---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ and click banner our sponsor ---------------------------------------------------------- GUS DUR DAN KONTROVESIAL KEHIDUPANNYA From: Ali Baba Abdul Rachman Wahid atau lebih dikenal dengan nama Gus Dur adalah seorang manusia yang penuh dengan kontrovesial sehingga terpilih menjadi orang yang paling kontrevesial dalam tahun 1998, demikian juga mungkin para netter yang lain, tetapi kelakuan beliau yang kontrovesial tersebut mulai berkibar sejak penyakit stroke dan operasi otak dan lebih-lebih setelah Suharto lengser, saya sendiri pun tidak mengetahui mengapa demikian, dan kebetulan kepada seorang dokter terkenal saya menanyakan mengapa koq Gus Dur sekarang seperti demikian, dokter tersebut hanya tersenyum dan mengatakan itulah akibat bahayanya penyakit stroke dan operasi otak, sebagai orang awam, saya hanya mengatakan ooooooooohhhhoooo .. demikian parahkah penyakit stroke dan efek dari operasi otak. Sebagian kecil dari kontrovesial yang dilakukan oleh beliau sebagai seorang politikus : Pada saat ibu Mega sedang naik daun, beliau seolah-olah sebagai pembela dan sangat mengharapkan ibu Mega maju, tetapi persis beberapa saat sebelum pemilu dilakukan beliau melakukan tablig akbar di Semarang bersama dengan ibu. Tutut dan sebagian besar fungsionaris Golkar, tidak tahu berapa bayaran untuk melakukan hal tersebut, tetapi yang paling aneh, ibu Mega ditinggalkan seolah-olah seperti tidak pernah sebagai teman, memang aneh dan ini adalah salah satu sifat kontrovesial yang dilakukan. Melakukan penuduhan dan fitnah terhadap salah seorang kabinet sekarang, bahwa menteri tersebut adalah dalang kasus Banyuwangi, dan pada saat menteri tersebut menantang untuk dilakukan pembukti, beliau diam dan tak menjawab tantangan tersebut. Sebagai seorang pembuat berita, cukup lumayan juga yang beliau lakukan, tapi sebagai seorang politkus seperti hal tersebut, apa boleh dilakukan ? Pada saat menjelang SU Istimewa bulan November 1998, beliau mengatakan berdiri dibelakang mahasiswa, seolah-olah menjadi pembela mahasiswa, tetapi apa lacur, setelah mahasiswa berhasil dikobarkan jiwa mudanya, beliau kemudian balik arah bahkan kemudian menyerang mahasiswa, sehingga para mahasiswa menjadi bingung. Untuk hal ini dalam kamus politik dapat dikatakan sebagai seorang provokator yang baik, tapi jangan untuk mahasiswa karena mereka masih terlalu muda. Pada saat Suharto sedang dituntut untuk mempertanggung jawabkan kelakuannya, beliau sowan, pertama mendatangi Habibie, kemudian ke Suharto dengan mampir untuk bertemu teman akrabnya Moerdani setelah kembali, dari rumah tuan besar beliau Suharto beliau mengatakan harus dilakukan dialog nasional dengan melibatkan Habibie, Wiranto, Suharto dan beliau, semua jelas mewakili siapa, Habibie mewakili Golongan pemerintah, Wiranto mewakili Golongan ABRI, Suharto mewakili Golongan Perampok, tetapi beliau tersebut mewakili siapa ?, rakyat ? rakyat yang mana dan rakyat mana yang mau diwakili beliau ? Dan yang lebih aneh lagi, koq hanya empat orang tersebut, kita kan tahu bahwa Wiranto adalah bawahan Habibie, koq disamakan. Suharto, ini lagi satu manusia yang oleh hampir seluruh mahluk hidup di Indonesia (termasuk binatang dan pepohonan) tidak menyukai lagi untuk tampil di depan mata, kog malah diajak lagi. Itu baru sebagian kecil kontrovesial yang dilakukan Gus Dur dalam kehidupan politiknya, sekarang kita lihat Gus Dus sebagai pemimpin umat Islam (Ketua Umum NU) : Beliau merubah ucapan Assallamualaikum wr wb dengan Selamat pagi, siang atau malam, lumayan juga arah fikirannya. Sewaktu kasus Tanjung Priok terjadi, beliau bahwa menjatukan golongan Islam, lumayan yang baik juga untuk seorang pilitikus tetapi bukan sebagai pemimpin umat. Kasus Banyuwangi, bukannya membela atau mencari solusi terbaik, tetapi malah melakukan fitnah dan tuduhan kepada orang lain. Kerja sama dengan harian Kompas untuk mengumpulkan dana dari masyarakat dengan embel-embel NU, tetapi pada prakteknya hanya sebagian kecil dana yang disalurkan kepada umat Islam, lainnya untuk kaum nasrani, padahal hampir 100 % donatur adalah umat Islam. Cukup lumayan juga sebagai ketua NU dengan menjual NU demi kepentingan pribadi. Dan yang paling kontrovesial sebagai pemimpin umat Islam (ketua umum NU) bahwa BELUM PERNAH TERLIHAT BELIAU ITU SHOLAT, baik 5 waktu atau sholat sunah lainnya. Saya mendapatkan informasi dari salah seorang terdekat beliau, bahwa beliau belum pernah terlihat Sholat. Hal ini sebagai ini yang cukup aneh, kog ada pemimpin umat Islam dipimpin oleh orang yang tidak menjalankan kewajibannya, sedangkan Komunis saja masih mau melakukan kewajibannya. Itu adalah sebagian kecil dari kontrovesial yang dilakukan, dan sekarang saya hanya menyarankan kepada teman terdekat beliau (kalau kepada beliau pasti tidak bisa) sebagai berikut : Sadarilah bahwa beliau sudah tua, sebaiknya diajari untuk melakukan kewajibannya. Janganlah terlalu banyak bicara mengenai politik, karena kasihan kepada beliau, begitu banyak orang yang metertawakan, sebaiknya diam saja. Jangan juga menghayal untuk menjadi presiden RI ke 4, karena untuk menjadi presiden orang tersebut harus sehat rohani dan jasmani, sedangkan beliau tidak masuk kedalam keduanya, sebagai contoh kesehatan jasmani, bagaimana harus membaca teks Pembukaan UUD 45 pada saat upacara 17 Agustus, kan pembacaan tersebut tidak mungkin diwakili. Atau dalam kesehatan rohani, kan tidak mungkin, jika kepala negara bicaranya salah, nanti bangsa lain akan mentertawakan, presidennya saja seperti ini bagaimana rakyatnya. ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 23 Jan 1999 jam 03:30:18 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
