----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
----------------------------------------------------------

-----------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

-----------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Selasa 11 Mei 1999 15:50 UTC



** PEMERINTAH INDONESIA BENTUK TIM PEMANTAU JAJAK PENDAPAT TIMOR TIMUR

** LEDAKAN BOM DI AMBON

** TIGA ORANG TEWAS DALAM PERKELAHIAN MASSAL DI BALI

** CINA TETAP BERHARAP DAPAT BERGABUNG DENGAN ORGANISASI PERDAGANGAN
DUNIA

** TOPIK GEMA WARTA: MUNDURNYA WIRANTO KUATKAN HABIBIE SEBAGAI CALON
TUNGGAL GOLKAR

** ALI ALATAS KINI JUGA CEMASKAN SOAL KEAMANAN DI TIMOR TIMUR




* PEMERINTAH INDONESIA BENTUK TIM PEMANTAU JAJAK PENDAPAT TIMOR TIMUR
Pemerintah Indonesia selasa ini membentuk sebuah tim yang beranggotakan
menteri senior kabinet yang akan ditugaskan menjamin keselamatan polisi
PBB dalam jajak pendapat di Timor Timur. Tim yang dibentuk oleh Presiden
B.J. Habibie ini diketuai oleh Menko Polkam Feisal Tanjung, dan Menteri
Kehakiman Muladi. Selanjutnya duduk dalam tim ini Menhankam Panglima TNI
Jenderal Wiranto, Kapolri Jenderal Roesmanhadi dan KaBakin Letjen
purnawirawan Z.A. Maulani. Indonesia dan Portugal minggu lalu
menandatangani kesepakatan di markas PBB di New York mengenai otonomi
Timor Timur.


* LEDAKAN BOM DI AMBON
Empat orang luka akibat sebuah ledakan bom di sebuah rumah di kecamatan
Sirimau, Ambon. Ledakan ini juga menimbulkan kepanikan penduduk dan
sejumlah toko dan kegiatan usaha segera terhenti. Menurut polisi rumah
tersebut digunakan sebagai tempat pembuatan bom yang digunakan dalam
bentrokan antara warga Muslim dan Kristen di Ambon, yang terjadi
belakangan ini. Ledakan ini terjadi menjelang upacara perdamaian antara
masyarakat Muslim dan Kristen di Ambon. Bentrokan antara kedua kelompok
masyarakat yang terjaid sejak pertengahan Januari lalu menewaskan 300
orang dan menimbulkan kerusakan parah.


* TIGA ORANG TEWAS DALAM PERKELAHIAN MASSAL DI BALI
Tiga orang tewas dalam perkelahian massal berlatar belakang politik di
kecamatan Banjar, kabupaten Buleleng, Bali Senin kemarin. Ketiga korban
diserang masa ketika sedang melakukan jaga malam. Ini adalah kekerasan
pertama yang melanda Bali setelah serangkaian kekerasan melanda berbagai
wilayah Indonesia akhir-akhir ini.


* CINA TETAP BERHARAP DAPAT BERGABUNG DENGAN ORGANISASI PERDAGANGAN
DUNIA
Cina beranggapan sengketa diplomatik dengan Amerika mengenai pemboman
terhadap kedutaan besarnya di Beograd tidak akan menjadi halangan untuk
dapat bergabung dengan WTO selekasnya. Amerika selama beberapa tahun
belakangan menentang hal tersebut namun tetap melakukan perundingan.
Seorang juru bicara departemen luar negeri Cina di Beijing mengharapkan
Presiden Bill Clinton akan tetap berpegang pada janji kepada Perdana
Menteri Cina Zhu Rongji di Washington baru-baru ini. Kedua pemimpin
waktu itu tidak mencapai kesepakatan namun berjanji akan memecahkan
masalah ini secepatnya. Pemerintah Cina juga menekankan bahwa
perundingan langsung Cina Amerika mengenai keanggotaan Cina dalam WTO
akan tetap dilanjutkan meskipun kunjungan resmi pejabat Amerika ke Cina
ditunda. Penggabungan Cina dalam WTO juga menjadi butir pembicaraan
dalam KTT dua hari di Tokyo, di mana Amerika, Kanada, Uni Eropa dan
Jepang mengadakan perundingan perdagangan. Dalam KTT ini Jepang mendesak
penggabungan Cina dalam WTO.


* CINA BERSEDIA PELAJARI USUL G8 MENGENAI PENEMPATAN PASUKAN DI KOSOVO
Pemerintah Cina bersedia mempelajari usul yang diajukan oleh G8, delapan
negara industri terpenting, mengenai penempatan pasukan damai di Kosovo,
bila NATO menghentikan pemboman terhadap Yugoslavia. Hal ini dikemukakan
oleh utusan Rusia Viktor Chernomyrdin seusai pembicaraan dengan para
pemimpin Cina di Beijing. Cina akan menjadikan usul tersebut sebagai
acuan untuk perundingan mengenai krisis di Balkan. Dalam rancangan
perdamaian tersebut kedelapan negara yang tergabung dalam G8 menuntut
Beograd untuk menarik mundur pasukannya dari Kosovo. Selanjutnya ratusan
ribu pengungsi etnis Albania harus dapat pulang kembali ke Kosovo dengan
aman di bawah perlindungan pasukan damai PBB bersenjata. Sementara itu
Cina gusar karena Amerika memblokir sebuah resolusi Cina di Dewan
Keamanan PBB. Dalam resolusi ini NATO dikutuk berkaitan dengan pemboman
terhadap kedutaan besar Cina di Beograd. Amerika dan NATO telah
mengajukan permohonan maaf atas pemboman tak disengaja ini, namun Cina
belum dapat menerima sepenuhnya permintaan maaf itu.


* MAHKAMAH AGUNG INDIA BEBASKAN 19 ORANG PELAKU PEMBUNUHAN RAJIV GANDHI
Mahkamah Agung India mencabut hukuman mati terhadap 19 narapidana yang
dipenjarakan berkaitan dengan pembunuhan terhadap Perdana Menteri India
Rajiv Gandhi pada tahun 91. Hukuman mati terhadap tiga tertuduh lainnya
dikurangi menjadi hukuman seumur hidup. Empat vonis hukuman mati lainnya
tetap dipertahankan. Ke 19 narapidana yang dibebaskan setelah naik
banding ini mendekam di penjara selama delapan tahun. Semua tertuduh
yang berasal dari India dan Sri Lanka dianggap sebagai pendukung
gerilyawan separatis Macan Tamil di Sri Lanka. Almarhum perdana menteri
India Rajiv Gandhi dibunuh ketika sedang melakukan kampanye di negara
bagian Tamil Nadu pada bulan mei tahun 91. Pada akhir tahun 80-an Rajiv
Gandhi mengirim pasukan ke Sri Lanka dalam upaya mengakhiri
pemberontakan di sana.


* PEMERINTAH BELANDA RAGUKAN WEWENANG MAHKAMAH INTERNASIONAL DEN HAAG
Pemerintah Belanda meragukan wewenang Mahkamah Internasional Den Haag
untuk melarang pemboman NATO terhadap Yugoslavia. Tiga negara anggota
NATO lainnya Belgia, Kanada dan Perancis Senin kemarin juga mengutarakan
nada serupa pada hari pertama sidang dengar pendapat protes Yugoslavia.
Dalam serangkaian prosedur terhadap 10 negara anggota NATO, Beograd
menuntut agar aksi pemboman dihentikan. Para juru bicara NATO yang telah
memberikan keterangan sampai sekarang menyatakan bahwa Yugoslavia kecil
bukan anggota PBB. Oleh karena itu Yugoslavia tidak berhak mengajukan
tuntuan pada sebuah instansi PBB seperti Mahkamah Internasional.
Selanjutnya negara negara NATO juga menampik tuduhan pembunuhan rakyat
yang diajukan oleh Yugoslavia.


* PEMIMPIN IRAN TOLAK PERMOHONAN PEMBEBASAN MANTAN GUBERNUR TEHERAN
Pemimpin Iran Ayatollah Ali Khamenei menolak permohonan pembebasan
mantan gubernur Teheran. Permohonan ini diajukan oleh mayoritas anggota
parlemen Iran. Ayatollah Ali Khamenei menjelaskan bahwa para pejabat
pemerintah juga harus tunduk kepada hukum. Mantan gubernur Teheran,
Gholamhossein Karbaschi akhir tahun lalu dijatuhi hukuman penjara dua
tahun sehubungan dengan korupsi. Selanjutnya ia dilarang memegang
jabatan pemerintahan selama kurun waktu 10 tahun mendatang. Mantan
gubernur Teheran adalah pendukung setia Presiden reformis Iran Mohamad
Khatami.


* MAHKAMAH AGUNG ISRAEL MELARANG PENUTUPAN MARKAS PLO DI YERUSALEM
Mahkamah Agung Israel untuk sementara melarang penutupan markas PLO
Orient House di Yerusalem Timur. Keputusan ini adalah reaksi mahkamah
agung Israel atas aksi sembilan warga Israel yang memprotes rencana
pengosongan kantor pusat PLO di Yerusalem Timur. Menurut mereka rencana
tersebut merupakan sebuah manuver perdana menteri Israel Benyamin
Netanyahu dalam menghadapi pemilihan umum mendatang. Mahkamah Agung
memerintahkan pemerintah Israel untuk menunda pengosongan kantor pusat
PLO, sampai setelah pemilihan hari senin mendatang.


* MUNDURNYA WIRANTO KUATKAN HABIBIE SEBAGAI CALON TUNGGAL GOLKAR
Intro: Menhankam Panglima TNI Jendral Wiranto yang sebelumnya disebut-
sebut sebagai pesaing berat Presiden B. J. Habibie dalam paket calon
presiden Partai Golkar, Selasa pagi kemarin menyatakan akan mengundurkan
diri. Artinya Wiranto tidak mau lagi dicalonkan menjadi presiden oleh
Partai Golkar. Maka kini ganjalan Habibie tinggal Sri Sultan
Hamengkubuwono X. Lebih lanjut berikut laporan koresponden Syahrir dari
Jakarta.

Kepada pers Selasa kemarin Menhankam Panglima TNI Jenderal Wiranto
menyatakan, TNI tidak akan mencampuri urusan partai. "Saya akan
mengundurkan diri dari daftar calon presiden Gokar," katanya. Dengan
pernyataan Wiranto ini, berarti selain mendapat dukungan kelompok
Ginandjar Kartasasmita, Habibie kini juga mendapat dukungan tentara di
Golkar. Maka dalam rapim Golkar yang sudah pasti akan diadakan sebelum
pemilu, Sultan tidak akan menjadi saingan Habibie yang berarti. Mungkin
Wiranto menempuh langkah ini setelah usulannya agar pemilu ditunda,
ditolak oleh Habibie.

Baik Menko Polkam Feisal Tanjung, maupun mantan Presiden Soeharto
mendukung Wiranto dalam usaha penundaan pemilu tersebut. Tapi dalam
pertemuan antara Wiranto dengan para ketua partai politik serta para
pimpinan KPU, jelaslah bahwa semua pihak setuju pemilu dilaksanakan
sesuai jadwal. Dalam pertemuan yang berlangsung Selasa kemarin, ketua
KPU Rudini meminta perhatian pimpinan parpol supaya menertibkan posko-
posko siaga parpol. Sedangkan Wiranto berjanji akan mengumumkan nama-
nama calon anggota legislatif yang akan duduk mewakili TNI di lembaga
legislatif. Ia juga menegaskan TNI tidak akan menanggapi apapun yang
akan terjadi di partai politik serta pemilu. Dalam pemilu kali ini, TNI
dari semua angkatan termasuk polisi tidak akan mencampuri urusan parpol.
Demikian Wiranto yang menambahkan bahwa komitmen itu bukan retorika
politik, tetapi benar-benar diaktualisasikan dalam seluruh kegiatan,
baik di tingkat atas maupun di tingkat bawah.

