----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
++ Pemilu Online: http://www.indo-news.com/pemilu/ ++
----------------------------------------------------------

Springfield, Summer of 99


Jangan berpaling dariku Edizal, ya..kau yang di Jepang sana.
Sebagai sesama perantauan aku merasa begitu dekat denganmu.
Otak Minangmu mirip denganku, cara berpikirmu juga mirip denganku.
Bahkan warna kulit binimu-pun sama dengan biniku.

Perjalanan kita juga hampir mirip, bedanya jika kamu cerdas aku cuma
setengah cerdas, jika kamu pernah menulis beberapa buku, aku sama
sekali tidak pernah menulis buku, dan setiap kali kamu menulis di ini milis,
tulisanmu membuatku iri, tidak pernah aku dapatkan kesalahan tata bahasa
dan kesalahan ketik, tulisanmu sempurna mirip Tuhan. Shit..you are a lucky
shit..selain tulisanmu juga menarik, gayamu mampu menenggelamkan semua
style menulis wayang orang di ini milis.

Damn You Edizal, Dibandingkan kamu penulis puisi " Panca Sila " karangan
pelarian PKI yang sekarang menetap di Perancis bukan lagi apa apa.
Umur memang bukan persoalan kawan, pembangkang tua yang membuat
cerita berseri tentang " Restaurant" menjadi teramat mentah. Tulisanmu
sederhana tapi kaya wawasan.Tulisanmu adalah narasi penuh daya pikat,
Damn you Edizal, kamu membuatku bangga sebagai orang minang, walaupun
etnis ini terkenal pelit. Dan walaupun kamu pernah mencoba menyanggah
tulisanku tentang kepelitan minang, toh kamu sendiri memang pelit , paling
kurang bukan masalah uang, kamu pelit menulis di milis, tahu?

Islam kita kritik bersama, Padang kita caci maki bersama, dan para Marsose
di pemerintahan sana juga kita libas dalam kata kata bersama. Dam you
Edizal, jangan jangan engkau adalah kembaranku. Sebab mirip denganmu
aku juga jadi ogah naik haji ke Mekah sana, aku juga ingin menusuk Suharto
di pemilu kemaren itu.

Sudah beberapa hari ini aku lagi malas menulis Edi, tiba tiba aku merasa
begitu kering, barangkali lantaran mobilku ngadat lagi, padahal bengkak
dipantat sudah lama lewat. Ah kau masih memanggilku si pantat bisul juga?
kanciang waang , Baa ko, urang satua kampuang masieh di ledek juo?
ha ha.. maaf maaf, bahasa minangku sudah lama pupus..

Hoi Edi, mari kita rayakan sekularisme bersama sama, karena cuma orang
orang bloon yang masih sok ber sok sok agamais dan mempestakan budaya
Arab, selain sifat sifat idiotic  para tukang sungkem nabi dan dwi fungsi ABRI
dan juga simpatisan PKI di Paris itu, yang mengatakan PKI itu bertujuan mulia
( Mulia eat my shit ?)  Sebagai mana kamu tahu Di, Komunis dan agamais
sama sama berbahaya, bila mereka kecil, mereka nampak sopan dan mencari
perhatian kaum miskin, begitu mereka membesar yang terjadi adalah penindasan
pada rakyat juga. contohnya dari Lenin, Stalin, Castro dan Milosovich yang
partainya adalah koalisi antara Partai Sosialis dan Komunisme yang sangat
tiran.


Gembong PKI dan gembong KISDI, MUI dan ICMI adalah identik.
Muso, Aidit di PKI adalah  Sumargono dan Adi Sasono di KISDI. Pola perjuangan
mereka sangatlah mirip. Atas nama orang miskin mereka rela memakai segala
cara memanipulasi emosi manusia pinggiran yang kurang pandai menggunakan
nalar untuk mencapai kekuasaan.
Habibie, Amien Rais dan rombongan pelacur di MUI adalah sekawanan musang
berbaju hijau yang bahu membahu akan menjegal Mega nanti, jadi walaupun
aku sendiri kurang sreg dengan Mega, menjegal pemenang di Pemilu atas
nama agama dan gender adalah sifat sifat orang fasis yang mesti kita perangi
bersama.

Oleh sebab itu Di, dengan surat ini aku akan mengeluarkan fatwa:
( 10 Perintah Proletar yang didapatkan di kamar mandi )

1. Agama dilarang ikut campur terhadap jalannya kehidupan bernegara.
2. Mengharamkan masyarakat naik Haji, sebelum ekonomi sembuh.
3. Melarang pendirian mesjid dan gereja selama masih ada manusia
yang kelaparan di Indonesia.
4. Menyetujui Mega menjadi Presiden dengan syarat pembubaran
Dwi Fungsi ABRI ,mencopot Wiranto dan mengadili Prabowo .
5. Memberikan kemerdekaan bagi Aceh, Timor Timur, Irian dan Riau.
6. PKI dan Golkar dinyatakan sebagai partai terlarang.
7. Hukum Suharto.
8. Hukum para simpatisan Orde Baru.
9.Elitisme dalam Kyai dan Kependetaan dilarang.
10.Kapitalisme manusiawi dan Sekularisme beradab menggantikan
Panca Sila dan semua sila sila omong kosong itu.

Jangan menyanggah dulu Di, kau bakalan kuangkat
sebagai nabi baru  dengan syarat " lebih banyak menulis "

Dan karena tidak ingin dikultuskan, dengan ini aku minta
pembubaran ide proyek patung " Rodin Proletar" yang akan
di buat di bundaran HI nanti. Ada dua hal yang tidak kusetujui
dalam ide ini, pertama , otakku tidaklah brilian seperti " The Thinker"
itu, kedua, barangku terlalu besar untuk dipajang sedemikian rupa..
( Mbak Tutut, Tuty Alawiyah dan Hainun Habibie bisa bisa cari
daun muda lagi begitu konak melihat ukuran ini barang )

Sekian.

TTD

Al Hasan Al Ogah Nyembah Onta Arabi Basri

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 26 Jun 1999 jam 19:55:17 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke