---------------------------------------------------------- FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Rakyat Merdeka, 29 Nopember 1999 Ingat Para Pendahulu MENCERMATI perkembangan akhir-akhir ini berupa banyaknya tuntutan dari berbagai daerah seperti, Aceh, Irian Jaya, Riau, Maluku dan lain-lain yang ingin lepas dari Negara Republik Indonesia sungguh menyedihkan saya sesama anak bangsa. Lagi pula kemerdekaannya direbut dengan tetesan darah atas kekompakam seta bersatunya pejuang dari Sabang sampai Merauke. Negara kesatuan ini berdiri atas dasar pemikiran matang serta brilian. Jadi kalau saudara-saudara kita ada yang ingin memisahkan diri, mesti ingat bahwa para pejuang, pendahulu kita telah sepakat bulat seperti dilandasi rasa yang ikhlas, kekeluargaan serta kegotongroyongan untuk keutuhan bangsa Indonesia berikrar bersumpah pada tanggal 28 Oktober 1928 yang terkenal dengan Sumpah Pemuda. Memang disadari bahwa dalam pemerintahan tiga periode terdahulu, orde lama, orde baru dan masa transisi terjadi ketidakadilan yang diterapkan pemerintah pusat pada daerah, lantas kejengkelan tertumpah saat sekarang yang harus dipenuhi tuntutannya oleh pemerintahan Gus Dur-Megawati. Padahal dalam pemerintahan sekarang sudah demikian demokratisnya dalam pemilihan presiden dan wakilnya. Pun dunia mengakui bahwa Indonesia sekarang menjadi negara demokrasi besar di dunia, sehingga suara-suara dari daerah didengar dan akan diberikan hak otonomi. Ingat saudara-saudaraku, Aceh, Riau, Maluku, Irian Jaya dan lain- lain pada ikrar Sumpah Pemuda sebagai tali perekat rakyat dalam menyatukan misi, visi republik Indonesia menuju Indonesia Jaya, makmur dan berkeadilan. Kepada para elit politik dalam memberikan komentar terhadap berbagai tuntutan pemisahan daerah ini, janganlah asal ngomong atau bahkan justru memberikan semangat untuk bisa memisahkan diri hanya ingin mencari ketenaran dan keuntungan kelompok. Berpikirlah seribu kali untuk mengubah pemikiran dari bentuk negara kesatuan ke bentuk negara apapun namanya saya tidak peduli, tapi mari pertahankan semangat persatuan dan keutuhan bangsa Indonesia yang berbudaya, santun, berjiwa kegotongroyongan ini. Sugino, Jakarta ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 2 Dec 1999 jam 07:19:22 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