Kalau benar bahwa TNI tidak ada maksud-maksud lain di balik dukungannya
pada Habibie, maka bisa dipastikan bahwa Habibie akan menepati janjinya
untuk mengangkat Wiranto sebagai wakilnya. Padahal mantan presiden
Soeharto bulan silam sempat berpesan kepada Akbar Tandjung agar
memperjuangkan Wiranto sebagai calon tunggal Golkar. Dengan pernyataan
Wiranto kemarin berarti dwitunggal Habibie Wiranto sudah dapat
dipastikan akan langgeng selama lima tahun ke depan.

Majalah Tapol yang terbit di London baru-baru ini menunjuk pada
meningkatnya pertikaian dalam tubuh TNI. Dalam sejarah Indonesia,
pertengkaran intern militer selalu merugikan rakyat Indonesia. Massa
pasca Soeharto mengandung semua unsur yang dapat meledakkan keutuhan
TNI. Mutasi di kalangan TNI disebutnya sebagai pertanda perpecahan
serius kalangan militer. Mutasi lanjutan yang sudah direncanakan tidak
mampu dilaksanakan oleh Wiranto. KSAD Jenderal Subagyo yang dikabarkan
akan diganti hingga kini belum berhasil digeser oleh Wiranto. Demikian
pula KaBakin Letjen Purnawirawan Z.A. Maulani, meski sudah pensiun tetap
saja tidak bisa diganti oleh Wiranto. Maulani adalah besan Fanny
Habibie, adik Rudy Habibie yang diberitakan tambah hari tambah kuat
posisinya. Sedangkan Subagyo pernah memimpin Kopassus, pasukan elit
berkekuatan 6000 orang yang kini belum pernah digunakan Wiranto meski
telah terjadi pelbagai aksi kerusuhan.

Sekarang, Subagyo yang pernah dekat dengan Prabowo Subianto mau-tak-mau
harus dirangkul oleh Habibie dan Wiranto. Maka posisi Subagyo dari hari
ke hari bertambah kuat. Tetapi beranikah Wiranto-Habibie menempatkan
Subagyo HS sebagai Panglima TNI? Bagaimanapun juga kalau kelak Wiranto
sampai pada kursi wakil presiden, maka ia perlu mengangkat seorang
panglima TNI yang bisa dipercaya olehnya dan Habibie. Kalau bukan
Subagyo siapakah calon panglima TNI mendatang?

Habibie nampaknya sudah yakin akan terpilih sebagai presiden dengan
dukungan Wiranto dan TNI. Tetapi pemilu baru akan berlangsung 26 hari
lagi. Dalam 26 hari itu masih banyak yang bisa terjadi. Menurut pengamat
politik Prof. Dr. Arief Budiman, minggu pertama Juni pasti akan terjadi
kekacauan besar di Jakarta, karena para provokator yang selama ini
bergerak di daerah akan melakukan aksi habis-habisan di Jakarta, saat-
saat menjelang pemilu. Di sini, kesetiaan Wiranto akan diuji.


* ALI  ALATAS KINI JUGA CEMASKAN SOAL KEAMANAN DI TIMOR TIMUR
Soal keamanan Timor Timur makin menentukan citra dan kredibilitas
Indonesia yang tengah ditempa krisis ekonomi. Dari Dili hari ini
dilaporkan bahwa ribuan warga telah meninggalkan wilayah tesrebut karena
aksi para pendukung pro integrasi. Penduduk melaporkan, enam orang tewas
Ahad lalu dan tiga orang lain tewas Senin kemarin. Para saksi mata
termasuk wartawan melaporkan bahwa tentara dan polisi tidak melakukan
apa-apa di tempat kekerasan berlangsung. Menteri Luar Negeri Indonesia
Ali Alatas pun ikut memperkuat suara dunia dan mencemaskan situasi di
Timor Timur. Uni Eropa dalam pernyataan Senin kemarin juga menekankan
perlunya menjaga keamanan di bekas jajahan Portugal yang bakal
menentukan nasibnya sendiri Agutus nanti. Asosiasi negara negara Eropa
itu juga menyerukan agar pemimpin Timor Timur Xanana Gusmao segera
dibebaskan. Laporan redaksi di Hilversum .

Jatuhnya korban tewas dalam bentrokan yang pertama kali sejak
ditandatanganinya Persetujuan New York, antara kelompok pro-kemerdekaan
dan milisi pro-integrasi bersenjata di Dili kemarin dan hari ini, memacu
keprihatinan dunia tentang Timor Timur. Apalagi, Eugino Fatima
sebenarnya menemui ajal bukan karena ikut aksi, melainkan karena dia
membantu beberapa wartawan Jepang yang diancam oleh milisi pro-Jakarta.
Pada saat yang sama, sejumlah wartawan Kanada dan Australia juga
ditodong pistol anggota milisi, dan kemudian diselamatkan polisi.

Kejadian tsb tentu saja merepotkan pemerintah Indonesia yang baru
beberapa hari lalu terikat perjanjian yang mempercayakan tanggung-jawab
keamanan di Timor Timur kepada Jakarta. Lagi pula, menurut memorandum
yang ditulis secara pribadi oleh Sekjen PBB kepada Menlu Alatas dan
akhirnya disetujui oleh Indonesia dan Portugal, Kofi Annan meminta
Indonesia menjamin segi-segi keamanan, termasuk keamanan berkampanye dan
keamanan bagi para wartawan yang meliput Timor Timur. Maka tidaklah
mengherankan kalau para diplomat Indonesia sekarang ikut paduan suara
para pengkritik internasional, lalu mengimbau aparat keamanan agar
menjaga situasi Timor Timur.

Kejadian di TimTim merupakan "tonggak ujian" yang akan "menguji apakah
kepercayaan yang diberikan kepada kami untuk menjaga perdamaian,
keamanan dan ketertiban itu benar benar beralasan", ujar Menlu Alatas,
seusai bertemu Presiden B.J. Habibie. Pernyataan diplomat-puncak RI ini,
merupakan kritik halus yang dialamatkan kepada aparat keamanan di Timor
Timur. Januari lalu, seluruh dunia, termasuk Menlu Alatas, dikejutkan
oleh usulan Habibie tentang dua opsi. Awal Februari, Habibie kembali
mengejutkan mereka dengan mengumumkan bahwa soal TimTim harus selesai
sebelum tahun 2000. Walhasil, Alatas buru-buru berputar haluan, dan, di
muka korps diplomatik di Jakarta, Menlu RI itu kabarnya sempat berseru
"You want East Timor? You take it! It's all yours!". Anda pingin Tim-
Tim, silahkan ambil!, katanya bernada agak kesal seolah-olah upaya
diplomasinya selama sepuluh tahun tiba tiba harus dibuang dan sia sia
saja.

Tetapi, dua bulan kemudian, awal April, tampaknya para menteri dan
jendral yang konservatif di dalam kabinet membalas dengan menuntut
perubahan dalam paket otonomi. Sekarang, dengan Persetujuan New York 5
Mei, Indonesia telah dipatok secara internasional. Dengan kepercayaan
PBB yang dilimpahkan kepada Indonesia untuk menjaga tegak hukum dan
keamanan di Timor Timur, Jakarta boleh mencatat suatu kemenangan
diplomatik. Dengan demikian ada kesan bahwa PBB yang secara de jure
tidak mengakui aneksasi Tim-Tim sebagai bagian sah RI, toh akhirnya
mengakui otoritas aparat Indonesia di TimTim. Tetapi, dengan memorandum
Kofi Annan yang masih dirahasiakan tadi, Alatas juga dipatok komitmen,
dan ulah aparat keamanan di TimTim yang berada di bawah Menhankam
Jendral Wiranto, menjadi taruhan bangsa Indonesia di mata dunia. Oleh
karena itu, Alatas harus membantu upaya Wiranto menertibkan unsur unsur
TNI di Timor. Jadi, New York telah mempersatukan Alatas dan Wiranto
dengan Habibie. Maka Penasehat Habibie, Dr. Dewi Fortuna Anwar, sekarang
pun seirama dengan Alatas. Bahkan, kepada Radio Nederland, Dewi
menegaskan keyakinannya bahwa TNI maupun MPR yang baru nanti pasti akan
mampu memenuhi komitmen internasional Indonesia di Timor Timur.

Tetapi Indonesia masih punya satu kartu: yaitu Xanana Gusmao. Menlu
Alatas seusai bertemu Presiden Habibie mengulangi pendirian Jakarta
bahwa pemimpin Timor itu baru akan dibebaskan dalam rangka "settlement",
artinya, jika solusi Timor Timur telah tercapai. Yang dimaksud dengan
"settlement", rupanya adalah penyelesaian mengenai status akhir wilayah
bekas jajahan Portugal itu. Kalau begitu, ini berarti Xanana Gusmao baru
akan dibebaskan kira-kira akhir September, jadi, jauh setelah jajak
pendapat. Sebab, baru awal September, MPR hasil pemilu 7 Juni mendatang
dapat mengambil keputusan tentang TimTim berdasarkan hasil jajak
pendapat 8 Agustus.

Apapun hasil jajak pendapat itu, entah menjadi daerah otonom RI, atau
daerah yang lepas dari RI dan merdeka, Sekjen PBB harus bertemu lagi
dengan Indonesia dan Portugal untuk melaporkan kepada Dewan Keamanan PBB
dalam rangka memulai prosedur mengesahkan status baru Timor Timur.
Singkatnya, kalau mengikuti jalan pikiran Jakarta, maka nasib Xanana
Gusmao baru akan jelas jika status baru negeri Timor Loro Sae telah
diteken dalam perundingan tripartit yang terakhir, mungkin, pada bulan
September atau Oktober. Jadi, dalam referendum nanti, Xanana hanya boleh
nyoblos di rumah tahanannya di Jakarta, tetapi tidak boleh berkampanye
di negerinya sendiri untuk menentukan masa depan negerinya.

Wakil Xanana di luar negeri, Jose Ramos-Horta berkomentar, ini sih sama
saja dengan menghapus apartheid tanpa membebaskan Nelson Mandela, dengan
kata lain, sesuatu yang mustahil. Akan tetapi masih ada peluang untuk
menyelamatkan Timor Timur dan Xanana Gusmao yang disebut sebagai
"Mandela-nya Asia"itu. Yaitu apabila Sekjen PBB memutuskan membatalkan
rencana jajak pendapat karena situasi keamanan dinilainya tidak
mengijinkan. Maka situasi ini bakal runyam bagi kredibilitas dan nasib
ekonomi Indonesia. Jika momentum yang tidak diinginkan itu terjadi, maka
dunia pasti akan menggenjot desakan lebih kuat, agar Jakarta membuka
pintu bagi pasukan penegak perdamaian PBB, agar Dewan Keamanan
menyetujui peace keeping force, agar milisi milisi harus dilucuti, dan
agar diadakan gencatan senjata resmi antara TNI dan Gerilya Falintil.
Dalam situasi seperti itu, tekanan dunia juga akan menjepit Jakarta agar
segera membebaskan Xanana Gusmao.


-----------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
-----------------------------------

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 12 May 1999 jam 02:40:21 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke