---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ---------------------------------------------------------- Precedence: bulk PEMUDA TIMTIM DI PORTUGAL PERTANYAKAN KETEGASAN MEGAWATI LISABON (MateBEAN, 21/7) Kemenangan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dalam perolehan suara Pemilu 1999 membuat kalangan pemuda Timor Timur di Portugal mempertanyakan ketegasan Megawati Soekarnoputri sebagai pimpinan partai politik itu dalam menuntaskan permasalahan Timtim. "Kami ingin ketegasan Megawati dalam menuntaskan permasalahan Timtim karena dalam beberapa kali komentarnya menyatakan tidak setuju dengan dua opsi Habibie tanpa memberikan upaya lain untuk menyelesaikan permasalahan Timtim secara jelas," kata Jose Guterres, salah seorang pemuda Timtim, kepada MateBEAN di Lisabon, Senin (20/7) kemarin. Megawati dalam setiap kesempatan selalu mengatakan bahwa Timtim adalah bagian yang sah dari Indonesia, sehingga kalau nanti dirinya menjadi presiden, maka dia tidak berniat untuk melepaskan Timtim. "Hal itu menjadi spekulasi bagi kita soalnya kalau Megawati benar-benar jadi presiden, maka akan ada perubahan sikap Indonesia atas Timtim," Jose Guterres. Tapi salah seorang pengurus Renetil yang sekarang berada di luar negeri optimis bahwa siapapun yang menjadi presiden di Indonesia, persoalan Timtim tetap menjadi agenda prioritas untuk diselesaikan. "Megawati atau siapapun jadi presiden tak bisa lagi mengambil kebijakan baru tentang Timtim, karena persoalan sekarang sudah ada kesepakatan antara PBB, Indonesia dan Portugal. Kalau ada perubahan sikap pasti akan mendapat sorotan dari dunia internasional," katanya. *** ---------- SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 22 Jul 1999 jam 04:44:00 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
