---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ++ Pemilu Online: http://www.indo-news.com/pemilu/ ++ ---------------------------------------------------------- TEKAD, 21-27 Juni 1999 Modernis atau Fundamentalis Yusril tidak Tepat Definisi Islam fundamentalis dan modernis yang dibuat Prof. Yusril Ihza Mahendra, 'TEKAD' No 33, perlu dicermati. Islam modernis cenderung dinilai lebih baik daripada Islam fundamentalis. Berdasarkan penilaian ini, Islam terpukul dan terlemahkan kembali. Dari definisi Yusril, dua hal perlu dicermati: Pertama, Islam modernis yang menyikapi doktrin keagamaan dari Al-Quran dan hadis lebih elastis dan fleksibel, sehingga hal-hal yang terkait dengan modernisme dapat diterima. Kedua, Islam fundamentalis yang menyikapi doktrin agama secara kaku, formalistik dan tekstual. Islam merupakan agama universal. Ia memiliki karakteristik tertentu, sehingga tidak sangat elastis dan fleksibel, maupun kaku, formalistik, dan tekstual. Islam sistem yang mampu meletakkan konsistensi pada kedudukan masing-masing, lihat Dr. Yusuf Qardhawi, 'Karakteristik Islam Kajian Analitik'. Yusril memberi contoh keketatan yang melambangkan kekakuan kalangan fundamentalis berupa menutup aurat dan berpolitik. Mengenai penutupan aurat, perintah Allah sangat jelas, QS 24:30- 31 dan 33:59. Jadi penutupan aurat merupakan konsistensi pengamalan ayat tersebut, bukan pengketatan, sikap kaku, formalistik, ataupun tekstual. Tentang politik, dapat ditunjuk dalam Al-Quran dan hadis. Jika tidak, masih ada ijtihad ulama. Melandaskan semua tindakan terhadap Al-Quran dan hadis bukan kekakuan, melainkan konsistensi umat Islam. Abdul Hakim Jl. Bunga Rampai V/4/91 Rt.017/09 Klender, Jakarta 13460 ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 24 Jun 1999 jam 12:12:57 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
