---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://click.indo-news.com/cgi-indo-news/ads1 ++ Pemilu Online: http://www.indo-news.com/pemilu/ ++ ---------------------------------------------------------- Dari si Faqir,menyampaikan Seruan dari Partai Keadilan kepada para anggota dan simpatisannya sehubungan dengan Pemilu tanggal 7 Juni 1999 yang akan datang SERUAN UNTUK KADER DAN SIMPATISAN DALAM RANGKA MENGHADAPI PEMILU 7 JUNI 1999 "Hai orang-orang yang beriman, ruku'lah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Rabb-mu dan berbuatlah kebajikan supaya kamu mendapat kemenangan" QS Al Hajj [22]: 77 Perkembangan akhir-akhir ini, khususnya fenomena konflik berdarah antar pendukung partai peserta Pemilu 1999, telah sangat meresahkan dan melukai hati setiap hamba beriman. Mengapa sampai sejauh ini rapuhnya kesadaran ukhuwah dan sensitifitas kehormatan harta dan nyawa sesama manusia, terlebih sesama muslim. PARTAI KEADILAN sebagai partai da'wah yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan persaudaraan, tidak menginginkan para kader dan simpatisannya terlibat dalam praktek-praktek kotor dalam meraih kemenangan Pemilu dan popularitas partai. Karenanya diserukan kepada setiap kader dan simpatisan untuk senantiasa merenungi kembali Visi perjuangan PARTAI KEADILAN : 1. Menjadi unsur perekat dan pengarah kesatuan ummat dan bangsa Karenanya setiap kader dan simpatisan harus salalu mengendalikan diri serta menjaga perasaan ummat dan bangsa dari segala yang akan menimbulkan sakit hati, dendam, kedengkian dan permusuhan Karenanya setiap kader dan simpatisan berkewajiban meningkatkan harmoni antar elemen ummat dan bangsa Karenanya setiap kader dan simpatisan harus menghindari fitnah, adu domba, provokasi dan terlebih-lebih serangankepada pihak-pihak yang berbeda semata-mata karena perbedaan, bukan karena pembelaan diri atau kehormatan Firman Allah: Hai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu menjadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap suatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada taqwa. Dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah maha mengetahui apa yang kamu kerjakan. Al Maidah [5]: 8 2. Menjadi wadah pendidikan politik bagi ummat Islam khususnya dan bangsa Indonesia umumnya sekaligus tangga menuju kepemimpinan nasional Karenanya setiap kader dan simpatisan harus berupaya seoptimal mungkin dengan kata dan fakta, untuk menjadi teladan dalam kebersihan politik dan berpolitik bersih, jauh dari praktek tidak terhormat, seperti intimidasi, penipuan, janji palsu, penggunaan fasilitas umum dan negara untuk kepentingan partai sendiri 3. Menjadi pelopor pengembangan kultur pelayanan dalam tradisi politik Indonesia : Karenanya setiap kader dan simpatisan harus selalu siap kapanpun ummat dan bangsa memerlukan kehadiran mereka, tanpa mengharapkan imbalan atas amal kebajikan yang dilakukannya Karenanya mereka harus selalu siap berkorban harta, tenaga, waktu dan apa saja yang diamanahkan oleh ALLAH untuk kejayaan da'wah dan perjuangan ini Karenanya mereka harus siap melayani dengan atau tanpa kemenangan Pemilu, karena kemenangan hakiki terjadi apabila nilai-nilai keadilan ditegakkan di muka bumi, siapapun pemenangnya. Niat ikhlas ini akan menjadi ciri utama yang dalam keadaan terdesak bagaimanapun tak kan hilang, seperti ucapan spontanitas kader puteri PARTAI KEADILAN yang oleh tiga orang beratribut partai lain diancam: "Jika partai kami menang, maka kalianlah yang pertama kali kami bantai", spontan mereka jawab dengan: "Jika partai kami (PARTAI KEADILAN) menang, Andalah yang pertama kami santuni" 4. Menjadi dinamisator pembelajaran bagi bangsa Indonesia Karenanya setiap kader dan simpatisan harus bergiat mencerdaskan ummat dan bangsa dengan penyuluhan dan pencerahan akan tanggungjawab dan hak mereka. Kezaliman tak akan mendapat tempat karena setiap warga menyadari akan tanggungjawab dan hak-haknya 5. Menjadi akselerator bagi wujudnya masyarakat madani di Indonesia Karenanya setiap kader dan simpatisan selalu menyadari akan kewajiban memelihara keseimbangan dan keadilan madani: La ifrath wa la tafrith: tidak ekstrem keras tidak pula ekstrem lemah. Menghindari perilaku arogan, sombong, beringas sebagai manifestasi ifrath serta plin-plan, penjilat dan dayyuts (merelakan ma'shiat di depan mata) sebagai menifestasi tafrith. Hanya ALLAH sebaik-baik pelindung dalam krisis besar dan perpecahan yang menyesakkan hati ini. Dosa dan ma'siat adalah jalan terdekat menuju murka dan kebencian ALLAH sedangkan taubat dan taat adalah jalan pasti menuju ridla dan ampunan-Nya : Firman Allah: Mengapa saat datang kepada mereka siksaan Kami, mereka tidak tunduk merendahkan diri, bahkan hati mereka telah menjadi keras dan syaithan menampakkan baik perbuatan yang mereka lakukan. Maka saat mereka lupa akan peringatan yang diserukan, Kami bukakan untuk mereka pintu-pintu segala kesenangan. Sehingga ketika mereka telah bergembira dengan apa yang diberikan, Kami siksa mereka dengan tiba-tiba, lalu merekapun berputus asa QS Al An'am [4]: 43-44 Sejalan dengan peringatan Al Qur-an tersebut, maka kepada para kader, anggota dan simpatisan PARTAI KEADILAN diserukan untuk meningkatkan integritas dan kualitas diri dengan : 1. Bertaubat dari segala bentuk dosa dan maksiat Dosa dan maksiat terhadap Allah, karena melalaikan perintah-Nya dan melanggar larangan-Nya. Bertaubat dari su-ul mu'amalah (perilaku buruk) kepada ALLAH; kurang ikhlas dalam beramal, kurang kesungguhan dalam memerjuangkan ajaran-Nya, kurang yakin akan janji-Nya, kurang loyal kepada-Nya, kepada Rasul-Nya dan kepada sesama kaum beriman. Dosa dan kezaliman terhadap sesama makhluk: manusia, hewan atau alam semesta. Hindari upaya kotor dan curang dalam pemenangan Pemilu seperti intimidasi, janji palsu, fitnah, adu domba, money politic, pelecehan, penghinaan, provokasi terhadap partai lain dan para pengikutnya. Perbaiki hubungan sesama manusia dengan saling memberi dan meminta maaf, mengembalikan barang mereka yang terlanjur dicurangi, dicuri atau dikorupsi Meningkatkan hubungan kasih sayang dengan saling membela, menopang, menasehati dan saling mengingatkan atas kesilafan yang terjadi 2. Meningkatkan aspek hablum minallah dalam bentuk taqarrub dan quwatus shilah billah (pendekatan diri dan kekuatan hubungan kepada Allah) : Shalat berjamaah di awal waktu dan masjid pada awal waktu Tahajjud dan doa malam, khususnya istighfar di waktu sahar (menjelang fajar) Firman Allah: (Yaitu) orang-orang yang sabar, jujur, taat, berinfaq dan beristighfar di waktu sahar Sedikit sekali mereka tidur di waktu malam Dan saat sahar mereka selalu beristighfar Tilawah dan renungan Al Qur-an Memperbanyak doa dan dzikir Firman Allah: Katakanlah : Tuhanku takkan mempedulikanmu kalau bukan karena doamu. Sungguh kalian telah mendustai (Nya) dan itu akan menjadi siksaan yang senantiasa Melaksanakan puasa sunnah, terutama di hari-hari yang sudah ditentukan, seperti Senin, Kamis atau hari-hari purnama (13-14-15) setiap bulan. 3. Meningkatkan aspek hablum minannas dalam bentuk Mengikatkan dirinya dengan infrastruktur terdepan Partai Keadilan (DPC dan DPRa) sebagai perpanjangan tangan DPP Partai Keadilan. Kemudian berupaya terlibat aktif dalam setiap kegiatan yang dilakukan, khususnya program-program pemenangan pemilu. Silaturrahim dan ihsan kepada sesama manusia, terlebih-lebih para kerabat dan mutlak kepada kedua orang tua Meningkatkan pelayanan dan pembelaan, khususnya bagi mereka yang teraniaya dan tertimpa musibah 4. Menyadari bahwa sunnatud da'wah senantiasa berlaku dalam perjalanan perjuangan partai da'wah ini. Pada awal jahriyatud da'wah, Rasulullah dan para shahabatnya mendapat berbagai macam ujian dan tantangan. Bahkan telah mengukuhkan seorang muslimah ?Sumayyah, ra? sebagai syahidah da'wah pertama. Sikap terbaik menghadapi semua itu, adalah bersabar terhadap musibah apapun yang menimpa kita, syukur atas ni'mat yang ALLAH berikan dan memandang masyarakat sekitar, termasuk yang mengambil posisi berseberangan dengan kita sebagai ummatud da'wah (mad'u). 5. Memandang setiap orang siapapun dia dari sisi kebaikannya. Sentuhan hati da'i yang bersifat fithri akan menghasilkan banyak kebaikan bagi da'wah dan partai ini, justeru dari orang-orang yang mungkin dipandang tidak berarti oleh masyarakat awam. Salah satu kaidah dalam da'wah adalah "orang yang terbaik pada masa jahiliyah, ia bisa menjadi terbaik pada masa Islam apabila dia bijak". 6. Menunaikan kewajiban harta, seperti zakat, sedekah dan infaq. Pilar kekuatan da'wah dan perjuangan partai yang lain adalah quwwatul maal atau kekuatan harta. Selama ini da'wah Islam menyandarkan dirinya pada dua hal, yaitu kekayaan ALLAH, kemudian ruhul badzal wa't tadhiyah (semangat memberi/menopang dan berkorban). Penghimpunan dana perjuangan partai dari berbagai sumber lain mutlak diperlukan, tetapi setelah mendahulukan kedua hal tadi. Demikianlah seruan ini, untuk kemudian disebarluaskan kepada seluruh kader dan simpatisan Partai Keadilan di manapun berada. Jakarta, 27 Muharram 1420 H./ 13 Mei 1999 M. Departemen Kaderisasi DPP Partai Keadilan H. Rahmat Abdullah Ketua ---------------------------------------------------------------- The information transmitted is intended only for the person or entity to which it is addressed and may contain confidential and/or privileged material. Any review, retransmission, dissemination or other use of, or taking of any action in reliance upon, this information by persons or entities other than the intended recipient is prohibited. If you received this in error, please contact the sender and delete the material from any computer. ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 24 May 1999 jam 15:59:37 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
