---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ++ Pemilu Online: http://www.indo-news.com/pemilu/ ++ ---------------------------------------------------------- Sudah 3 hari belakangan ini Farrah numpang menginap di apartemen kami yang kecil. Awalnya saya agak khawatir dengan perubahan suasana ini, tapi sang bini justru meyakinkan saya untuk jangan khawatir, Farrah cuma menumpang sementara di sini.Untuk mencari penegasan saya tatap wajah muda Farrah yang cantik dan lucu. Farrah membalas tatapan saya tanpa berkedip.sebersit saya membaca kegenitan di dalamnya, sayapun menyerah.. Hari pertama Farrah nampak begitu kalem dan sopan. Ketika Vikcy duduk di sofa di depan TV , dan saya duduk di bangku kantor di depan meja komputer, Farrah nampak menjaga jarak dengan saya, dia duduk tidak bergeming di samping Vicky sambil menikmati soap opera dan HGTV ( Home Garden Television ) Saya mencoba menggoda Farrah. tapi female satu ini seperti batu, Vikcy dan dia menatap tanpa berkedip tabung kaca itu seperti orang dalam pengaruh hipnotis. Hari kedua, problem mulai muncul ketika Istri saya berangkat kerja, membiarkan saya dan Farrah berdua di apartemen adalah hal yang janggal, saya tidak tahu harus bersikap bagaimana, saya grogi dan nerveous ,apalagi begitu mobil Viky berlalu, Farrah langsung mendekati saya dengan penuh roman, saya duduk di sofa dengan perasaan tidak nyaman, Farrah mendekati saya dan ikut duduk di samping. Kaki saya yang terjulur ke atas coffe table di sentuhnya dengan halus, pinggang saya di senderinya dengan santai, merasa agak terganggu , saya berdiri dan pindah duduk di depan komputer lagi, Farrah mengikuti. Saya berpura pura sibuk membuka internet, tapi Farrah berdiri di sana menatap saya dengan pandangan yang sendu dan mengundang. Saya tanyakan " Apa kamu belum makan siang? " Tapi Farrah tetap terdiam seakan dia meminta sesuatu yang lain. Saya termangu tidak mengerti apa maksudnya. Tapi karena saya ini termasuk laki- laki yang tahan godaan, jelas saya tidak mau berpikiran yang bukan bukan. Saya cuekin Farrah seharian. Hari ketiga sekarang ini, Farrah makin liar menjadi jadi, tadi ketika bini saya berangkat ke supermarket, Farrah menggoda saya habis habisan. Tubuhnya yang langsing selalu dicoba ditempeli saya secara kurang ajar. Walaupun Farrah cantik, dan suaranya lembut menarik, saya tidak mau jatuh tertarik. Ketika saya bentak " Farrah Please ..jangan ganggu saya " Dia tetap saja berkepala batu. Bahkan ketika saya duduk disofa kembali, Farrah mencoba membaringkan tubuhnya di pangkuan. Saya marah dan ber diri, kemudian saya berjalan dan membaringkan tubuh di kamar. Angin AC yang bertiup dingin dan matahari summer yang masih nampak garang siang ini membuat saya jatuh tertidur 5 menit kemudian. Samar- samar saya merasa ada sesosok tubuh berbaringan di samping kanan. Tubuh hangatnya yang halus menyentuh lengan saya secara lembut dan mengundang.Sejenak saya merasa, barangkali si Viky sudah pulang dari Wall Mart, tapi lama lama saya menyadari tubuh hangat ini pasti bukan tubuh Vicky, Saya terkejut lalu bangkit secara tiba tiba. Kali ini saya benar benar murka melihat Farrah sedang berbaringan secara santai dan erotis di samping sana.Semenjak perwakinan ini tidak pernah saya berpikiran untuk tidur dengan mahluk bergender perempuan selain istri, Itulah sebabnya saya bentak Farrah untuk jangan berbuat kurang ajar, karena sudah tidak tahan saya berdiri dan membuka pintu apartemen. " Keluar..!" Teriak saya tidak sabar. Wajah Farrah nampak lesu dan sedih. Dua detik dia termenung untuk kemudian berjalan perlahan. Saya tidak lagi ingat akan segala bujuk rayu Istri, persoalan ini akan semakin membesar jika saya membiarkan Farrah lebih lama menetap di apartemen ini. Langkah Farrah yang seksi berhenti 10 meter dari pintu apartemen. Karena saya takut dia akan merubah niat untuk berbalik kembali ke sini, saya berteriak " Dont you think about it..!" Farrah menatap saya secara kurang ajar, lalu membalas teriakan dengan keras " Meowww..!! Meowwwww ..!!." Kucing jalanan itu akhirnya kembali ke asalnya... Hasan Basri ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 4 Jul 1999 jam 21:24:56 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
