----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
----------------------------------------------------------

Jangan pernah merasa menjadi orang paling adil.
Karena keadilan itu memang nonsense, abstrak dan
bendanya tidak pernah kelihatan.

Kata sifat " adil " kalau anda pernah mau memikiri
itu adalah berbeda dengan kata sifat seperti cantik,
tinggi,tampan,boros,atau pelit. Untuk mengukur kecantikan
yang katanya relatif itukan mudah.Misalnya cetusan " Keanu Reves
itu ganteng, Sudomo  itu ancur " pasti akan  disetujui jutaan
orang. Atau " Sophia Latjuba itu sexy, dan Whopy Goldberg itu
jauh dari sexy " ini juga pasti di iyakan banyak orang.

Bagaimana dengan adil ? Pertama kita tidak tahu pasti adil berwujud.
oke katakanlah anda ini seorang pengembara yang mencari keadilan.
Anda datang ke court menyaksikan jalannya sidang. Terdakwa dan
pendakwa duduk bersebrangan.Masing masing saling melemparkan
argumen, masing-masing punya lawyer yg atas nama keadilan saling
merasa mewakili kebenaran. Sementara Tuhan berjubah yg bersenjata
palu berusaha untuk menjadi adil dalam menjalankan sidang.

Di akhir perang argumen itu, sang Tuhan akhirnya mengetokkan palu.
Duk..duk duk..atas nama pengadilan tinggi republik Indonani tertuduh
dinyatakan bebas dari semua dakwaan...

Satu orang koruptor,mega bajingan,maling kolosal telah bebas..
Adakah keadilan disana? so? bagi sang korup jelas keputusan
pengadilan ini jelas adil, Yang tidak adilnya dimana? jangan tanya saya..
karena adil atau tidak adilkan sudah saya bilang nonsense..

Mengapa begitu ? Tanya anda..
Begini kawan., hidup manusia itu memang berkasta kasta.
Dalam aneka ragam mahluk penghuni ini atlas, ada mahluk
berkasta elit ada kasta rebah. Di hukum rimba misalnya
ada sebuah pola kasta  telah terbentuk dari binatang buruan
sampai binatang pemangsa. Seperti para hewan di animal
kingdom yang tidak pernah bertanya " Kok yang jadi king
di rimba ini selalu si Lion? " Kita manusia juga tidak perlu
menanyakan esensi adil, seperti " Kok Hamengkubowono
X yang dongo bisa jadi raja ?" " Atau kok Baramuli yang
mukenye kaya kue wajid yang kecebur got bisa jadi ketua
DPA? " karena pertanyaan demikian adalah pertanyaan
sia sia. Adil apa tidak bukanlah urusan kita.

Makanya saya sih pesimis saja dengan yang namanya
pengadilan di Indonesia. Atau sila " Keadilan Sosial
Bagi Seluruh Rakyat Indonesia " di Panca Sila.
Thats a big bull...!

Tidak perlu menampik, kasta memang ada diantara kita.
Bahkan kasta inilah yang mempengaruhi segala galanya
dalam interaksi kita menjalani kehidupan.

Dalam bermasyarakat , kita membagi orang dengan
urutan kasta sebagai berikut:

1.Konglomerat,Taipan,Milyarder
2.Jutawan,bisnis owner
3.Kelas menengah profesional.
4.Kelas bawah,karyawan kere
5.Kuli dan para babu.

Dalam bergaul kita melihat manusia :
1. Berduit melimpah
2. Berduit banyak
3. Pura pura berduit banyak
4. Ngebon paling banyak.

Dalam urusan hutang manusia terbagi:
1. Titanium Card ( ngutang unlimited )
2. Platinum Card ( ngutang sampai sariawan )
3. Gold Card ( sanggup beli mobil, nggak sanggup ganti ban )
4.  NO Card ( Bank nggak percaya sama ini orang )

Dalam urusan sex manusia terbagi:
1. Cantik dan tampan.
2. Agak cantik dan lumayan.
3. Sedeng sedeng.
4. Jelek
5. Ancur.
6. Plastic Surgery needed ( hallo Bokir ? Hai Habibie )

Dalam mengukur intelektual manusia terbagi:
1.Prof Dr Ing Kosasih Sukojilat Pepe SH ( botak dan berkacamata tebal )
2.Drs Mulyadi gilarupiah  ( Dosen Universitas Bukit Barisan atau UNBUBAR )
3.Katamso ( karyawan pabrik mebel drop out IAIN )
4 Mukadir bolamu papat ( office boy, lulus smp Tuyulali )
5.Mang Jono ( ora iso boco )

Dalam Hukum manudia di Indonesia terbagi dalam 2 garis
besar:

Manusia kebal hukum adalah :
1. Semua orang Makasar.
2. Semua Orang Jawa yg dekat kekuasaan.
3. Semua perwira ABRI
4.Semua Konglomerat dan yang punya duit.

Manusia yang harus dihukum:

1.Semua orang miskin.
2.Semua yang menentang kekuasaan
3.Mahasiswa atau siapapun yang mempergunakan otak.
4.ABRI dan Polisi yang pangkatnya cekak.
5.Jawa miskin yang demokrat anti feodalisme
6.Semua orang Timur Timur yg mau merdeka.
7.Semua orang Irian yang sadar bahwa mereka kaya.
8.Semua orang Aceh yang tidak mau berbahasa Indonesia.
9.Semua orang Riau yang ingin kaya.

Kasta ini menular pada budaya pop seperti cerita di majalah
Anita Cemerlang yang " Bram mengentikan mobil mazda 626 biru
metaliknya di pintu gerbang SMA 6 Bulungan, sementara Ratih
dan Sandra beserta Ojie sedang duduk menyiapkan suprise
party atas kepulangan Tammy dari Australia."

Nama nama papan atas itu menutupi nama nama tradisional
seperti Kusmiati, Yuyun, Mardinah,Tuti, Gatot, Khaidir

Dibawahnya terdapat nama nama yang sangat suburban.
Oneng, Sutinem, Komar, Kodir,Waliyem, Sukiyem
dan semua yang berkahiran em atau tun.

Dalam gelar gelar feodalisme terdapat:

1.Hamengemanglu  Bodo pangkat X
2.Pakupanu IX
3.Sisinga Rajasinga VIII
4.Sutan Sukakutang.
5.Raden Mukadi BH

Dalam Religi terdapat:

1. Habib, Ayatulah ( keturunan nabi ) Uskup, ikan Paus.
2. Kyai, Utadzah,Romo, Pendeta ( tukang kumpul duit )
3. Santri ( yang di duitin / calon pengumpul duit )
4. Umaah atau umat ( yang mesti di takut takuti agar duitnya keluar )
5. Sekularis ( kurang beriman, tapi pelit dan cerdas )
6. Atheis,agnostik,paganis ( lets  worship humanism..)

bahkan langit dan surga  juga berkasta kasta:

Langit pertama, bagi pemilik modal lemah sedikit  beriman.
Langit kedua,punya saham dan banyak derma
Langit ketiga, rajin menyebut nama Tuhan dan takut dosa.
Langit keempat, Koruptor yang puluhan kali naik haji.
Langit kelima. Pemimpin yang bijaksana and the gang.
Langit ketujuh, Nabi nabi beserta kroni plus nepot
Langit ketujuh, Dont park here.restricted area, Invitation required )
( Just for Allah and rasul rasulnya )

Jadi kawan,
Hidup ini memang berkelas kelas.
Kalau anda terlahir menjadi kelas kambing, jangan
bermimpi untuk menjadi macan. Cukup jadi kepala
rombongan kambing. Kalau terlahir sebagai macan
sering sering meraunglah agar anda nampak disegani orang.

Memang rasanya enak menjadi golongan kasta atas.
Seperti cantik,/tampan ,kaya,ternama,bergelar profesor
suku bugis keturunan habib Arab. tukang derma,bernama
Tasha atau  Tommy ada darah biru dan
mati masuk sorga lantai 5 keatas.

Tapi menjadi orang kelas menengah juga lumayan,
Asal jangan kelas gemplakan yg bernama Ucup,profesi pemulung
nggak tamat sd ,lahir dari keluarga tukang puntung,pelit,kafir,
miskin,jelek,hina,banyak utang, mati masuk kerak neraka..

Kalau memang terlahir begini,
Mendingan kita mati sekarang aja.

Sebab dalam hidup ,yang beginian biasanya dinilai
orang sebagai bukan manusia.Hidup nyusahin,
Mati bikin susah...



Hasan Basri

[EMAIL PROTECTED]

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 12 May 1999 jam 02:41:56 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke