Ass wr wb, Kalah sebelum bertanding ? bukan itu maksud saya,tapi kalau kita akan mendeklarasikan DIR dgn pikiran bahwa di Ind ini 90 % penganut Islam,wah jangan2 akan kecele kita?,kenapa??,saya kira sudah menjadi rahasia umum berapa % sih dari yg 90% itu istiqomah?,Lha kalau yg amat sangat vital dan amat sangat ringan melaksanakanya aja ( maksud saya sholat 5 waktu ),udah terlalu banyak yg kedodoran,apakah kalau pakai cara2 'biasa' itu DIR bisa diterima oleh seluruh ummat Islam Ind??,karena buat orang2 yg Islamnya 'bersahaja',bukankah DIR itu akan menjadikan mereka jadi tidak 'nyaman'.Makanya saya tanyakan .....Apakah harus lewat revolusi ( damai )?,Wallahu allam . Anda bertanya dan menjawab...'Berjuang tidak bisa melalui Demokrasi',So How??? Wass wr wb SAM -----Original Message----- From: Ahmad Utomo <[EMAIL PROTECTED]> To: S. Abdurrahman. M <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; homeSupo <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; DPP PAN <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> Date: Sunday, April 11, 1999 08:22 Subject: Re: [is-lam] SEORANG PENGANUT KRISTEN BERTANYA SIAPA YANG AKAN MENJADI KHALIFAH DAN DARI PARTAI MANA?. Assalamu'alaikum Nyali tanpa nyali. Bisa atau tidak. Dahulu kala, daulah islam bukan realitas di fase awal dakwah. namun Rasul SAW tetap gigih dalam mencela kekufuran di sekelilingnya. Pada akhirnya, daulah itu pun terbentuk setelah dibarengi kesungguhan iman dan kerja keras. Jangan sampai kita kalah sebelum bertanding. Pertanyaannya, bisakah kita berjuang melalui demokrasi? tentu saja tidak. wassalam At 1:30 PM +0700 04/10/1999, S. Abdurrahman. M wrote: >Ass wr wb, >Menarik sekali 'dialog' antara sdr Ahmad dgn sdr Santi, >sebagaimana yg dikhawatirkan oleh sdr Santi bahwa ide sdr Ahmad yg brilian >dan spektakuler ini,jangan2 hanya merupakan suatu ,wacana ilmiah saja,yg >pada akhirnya hanyalah utopia. >Saya ingin sekali komentar khususnya dari sdr Ahmad,atas statementnya >"bahwa,Pemilu 1999, yad sama sekali tidak ada hubungannya dgn ide Daulah >Islam Rasulullah (DIR)",kalau demikian halnya,lalu bagaimana caranya >mensosialisasikan ide DIR itu?,kita tahu bahwa bentuk negara kita adalah >Kesatuan RI,dan sejak merdeka 'pola pemerintahannya tetap tidak ada >perubahan apapun',bahkan menurut hemat saya nanti setelah pemilu pun juga >akan sama saja,apalagi sudah menjadi rahasia umum bahwa bangsa kita ini >telah 'dibelenggu' oleh kekuatan2 barat yg notabene non muslim dan sangat >pasti tidak akan rela RI ini berubah menjadi negara DIR.Berdasarkan fakta >tsb apakah ada cara lain untuk melaksanakan DIR selain 'Revolusi',misalnya >seperti revolusinya Imam khomaini terhadap tiran dinasti pahlevi.Kalau >arahnya kira2 seperti itu pertanyaan berikutnya,Apakah bangsa kita ini sudah >cukup mempunyai 'nyali' untuk melakukan hal itu,karena salah satu syaratnya >menurut hemat saya adalah Iman dan Taqwanya kepada Al khalik (kalau mau di >sensus barangkali rakyat indonesia yg 190 juta muslim as per KTP,Insya Allah >hanya berkisar 10 % yg benar2 commited terhadap ke Islamannya,nah kalau >sinyalemen ini benar,maka bagaimana DIR itu dapat direalisasikan di >Indonesia.(mengenai kwalitas ke Imanan barangkali dapat terefleksikan dgn >kasus yg baru saja terjadi seperti di kupang dan ambon,dimana ummat Islam >dibantai dan 'kekuatan-kekuatan islam'yg ada di Indonesia sama sekali >'Mampet' alias hanya bereaksi seadanya. >Barangkali tidaklah terlalu berlebihan kekuatiran sdr Santi tsb,namun saya >melihatnya dari sudut pandang yg berbeda.Insya Allah saya telah salah >menduga AMIN. >Terimakasih >Wassallam wr wb >SAM >-----Original Message----- >From: Ahmad Sudirman <[EMAIL PROTECTED]> >To: homeSupo <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] ><[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; >[EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] ><[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] ><[EMAIL PROTECTED]>; DPP PAN <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] ><[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; >[EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] ><[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; >[EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] ><[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] ><[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] ><[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; >[EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] ><[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; >[EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] ><[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; >[EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] ><[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] ><[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; >[EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] ><[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; >[EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] ><[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] ><[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; >[EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] ><[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; >[EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] ><[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; >[EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] ><[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] ><[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; >[EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] ><[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; >[EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> >Date: Saturday, April 10, 1999 11:20 >Subject: [is-lam] SEORANG PENGANUT KRISTEN BERTANYA SIAPA YANG AKAN MENJADI >KHALIFAH DAN DARI PARTAI MANA?. > > >>http://www.dataphone.se/~ahmad >>[EMAIL PROTECTED] >> >>Stockholm, 10 April 1999 >> >>Bismillaahirrahmaanirrahiim. >>Assalamu'alaikum wr wbr. >> >>SEORANG PENGANUT KRISTEN BERTANYA SIAPA YANG AKAN MENJADI KHALIFAH DAN >>DARI PARTAI MANA?. >>Ahmad Sudirman >>Modular Ink Technology Stockholm - SWEDIA. >> >> >>Tanggapan untuk Saudari Shanti (Australia). >> >>Saudari Shanti seorang penganut Kristen yang sekarang tinggal di >>Australia dan sudah lama saya kenal melalui media cyberspace serta >>seorang yang aktif memberikan tanggapan terhadap tulisan-tulisan saya. >>Dimana tanggapan saudari Shanti yang terakhir pada tanggal 23 Maret 1999 >>adalah tanggapannya terhadap tulisan "TIDAK ADA SATUPUN PARTAI POLITIK >>DI INDONESIA YANG BERUSAHA UNTUK MEMBANGUN KEMBALI DAULAH ISLAM >>RASULULLAH" yang dipublisir pada tanggal 22 Maret 1999. >> >>Saudari Shanti menyatakan bahwa "Menyimak ide-ide anda lebih jelas lagi >>tentang negara Islam Indonesia dengan identitas sbb: (sdr Ahmad >>berpendapat bahwa) suatu usaha untuk membangun satu masyarakat muslim >>dan non muslim didalam satu kekuasaan pemerintahan Islam dimana Allah >>yang berdaulat, yang menerapkan musyawarah dan menjalankan hukum-hukum >>Allah dengan adil dalam naungan Daulah Islam Rasulullah dengan Undang >>Undang Madinah-nya, yang berdasarkan akidah Islam yang tidak mengenal >>nasionalitas, kebangsaan, kesukuan dan ras dengan tujuan untuk beribadah >>dan bertakwa kepada Allah SWT. >> >>Saya jadi teringat atas beberapa teori-teori (yang utopis) menurut >>anggapan beberapa orang. Yang pertama adalah substansi ajaran komunis, >>untuk mewujudkan masyarakat dunia yang satu dan tanpa kelas, tanpa >>nasionalitas, kebangsaan, kesukuan. Yang kedua, Fukuyama's thesis, >>tentang 'the end of history", dengan substansi yang berbeda (namun >>jiwanya sama sebangun). Mengutamakan ide demokrasi liberal sebagai akhir >>dari perjuangan bangsa di dunia, tidak ada lagi paham yang lebih hebat >>dan teruji. Kemudian anda dengan konsep daulah Islam (maaf, jika saya >>katakan substansi tak sama, namun jiwanya sama). >> >>Pertanyaan yang muncul kemudian adalah : apakah itu bukan suatu ide yang >>utopis. Saya teringat pada eropa di abad epilog renaissance. Untuk >>memerangi individulisme, banyak pemikir yang berusaha mencari jalan >>keluar untuk memecahkan masalah (seperti yang anda lakukan saat ini). >>Namun banyak pemikiran-pemikiran mereka yang hanya bagus dalam ide, >>sedang dalam pelaksanaan nya menjadi utopis. Seperti halnya menghimbau >>rakyat suatu negara untuk menghancur habiskan semua yang ada untuk >>kemudian membangun kembali dari awal. >> >>Kalau anda katakan teori anda ini dapat dilaksanakan pada zaman Nabi >>Muhammad masih hidup, dengan keteladanan Beliau, maka pertanyaan >>selanjutnya: Apakah ada pemimpin sekualitas Nabi Muhammad pada zaman ini >>? Pasti jawaban anda adalah tidak ada. Kemudian pertanyaan selanjutnya : >>Siapakah yang akan menjadi pemimpin Kekhalifahan yang baru nantinya ? >>Maaf, jika pertanyaan ini agak terlalu mendesak, sebab kualitas >>kepemimpinan sangat penting bagi berdirinya negara yang baru ini. Jika >>memang pemimpin ummat ini bisa dibentuk. Lewat partai yang manakah, >>pimpinan baru ini akan dilahirkan ? >> >>Ini perlu sekali dipikirkan, sebab seperti tulisan anda di Indonesia >>sekarang tidak ada partai politik yang membawa daulah Islam. >> >>Jika saja, ketiga pertanyaan di atas, belum dapat terjawab, maka rasanya >>diskusi kita ini hanya akan menjadi sarana akademis untuk mempelajari >>dan memperkaya khasanah pengetahuan akan sebuah negara impian yang >>sifatnya utopis. >> >>Pada kalimat anda yang saya kutip di atas, ada tulisan '... dimana Allah >>yang berdaulat', sekali lagi ... ini semacam warning bagi saya, sebab >>banyak pemimpin dunia sekarang yang mengatasnamakan rakyat sebagai >>pemegang kedaulatan, namun pada akhirnya toh kembali pada kepentingan >>pribadi. Kekuasaan selalu melahirkan penyelewengan. Sedangkan sanksi >>pelanggaran atas kedaulatan rakyat saja telah jelas, dalam pelaksanaanya >>bisa berubah, apalagi sanksi atas pelanggaran kedaulatan Allah. Apakah >>pelasanaan hukuman berdasar hukum Islam sebagai contohnya tidak mungkin >>dapat di selewengkan untuk kepentingan kelanggengan kekuasaan (mengingat >>pelaksananya tetap manusia biasa dan sanksi Allah adalah dosa). >> >>Menurut saya hanya kemauan dan ketekunan rakyat lah yang mampu >>mengalahkan segala diktatorism. Nah ... pertanyaan nya bagaimana >>sekarang membina mental Bangsa Indonesia sekarang (terutama di situasi >>sulit ini) untuk menjadi lebih islami. >>Membentuk bangsa yang benar-benar saleh .... di tengah situasi saling >>bantai antar bangsa sendiri (mungkin karena permainan dalang, mungkin >>karena faktor warna kulit, mungkin karena kecemburuan sosial, mungkin >>karena faktor agama)". >> >>Untuk saudari Shanti, saya mengucapkan terimakasih atas tanggapan dan >>pertanyaannya. >> >>Apabila konsepsi membangun kembali Daulah Islam Rasulullah adalah "suatu >>usaha untuk membangun satu masyarakat muslim dan non muslim didalam satu >>kekuasaan pemerintahan Islam dimana Allah yang berdaulat, yang >>menerapkan musyawarah dan menjalankan hukum-hukum Allah dengan adil >>dalam naungan Daulah Islam Rasulullah dengan Undang Undang Madinah-nya, >>yang berdasarkan akidah Islam yang tidak mengenal nasionalitas, >>kebangsaan, kesukuan dan ras dengan tujuan untuk beribadah dan bertakwa >>kepada Allah SWT" disamakan dengan ajaran komunis, untuk mewujudkan >>masyarakat dunia yang satu dan tanpa kelas, tanpa nasionalitas, >>kebangsaan, kesukuan atau disamakan dengan Fukuyama's thesis, tentang >>'the end of history', yang mengutamakan ide demokrasi liberal sebagai >>akhir dari perjuangan bangsa di dunia, tidak ada lagi paham yang lebih >>hebat dan teruji walaupun substansi tidak sama, tetapi jiwanya sama, >>maka menurut saudari Shanti konsepsi Daulah Islam, ajaran komunis dan >>Fukuyama's thesis, tentang 'the end of history' adalah sama. Karena >>ketiganya mengandung jiwa yang sama yaitu tidak mengenal nasionalitas, >>kebangsaan, kesukuan dan ras. >> >>Kesimpulan yang diambil oleh saudari Shanti tersebut adalah suatu >>kesimpulan yang keliru, mengapa?. Karena jiwa yang timbul dari konsepsi >>Daulah Islam adalah datang dari Allah yang didasarkan kepada akidah >>Islam yang telah dicontohkan Rasulullah, bukan tidak mengenal >>nasionalitas, kebangsaan, kesukuan dan ras, seperti yang terdapat dalam >>ajaran komunis atau Fukuyama's thesis, tentang 'the end of history'. >> >>Selanjutnya tentang kedaulatan ada ditangan Allah artinya semua >>hukum-hukum yang telah tercantum dalilnya secara jelas dalam Qur'an, >>tidak ada kekuasaan manusia untuk merubahnya. Misalnya seperti haramnya >>riba. Tetapi kalau kedaulatan ada ditangan rakyat, artinya kekuasaan >>rakyat yang mayoritas yang akan memutuskan dan menetapkan. Misalnya bisa >>saja riba yang diharamkan oleh Allah akan dihalalkan oleh manusia, >>karena bisa diputuskan melalui suara mayoritas. >> >>Begitu juga dengan penyelewengan-penyelewengan dalam pelaksanaan hukum. >>Penyeleweng-penyeleweng hukum dalam Islam, bukan hanya ia berdosa, >>tetapi akan mendapatkan timbalan hukumannya. Misalnya, hukum zina, hukum >>mencuri, hukum membunuh seorang Islam, hukum qishas. >> >>Terakhir tentang masalah siapa yang pantas menjadi Khalifah dan dari >>partai mana?. Jawabannya adalah masalah siapa yang akan diangkat menjadi >>Khalifah dan dari partai mana itu akan terlaksana apabila seluruh kaum >>muslimin dan kaum non muslim yang ada di Indonesia telah membangun >>kembali Daulah Islam Rasulullah. Artinya Daulah Islam Rasulullah telah >>berdiri, baru Khalifah dipilih. Jadi selama belum berdiri kembali Daulah >>Islam Rasulullah, Khalifah tidak bisa dipilih. >> >>Adapun kalau yang dimaksud oleh saudari Shanti adalah untuk calon >>Presiden Negara Republik Indonesia setelah pemilu 1999 nanti, itu >>terserah kepada partai-partai politik yang berhasil meraih suara >>terbanyak dan bisa masuk kedalam MPR dan DPR. Siapa yang akan dicalonkan >>menjadi Presiden dan Wakil Presiden itu tergantung dari pilihan >>partai-partai yang menang dan mempunyai suara mayoritas di MPR dan DPR. >>Pemilu 1999 ini tidak ada hubungannya dengan Daulah Islam Rasulullah >>dengan Undang Undang Madinah-nya. Karena pemilu 1999 ini adalah untuk >>Daulah Pancasila dengan UUD'45-nya. >> >>Inilah tanggapan singkat saya untuk saudari Shanti. >> >>Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada >>[EMAIL PROTECTED] agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada >>waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang >>menyinggung tentang khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan >>lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad >> >>Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita >>memohon petunjuk, amin *.* >> >>Wassalam. >> >>Ahmad Sudirman >> >>http://www.dataphone.se/~ahmad >>[EMAIL PROTECTED] >> >> >> Rushdan ------------------------------------------------------------------------ eGroups Spotlight: "Astrophysics Forum" - All about astrophysics. http://offers.egroups.com/click/243/5 eGroup home: http://www.eGroups.com/list/mimbarbebas Free Web-based e-mail groups by eGroups.com
