----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

From: Michael Bastian

Tanggapan untuk penulis : Tertabrak dan harus ganti rugi karena
                          keturunan Tionghoa ?

Apakah saya terkejut membaca posting ini ? TIDAK dan sama sekali TIDAK !
Karena saya sendiri pernah mengalaminya. Mobil Katana saya ditabrak dari
belakang oleh sopir bemo. Hei bung, yang namanya nabrak dari belakang
itu pasti salah, nggak mungkinkan orang yang berada lebih depan nabrak
orang yang berada dibelakangnya ? Selain jalan dengan mundur, orang yang
mengatakan yang berada lebih depan salah itu ORANG GILA dan TIDAK TAHU
MALU !!!
Saya beruntung tidak mengganti, karena memang tidak ada yang harus
diganti kecuali punya saya (bemonya pake besi didepan). Tapi anda lebih
beruntung, karena ketika itu tidak dikeroyok orang banyak (ORANG GILA
DAN BUTA semua !)
Padahal waktu bemo itu nabrak, bemo itu seharusnya udah kena lampu
merah. Jadi kejadiannya di perempatan jalan, waktu saya lewat udah
kuning, dan didepan saya macet, tapi saya udah lolos dari perempatan
jalan (jadi tidak mengganggu lalu lintas yang akan lewat). +/- 15 detik
kemudian BRAKK ! Mobil saya ditabrak dari belakang. Orang bodoh pun
pasti tahu kalau bemo itu pasti sudah kena lampu merah, tapi mungkin
karena tergesa-gesa, dia nylonong lampu merah.

Lapor polisi ?
Didekat situ udah ada polisi nampang (mejeng). Udah saya lapori, tapi
tidak dianggap, bahkan main HT. Emangnya duit dari pajak yang kita bayar
untuk apa ? Dari pada untuk mereka, lebih baik untuk nyumbang panti
asuhan, tapi apa daya inilah Indonesia.

Tapi saya bersyukur kalo Presiden Habibie sudah mengeluarkan Surat
Keputusan yang melarang memakai kata Pribumi dan non Pribumi. Ayo kita
dukung keputusan ini (sory, saya bukan pendukung Habibie, tapi saya akui
kali ini dia mengambil langkah yang baik).

Ya ... kita senasib Bung. Apa yang bisa kita lakukan ?
Mari kita tertawa aja, karena Tuhan masih memberkati kita sehingga kita
masih berlebihan.
Ha ... ha ... ha ... :-)

----------
From: Indo Indonesia

Tertabrak dan harus ganti rugi karena keturunan Tionghoa ?
Ironis ? Tidak....wajar kalau di Indonesia.

Wahai para warga negara Indonesia baik Pri maupun non Pri ! Renungkan
artikel saya ini nanti dan berilah tanggapan kalian dengan mengirim
pandangan kalian ke rubrik ini.Tetapi tolong bepikirlah dulu apa yang
ingin disampaikan agar isinya juga berbobot !

Bagi para ahli bahasa atau yang hendak mengkritik tentang mutu
penyampaian pendapat ini , lebih baik tidak usah mengirim suratnya
karena itu sama sekali irrelevan .Saya bukan ingin menunjukan kemahiran
berbahasa saya tetapi ingin kita semua saling bisa berkomunikasi dengan
harmonis.Jadi sekali lagi jangan buang waktu untuk kritik atas mutu
bahasa atau penyampaian  langsung saja ke pokok permasalahan.

--- dihapus ---

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 28 Jan 1999 jam 07:46:00 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke