----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
----------------------------------------------------------

Rakyat Merdeka, 16 September 1999

Australia Coba Jimat

MENYIMAK usulan dari pengamat militer dan politik Salim Said di
salah satu media yang membahas tentang desakan masyarakat
internasional untuk menerima pasukan perdamaian di bawah naungan
PBB bagi keamanan Timtim, terutama Australia yang sangat
menggebu-gebu untuk memimpin pasukan  tersebut, saya setuju
saja.

Biarkanlah, kalau memang Australia akan terjun. Ini sekaligus
mencoba jimatnya turun ke gelanggang pertarungan seperti perang
di Kamboja atau Vietnam. Itulah ciri-ciri sebagai manusia normal
yang mempunyai obsesi dan senang akan darah dan sex sebagai
laki-laki normal serta kejantanan Australia.

Kalau waktu yang lampau tahun 75-an Indonesia  dijadikan bemper
oleh Amerika Serikat dalam menghalau komunisme di Timtim yang
memakan korban jiwa dan harta, maka sekarang setelah jajak
pendapat yang amoral dari Unamet, maka Australia dibuat bemper
oleh AS untuk kepentingan teori globalnya dengan HAM dan
demokrasi ngurusi Timtim.

Selamat datang Australia di bumi Loro Sae yang sebelumnya
mengirim sinyo-sinyo intelnya bergabung dengan Falintil, telah
disiapkan kawasan pendaratan atau killing ground oleh Aitarak
yang cukup mantap bagi petualang-petualang Australia pelaku
pejuang HAM dan demokrasi ala barat.


Burhan Adhi Pratikno
Pancoran Mas, Kotip Depok

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 23 Sep 1999 jam 07:35:43 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke