---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ and Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ---------------------------------------------------------- ----------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. ----------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Friday 07 May 1999 14:30 UTC ** NATO GUNAKAN SEGALA SARANA MILITER GUNA PAKSAKAN RENCANA PERDAMAIAN ** PARTAI BURUH GAGAL CAPAI MAYORITAS DALAM PARLEMEN BARU SKOTLANDIA ** DI TURKI, PARTAI FAZILET AKAN DILARANG ** 20 KORBAN TEWAS AKIBAT GEMPA HEBAT DI IRAN SELATAN ** TOPIK FOKUS AKHIR PEKAN: SIAPA SEBENARNYA YANG BERPERAN DALAM PRIBUMISASI DUNIA USAHA? * NATO GUNAKAN SEGALA SARANA MILITER GUNA PAKSAKAN RENCANA PERDAMAIAN Sekjen NATO Javier Solana berpendapat, Yugoslavia harus menerima rencana perdamaian Kosovo yang terbaru. Tidak ada masalah konsesi, dan Pakta itu akan menggunakan segala sarana militer untuk memaksakan rencana perdamaian itu. Rencana itu terutama menyangkut masalah penarikan semua pasukan Yugoslavia dari Kosovo dan penempatan pasukan perdamaian yang berada di bawah bendera PBB. Apakah NATO akan memainkan peranan utama, seperti dikehendakinya, masih menjadi topik pembahasan. Presiden Yugoslavia, Slobodan Milosevic, tetap menolak rencana tersebut. Milosevic mengatakan, akan memperhatikan permintaan Sekjen PBB, Kofi Annan, untuk memperkenankan kehadiran sebuah misi pengamat. Misi tersebut harus memantau keadaan di medan, baik di Kosovo maupun kawasan-kawasan lain di Yugoslavia. Misi pengamat juga harus melihat persiapan apa yang harus dilakukan guna memulangkan para pengungsi ke Kosovo. Lima anggota misi pengamat Saptu besok ditunggu kedatangannya di Beograd. Serangan udara NATO Kamis malam kemarin, antara lain mengenai pusat-pusat pembangkit listrik dan jalan kereta api. Media Yugoslavia melaporkan, bandara kota Nis di Serbia Selatan dan jembatan kereta api di perbatasan dengan Rumania dihujani bom. Selanjutnya juga diberitakan adanya serangan di sekitar Novi Sad. Amerika Serikat mengumumkan penambahan 176 pesawat tempur lagi guna melancarkan serangan udara. * PARTAI BURUH GAGAL CAPAI MAYORITAS DALAM PARLEMEN BARU SKOTLANDIA Dalam parlemen baru Skotlandia Partai Buruh pimpinan Perdana Menteri Tony Blair yang memerintah, menurut jajak pendapat terakhir, tidak mencapai suara mayoritas. Partai Buruh meraih 56 dari 129 kursi dalam parlemen. Partai nasionalis SNP, yang memperjuangkan kemerdekaan, memperoleh 25 wakil dalam perlemen. Diperkirakan Partai Buruh akan membentuk pemerintahan koalisi dengan kaum Liberal Demokrat. Untuk pertama kali dalam 300 tahun Skotlandia memiliki parlemennya sendiri. Di Wales, Kamis kemarin, penduduk untuk pertama kali memberikan suara untuk memilih parlemen. Hasil perhitungan suara ditunggu Jumat malam ini. Menurut jajak pendapat yang dilakukan pemancar radio dan televisi Inggris BBC, di Wales, Partai Buruh akan meraih separoh kursi parlemen. * DI TURKI, PARTAI FAZILET TURKI AKAN DILARANG Di Mahkamah Konstituante Turki, pihak kejaksaan memulai proses yang akan melarang partai muslim fundamentalis Fazilet. Menurut pengaduan yang diajukan, eksistensi partai tersebut merupakan ancaman bagi masyarakat Turki yang sekuler. Pendahulu Partai Fazilet yakni Partai Refah tahun lalu sudah dilarang dengan alasan sama. Belum lama berselang, partai tersebut mejadi topik berita, karena seorang wanita anggota parlemennya muncul dengan mengenakan jilbab. Hal semacam itu belum pernah terjadi sebelumnya. Di Turki terdapat larangan mengenakan jilbab di tempat- tempat umum. * 20 KORBAN TEWAS AKIBAT GEMPA HEBAT DI IRAN SELATAN Dipastikan 20 orang tewas akibat gempa bumi hebat yang melanda Iran Selatan. Menurut berita yang baru sampai, lebih 80 penduduk menderita luka-luka. Gempa kali ini berkekuatan 6,5 dalam skala Richter. Goncangan-goncangan susulan juga terjadi. Pusat gempa terletak beberapa puluh kilometer dari kota Shiraz. Puluhan desa di sekitar kota itu mengalami kerusakan hebat. Tentara Iran dan pekerja pertolongan dikirimkan ke kawasan bencana * ZLATKO ALEKSOVSKY DIVONIS DUA-SETENGAH TAHUN PENJARA Tribunal Yugoslavia di Den Haag menvonis seorang Kroasia Bosnia, Zlatko Aleksovsky, dengan dua setengah tahun penjara, karena peranannya dalam perang Bosnia. Aleksovsky pada waktu itu menjabat komandan penjara di Bosnia Tengah. Menurut jaksa, di tahun 1993, ia memperlakukan para tahanan muslim secara tidak manusiawi. Dua tuduhan lain yang lebih berat terhadapnya, seperti secara besar-besaran melakukan kejahatan perang, dinyatakan tidak berdasar. Aleksovsky sudah selama dua setengah tahun ditahan, karenanya ia akan segera dibebaskan. * DUANE BANDARA SCHIPHOL MENYITA 700 KILO KOKAIN. Di bandara Schiphol pihak duane berhasil menyita 700 kilo kokain. Inilah penyitaan terbesar yang pernah terjadi di bandara Amsterdam. Hasil sitaan itu bernilai 70 juta gulden. Obat bius tersebut dikemas dalam dus-dus sayuran dan buah-buhan yang beralas ganda. Pesawat yang mengangkutnya berasal dari Surinam. Kokain tersebut berhasil ditemukan oleh anjing pelacak. Menurut pihak duane, belum dilakukan penahanan- penahanan. Polisi dan duane masih belum bersedia memberikan pernyataan lebih lanjut. * KAPAL TANGKI MINYAK DI SUNGAI RIJN JERMAN MELEDAK Di sungai Rhein di kota Leverkusen, Jerman, Kamis malam kemarin, sebuah kapal tangki minyak meledak. Dua orang tewas, sedang sepuluh lainnya luka-luka, seorang di antaranya dalam keadaan gawat. Menurut pihak polisi, seorang dinyatakan hilang. Ledakan terjadi ketika kapal itu sedang diisi dengan minyak. Kebakaranpun berkobar dan api dengan cepat menjalar ke kapal-kapal yang lain. Dinas pemadam kebakaran baru bisa menguasai api setelah beberapa jam. Di tempat kejadian, sungai Rhein masih dinyatakan tertutup bagi kapal-kapal lain, karena masih tingginya konsentrasi bensin di udara. * PERTEMPURAN DI GUINEA-BISSAU MENGAKHIRI GENCATAN SENJATA RAPUH Di Guinea-Bissau pertempuran yang tiba-tiba berkobar mengakhiri gencatan senjata yang rapuh. Kamis kemarin, di ibukota Bissau untuk pertama kali sejak berbulan-bulan, dilaporkan terjadinya baku tembak antara tentara pemerintah dan kaum pemberontak. Jumat hari ini tampak kaum pemberontak dari kawasan luar kota, bergerak lebih lanjut ke istana kepresidenan Joao Bernardo Vieira, di pusat kota. Pihak-pihak yang bentrok masih menolak untuk menyerahkan senjata mereka, meskipun adanya pasukan perdamaian Afrika Barat, ECOMOG. Sejak pecahnya perang saudara di Guisea-Bissau hampir setahun lalu, sudah ada empat kali gencatan senjata yang dilanggar. * SIAPA SEBENARNYA YANG BERPERAN DALAM PRIBUMISASI DUNIA USAHA? Dalam rangka pribumisasi dunia usaha Indonesia, maka kelompok-kelompok sekitar Habibie mendesak supaya perusahaan-perusahaan Cina yang banyak menjadi debitor macet diserahkan kepada kalangan pribumi. Masalahnya adalah kalangan pribumi itu ternyata hanya orang-orang yang dekat dengan penguasa. Di sini jelas bahwa mereka ingin berjaga-jaga untuk menghadapi kemungkinan Habibie tidak terpilih lagi. Selain itu, mereka jelas memafaatkan waktu mumpung Habibie masih berkuasa. "Ini merupakan perampokan besar-besaran," kata seorang staf ahli sebuah lembaga studi Jakarta. Lebih lanjut ulasan redaksi di Hilversum: Latar belakang ditundanya pengumuman nama debitor yang kreditnya macet, menurut suatu sumber, disebabkan pemerintah masih mengharapkan itikad baik para debitor ini. Pemerintah kini melihat hanya ada dua pilihan bagi para debitor maupun bankir-bankir nakal. Menyerahkan sisa kekayaan atau bank mereka dan menjadi saksi atau menjadi terdakwa, yang berarti masuk penjara tanpa ampun. Dikabarkan kelompok Baramuli, Ketua DPA, paling ngotot agar para pengusaha Cina menyerahkan harta mereka. Kalau tidak biarlah mereka merasakan bagaimana enaknya diperkosa para narapidana kriminal di penjara, kata sumber tersebut. Tetapi benarkah Habibie akan berani melakukannya, tanya seorang pengamat? Sebelumnya, Direktur BI Subardjo Djojosumarto menegaskan kepada pers, pengumuman nama debitor yang kreditnya macet bukan jalan terbaik untuk menyelesaikan masalah kredit macet. Karena itu pihak BI tidak akan mengumumkan nama-nama debitor tersebut. Namun demikian apabila masing- masing bank merasa perlu untuk mengumumkan nama debitor tersebut, maka BI tidak akan melarangnya. Sementara itu, sumber yang sangat berkompeten di Perbanas mengatakan, keengganan pemerintah mengungkapkan nama-nama debitor tersebut berkaitan erat dengan sejumlah menteri Kabinet Reformasi. Menurut sumber itu, hampir seluruh debitor, baik di bank BUMN dan swasta adalah perusahaan milik pengusaha yang dekat dengan beberapa menteri di Kabinet Reformasi. Ketika hal itu ditanyakan kepada Direktur BI, Subardjo, maka ia menyangkalnya. Ditanya mengenai desakan IMF untuk mengumumkan nama-nama tersebut, Subardjo mengatakan kalau IMF hanya membantu saja, jadi tidak ada hubungan kalau pengumuman nama tersebut merupakan desakan IMF. Menurut Subardjo, pengumuman daftar nama tersebut hanya akan memuaskan emosi semata-mata, tetapi tidak menyelesaikan persoalan. "Saat ini BI sudah membentuk satgas penyelesaian perkreditan, tugasnya membantu mempertemukan debitor dan kreditor untuk duduk secara bersama-sama dan menyelesaikan persoalan mereka.", ujarnya. Lebih lanjut dikatakan, dengan tim tersebut diharapkan masalah kredit macet dapat dituntaskan, sehingga kredit yang selama ini masuk kategori macet biasa disebut non performing loan, bisa menjadi lancar lagi dan cadangan yang harus disediakan bank tidak terlalu besar. Dengan demikian bank bisa menyalurkan kredit baru dan roda perekonomian sektor riil bisa digerakkan. Ia mengatakan, apabila ada debitor nakal yang tak mau menyelesaikan kreditnya, maka penyelesaiannya bisa dilakukan melalui jalur hukum. "Kita lihat kasus per kasus, karena kredit macet yang terjadi saat ini bukan semata-mata kesalahan debitor tapi juga akibat persoalan makro ekonomi.", tandasnya. Mengenai kemungkinan debitor yang memiliki harta atau kekayaan, namun tidak mau menyelesaikan kredit macetnya, Subardjo mengatakan bahwa debitor yang baik ataupun yang jahat akan ketahuan. Itu bukanlah urusan BI, sebab soal pengumuman nama tidak menyelesaikan masalah, melainkan hanya mencari-cari pekerjaan. "Prioritas kita sekarang hanyalah menyelamatkan ekonomi secara keseluruhan.", tegasnya. Mengenai usulan Dirut BNI Widigdo Sukarnan agar kredit kategori V (macet) yang telah diserahkan ke BPPN dikelola sendiri oleh bank asal, Subardjo mengatakan, "Itu tidak menjadi masalah. Apabila memang mereka bisa menyelesaikan, silakan saja. Ini hanya persoalan teknis. Silakan saja berunding dengan BPPN, bagaimana baiknya. Hal terpenting disini adalah hutangnya bisa terselesaikan." ----------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ----------------------------------- ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 7 May 1999 jam 16:43:12 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
