----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

-----------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

-----------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Monday 01 February 1999 15:30 UTC



** HABIBIE INSTRUKSIKAN PEMBANGUNANN KEMBALI AMBON

** POLITIKUS OPOSISI SINGAPURA DIADILI.

** TIGA ORANG MENTERI MUANGTHAI LOLOS MOSI TIDAK PERCAYA PIHAK OPOSISI

** TOPIK GEMA WARTA: KALANGAN TIMOR TIMUR LEBIH MEMILIH REFERENDUM




* HABIBIE INSTRUKSIKAN PEMBANGUNAN KEMBALI AMBON
Presiden B.J. Habibie mengutus enam orang menteri ke Ambon untuk
mengusut kerusuhan antar umat Kristen dan Islam baru-baru ini. Habibie
menegaskan, kerusakan akibat kerusuhan yang melanda Ambon, akan
secepatnya dibangun kembali. Habibie juga mengimbau agar toleransi antar
masyarakat beragama dipulihkan kembali supaya kerusuhan antar agama di
Ambon itu tidak terulang lagi. Sementara ini jelas, kerusuhan di Ambon
nampaknya tidak disebabkan oleh penduduk Ambon sendiri, tetapi oleh para
perusuh yang antara lain berasal dari Jakarta. Menurut koran Media
Indonesia, beberapa hari sebelum pecah kerusuhan, ratusan aktivis tiba
di Ambon. Sekarang ini dilaporkan, lebih dari seribu orang telah
mengungsi dan meninggalkan Ambon, karena mereka cemas akan pecahnya
kerusuhan-kerusuhan baru. Kerusuhan di Ambon akhir Januari lalu
menewaskan 65 orang.


* POLITIKUS OPOSISI SINGAPURA DIADILI.
Seorang politikus oposisi di Singapura yang dua kali melancarkan kritik
dimuka umum tanpa ijin, mulai diadili. Chee Soon Juan, 34 tahun,
pemimpin sebuah partai kecil Partai Demokrasi, bisa didenda atau dicabut
haknya mengikuti pemilihan umum selama lima tahun. Dalam pidatonya di
muka umum bulan Desember dan Januari lalu, Chee Soon memprotes UU
Singapura yang melarang berpidato di muka umum tanpa ijin. Chee Soon
juga mengkritik kebijakan partai PAP yang memerintah dan ia mengimbau
para pendukungnya untuk bebas menyampaikan pendapat mereka.


* TIGA ORANG MENTERI MUANGTHAI LOLOS MOSI TIDAK PERCAYA
Tiga orang menteri dalam kabinet Muangthai lolos dari mosi tidak percaya
pihak oposisi. Ketiga menteri yang menduduki pos penting itu adalah
Menteri Keuangan Tarrin Nimmanahaeminda, Menteri Luar Negeri Sanan
Kachornprasart dan Menteri Komunikasi Suthep Thaugsuban. Mereka antara
lain dituduh terlibat korupsi dan nepotisme. Tetapi perdana menteri
Chuan Leekpai berhasil mendapat dukungan hampir semua anggota parlemen
dari pemerintahan koalisi yang mayoritas di parlemen. - Menurut oposisi,
ketiga menteri tersebut bertanggung jawab atas pengaruh barat yang
begitu kuat terhadap perekonomian dan politik Muangthai. Debat di
parlemen terutama berkisar pada persyaratan ketat yang diajukan Dana
Moneter Internasional IMF bagi bantuan darurat yang mencapai hampir 17
miliar dollar.


* SURPLUS PERDAGANGAN CINA MEROSOT DENGAN 30%.
Surplus perdagangan Cina tahun ini diperhitungkan akan merosot dengan
30%. Pusat informasi negara meramalkan surplus perdagangan yang tahun
lalu mencapai 43 miliar dollar, tahun ini akan menciut sampai 30 miliar
dollar. Ekspor Cina tidak bertambah, bahkan diduga akan merosot.
Sebaliknya, impor meningkat sekitar 5%. Pusat informasi negara tidak
menyebut apa penyebab kemunduran ekspor. Dalam sebuah laporan mengenai
perekonomian Asia, para pakar Amerika menyebutkan, mata uang Cina Yuan,
paling lambat tahun depan harus didevaluasi agar bisa lebih bersaing di
pasar internasional.


* PEMIMPIN GERILYAWAN KURDI GAGAL MENDARAT DI BELANDA.
Minggu malam kemarin, pemimpin gerilyawan Kurdi Abdullah 0calan gagal
mengunjungi Belanda. Dengan pesawat pribadi Ocalan berusaha mendarat di
bandar udara Rotterdam, tetapi tidak mendapat ijin Kementrian Kehakiman
Belanda. Pemimpin PKK itu berusaha agar Mahkamah Internasional di Den
Haag berperan sebagai perantara dalam konflik antara pemerintah Turki
dengan penduduk Kurdi. Setelah tidak mendapat ijin mendarat, pesawat
pribadi Ocalan melanjutkan penerbangan yang tidak jelas tujuannya. Dua
minggu lalu, Ocalan bertolak dari Italia, tempat ia ditahan. Timbul
konflik diplomatik antara Roma dengan Ankara, setelah pemerintah Italia
menolak ekstradisi Ocalan kepada pemerintah Turki.


* HADIAH SADDAM HUSSEIN KEPADA PENEMBAK RUDAL DAN PESAWAT TEMPUR BARAT.
Pemimpin Irak Saddam Hussein menjanjikan hadiah kepada pasukan
perlawanan udara yang pertama-tama berhasil menembak jatuh sebuah
pesawat tempur udara barat. Menurut mingguan Nabd al-Shabab hadiah
tersebut berupa uang sekitar 14 ribu dollar. Dan angkatan udara Irak
yang berhasil menembak sebuah rudal barat akan diberi hadiah sebasar
lima ribu dollar. Hari Minggu kemarin instalasi militer Irak kembali
menjadi sasaran penembakan pesawat-pesawat tempur Amerika Serikat.
Menurut panglima angkatan bersenjata Amerika, pesawat-pesawat tempur
Amerika diancam oleh pesawat-pesawat tempur Irak. Insiden itu terjadi
ketika pesawat-pesawat tempur Amerika melakukan inspeksi penerbangan di
wilayah larangan terbang di Irak selatan.


* PERDANA MENTERI RUSIA TIDAK IKUT PEMILU PRESIDEN.
Perdana Menteri Rusia, Yevgeny Primaov tidak akan ambil bagian dalam
pemilu presiden tahun depan. Dalam sebuah wawancara dengan televisi
Rusia, Primakov menyatakan tidak merasa tertarik dengan jabatan
presiden. Selama beberapa waktu terakhir, Yevgeny Primakov berulang kali
disebut-sebut sebagai salah seorang calon pengganti presiden Boris
Yeltsin, yang tidak lagi boleh mengikuti pemilu tahun 2000. Sementara
itu, Yeltsin Sabtu lalu meninggalkan rumah sakit setelah dirawat selama
dua minggu akibat pendarahan lambung. Presiden Boris Yeltsin akan
dirawat sebuah sanatorium tidak jauh dari Moskow, selama dua pekan,
untuk memulihkan kesehatannya.


* BRAZIL LANJUTKAN PERUNDINGAN DENGAN IMF.
Brazil dan Dana Moneter Internasional IMF belum berhasil mencapai
kesepakatan mengenai bantuan ekonomi. Hari Minggu kemarin, wakil-wakil
IMF dan pemerintah Brazil berunding di balik pintu tertutup untuk
membicarakan pinjaman sebesar 40 miliar dollar. Jumlah pinjaman tersebut
sudah disepakati berdasarkan sejumlah persyaratan tahun lalu. Agenda
utama dalam perundingan hari Minggu kemarin adalah masalah nilai mata
uang Real. Dua minggu lalu, nilai tukar Real yang dulu dikaitkan dengan
dollar, tiba-tiba dilepaskan dan ditentukan oleh pasar. Sejak itu nilai
tukar Real merosot sampai 40%. Perundingan antara pemerintah Brazil
dengan IMF dilanjutkan hari Senin ini.


* PENAMPILAN LEWINSKY SEBAGAI SAKSI PERTAMA.
Di balik pintu tertutup mantan karyawan magang Gedung Putih Monica
Lewinsky hari Senin ini akan dimintai keterangannya berkaitan dengan
proses pemecatan terhadap Presiden Bill Clinton. Lewinksy akan didengar
oleh para pengusut Dewan Perwakilan dan pengacara Gedung Putih. Para
pengusut ingin memperoleh informasi yang lebih jelas, apakah Presiden
Clinton memberi kesaksian palsu di bawah sumpah dan apakah Clinton
dengan sengaja mempersulit Kementrian Kehakiman. Keterangan yang
diberikan Lewinsky akan direkam dalam video. Lewinsky merupakan saksi
pertama dari tiga orang saksi yang akan dimintai keterangannya dalam
proses pemecatan Presiden Clinton. Kedua saksi lain adalah Vernon Jordan
sahabat Clinton dan Sydney Blumenthal, seorang karyawan Gedung Putih.
Sementara itu, Presiden Clinton telah membatalkan kunjungan ke Amerika
Tengah yang menurut rencana akan dilakukan pertengahan bulan ini.
Alasannya, Clinton ingin berada di Washington pada saat Senat melakukan
pemungutan suara untuk memecatnya. Menurut rencana pemungutan suara
dilangsungkan tanggal 12 Februari. Setelah ditunda beberapa hari,
Clinton akan mengunjungi Mexico. Perjalanan ke negara-negara yang
dilanda badai topan Mitch yaitu Nicaragua, Honduras, El Salvador dan
Guatemala, ditunda sampai awal Maret.


* KALANGAN TIMOR TIMUR LEBIH MEMILIH REFERENDUM
Intro: Kalangan Timor Timur ternyata lebih setuju dengan gagasan Gus Dur
dan Amien Rais supaya diadakan referendum, ketimbang dengan Megawati
yang mendesak supaya Timor Timur jangan dilepaskan dari Negara Kesatuan
Republik Indonesia. Menurut mereka dengan pendiriannya ini Megawati
dikhawatirkan telah melanggar UUD 45. Berikut penjelasan Manuel
Carrascalao, salah seorang pemuka masyarakat Timor Timur. Penjelasan
dari Dili ini dimulai dengan tanggapan masyarakat Timor Timur tentang
keputusan pemerintah Rabu lalu:

Manuel Carrascalao [MC]: Ada orang yang terima dengan senang, karena
beri kesempatan untuk merdeka langsung. Tapi banyak yang masih ingin
Indonesia seharusnya itu sportif dan beri kesempatan kepada rakyat
pilih, karena ada orang yang mau integrasi, ada yang mau merdeka. Jadi
tidak bisa pemerintah Indonesia menentukan begitu saja. Waktu lalu dia
invasi, aneksasi, angkat Timor Timur jadi provinsi ke 27. Tiba-tiba dia
berubah lagi, usir, seperti usir anjing. Saya kira kurang tepat. Maka
ada banyak ide dari orang Timor itu, bagusnya saat ini, paling tepat,
bukan hanya begitu, tapi ABRI ditarik supaya Portugal bisa melanjutkan
dekolonisasi dan Indonesia boleh hadir mengawasi.

Radio Nederland [RN]: Tetapi di Indonesia sendiri nampaknya juga belum
ada kesepakatan Pak, ya. Karena misalnya Megawati menolak keputusan
pemerintah dengan mengatakan bahwa pemerintahan Habibie ini pemerintahan
sementara, sehingga tidak boleh mengambil keputusan yang begitu besar.
Nah ini bagaimana?

MC: Ya saya kira dalam hal itu Megawati memang betul karena Habibie itu
hanya wakil presiden, nah kita tahu wakil presiden itu ndak punya kuasa
untuk apa-apa di Indonesia. Dan dia bukan terima jabatan presiden itu
dari MPR, dia terima jabatan presiden dari Soeharto. Saya kira
sebenarnya Megawati benar. Cuma Amien Rais sudah menjanjikan, setelah
pemilihan, kalau rakyat Timor Timur mau merdeka, silakan merdeka, kalau
mau integrasi ya integrasi.

RN: Nah, itu perbedaan antara Megawati dengan Amien Rais, karena Amien
Rais mengusulkan supaya terlebih dahulu diadakan referendum. Demikian
juga Gus Dur. Nah ini bagaimana menurut anda?

MC: Saya kira sebaiknya ada referendum, supaya satu kali selesai masalah
Timor Timur. Karena kalau kita hanya menentukan dari kelompok, seperti
sistem Indonesia dengan pemimpin-pemimpin saja yang bicara, saya kira
bisa timbul lagi suatu kecurigaan bahwa itu direkayasa, seperti waktu
jaman Soeharto, semuanya direkayasa. Baiknya ada referendum supaya kita
tahu mayoritas itu mau ke mana. Kalau mayoritas mau integrasi ya kita
integrasi. Kalau mau merdeka, ya kita merdeka.

RN: Mana yang kira-kira menguntungkan bagi rakyat Timor Timur, apakah
referendum, atau seperti pendapat Megawati supaya Timor Timur jangan
dilepas?

MC: Saya kira harus referendum supaya terselesaikan, dan Indonesiapun
tidak berat dengan tuduhan bahwa dia aneksasi. Kalau ikut dengan yang
Megawati katakan itu berarti dia mendukung aneksasi. Apakah negara
Indonesia yang punya undang-undang itu demikian? Padahal kita tahu pada
pembukaan UUD 45 itu tertera bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa.
Dia terima tidak itu? Belum dirubah itu, setahu saya.

RN: Kalau referendum kan 90%, katakanlah, rakyat Timor Timur memilih
kemerdekaan. Jadi kenapa tidak langsung kemerdekaan saja, harus pakai
referendum segala macam?

MC: Ya saya kira bagusnya ada referendum, karena kita mau bilang lebih
banyak orang yang mau integrasi atau lebih banyak mau merdeka. Kita ndak
bisa memastikan sebelum ada satu pemilihan, begitu.

RN: Kabarnya sebagian besar anggaran daerah Timor Timur berasal dari
Jakarta ya Pak. Kalau nanti misalnya Jakarta meninggalkan Timor Timur,
bagaimana ini Pak? Apakah Timor Timur masih akan tetap bisa hidup?

MC: Kita permulaan pasti alami kesulitan, cuma kita tahu bahwa semua
negara itu kalau mulai itu biasa dari nol. Kita mulai dari nol, semua
harus kerja keras dan berjuang untuk hidup. Makan minum minimal ada.
Mungkin sistem Indonesia itu tidak tepat karena sistem Indonesia itu ada
pemborosan, terlalu banyak orang duduk di kantor hanya untuk makan gaji.
Nah, kita perlu lebih obyektif. Yang diperlukan pakai, yang tidak perlu
ya kita cari pekerjaan lain, misalnya kerja tanah, kerja perkebunnan,
pokoknya apa saja. Nanti, dengan waktu, kita akan mengembangkan kita
punya kekayaan alam ada, pariwisata satu kekuatan kita, dulu pada jaman
Portugis sudah banyak sekali turis yang meninjau ke Timor Timur

RN: Demikian tokoh masyarakat Timur Timur, Manuel Carrascalao


-----------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
-----------------------------------

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 1 Feb 1999 jam 16:37:50 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke