---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ---------------------------------------------------------- Rakyat Merdeka, 23 September 1999 Guam Doctrine ENAM bulan setelah Nixon menduduki kursi Presiden Amerika Serikat, dikeluarkanlah yang dinamakan Guam Doctrine bersamaan dengan splash Down dari Apolo II. Pokok-pokok doktrin tersebut menyebutkan bahwa Amerika Serikat tidak lagi akan melibatkan diri dalam perang seperti Vietnam. Amerika akan mengurangi komitmen militernya di Asia dan karenanya meningkatkan bentuk bantuan ekonomi. Suatu doktrin yang begitu menyejukkan bagi bangsa Asia, yang sebagian besar terbilang negara-negara sedang berkembang dan masih relevan untuk diberlakukan. Namun apakah kenyataan menunjukkan kebenaran komitmen itu. Sungguh sangat disayangkan Amerika yang dikaruniai sebagai negara Adidaya begitu pandai beretorika memainkan kehendak dan mencabik-cabik negara-negara yang bakal menjadi rival politik, ekonomi dan keamanannya. Perang Irak, Iran, Kuwait, Cina Daratan dan Cina Taipeh. Sekarang giliran Indonesia diobok-obok dan memanfaatkan Timtim sebagai komoditasnya. Sebagai warga yang awam terhadap politik, mohon penjelasan dari aparat Kedutaan Amerika di Jakarta tentang sejauh mana Guam Doctrin itu masih diberlakukan. Secara khusus, dimana posisi Amerika Serikat dalam krisis di Timtim? Penjelasan pihak Kedutaan sangat berguna untuk menguji komitmen martabat Amerika terhadap negara-negara Asia di mata dunia internasional. Johanes L Jalan Raya Pondok Gede Jakarta Timur ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 24 Sep 1999 jam 10:38:30 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
