara ini diberitakan bahwa di perbatasan Minahasa - Bolaang
Mongondow diadakan pemeriksaan bis-bis yang akan masuk kabupaten
Minahasa. Sedang kapal-kapal yang tiba di Bitung diperiksa pula karena
dikuatirkan para provokator akan menyusut terus ke Menado. Sebagian
pemuda gereja di Menado pun ikut menjaga masjid-masjid di sana.
Sebaliknya pemuda masjid menjaga gereja-gereja Menado.

Tetapi sebagaimana dikatakan seorang penduduk Menado, bagaimana kita
bisa mencegah masuknya orang-orang berdasi yang mendarat dengan kapal
terbang dari Jakarta? Kini apapun yang dikatakan para pejabat pemerintah
namun sulit untuk membantah pendapat masyarakat umum bahwa ada pejabat-
pejabat tinggi sengaja melakukan kekacauan di propinsi-propinsi.
Bukankah jika sepertiga wilayah Nusantara sudah kacau, keadaan darurat
militer atau SOB sudah dapat dicanangkan, ujar seorang pengamat.

Yang juga banyak dipertanyakan orang saat ini ialah apa saja yang
dibicarakan Try Sutrisno, Wiranto dan Soeharto dalam dua pertemuan di
Cendana menjelang lebaran?


-----------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
-----------------------------------

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 21 Jan 1999 jam 16:37:09 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke