----------------------------------------------------------
FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

PENYERANGAN TERHADAP ORANG YANG SEDANG SHOLAT OLEH GPK ACEH

Membaca pemberitaan Kompas edisi 26 Januari 2000 tentang aksi
penyerangan sepihak oleh GPK Aceh terhadap anggota Satuan Tugas
Marinir Pamungkas, TNI Angkatan Laut dan warga masyarakat yang
sedang melakukan Sholat Maghrib di Meunasah <Surau> Desa Ujung
Blang Bireuen, Kabupaten Aceh Jeumpa, Aceh Utara, yang
menewaskan 6 anggota Marinir, sungguh merupakan suatu hal yang
sangat mengagetkan dan membuat siapapun yang mengaku dirinya
beriman menjadi terperangah karena tindakan yang dilarang baik
dalam hukum perang apalagi hukum agama tersebut dilakukan oleh
Kelompok yang mengatasnamakan rakyat Aceh dalam perjuangannya.

Kita ketahui bahwa rakyat Aceh adalah masyarakat yang memegang
teguh ajaran agama dan senantiasa menjaga citra dalam sikap
keagamaannya. Dengan adanya kejadian tersebut muncul pertanyaan
apakah begitu rendah mentalitas moral dan keagamaan dari orang-
orang yang memiliki tujuan untuk memerdekakan Aceh dan bagaimana
masa depan Aceh apabila daerahnya dipimpin oleh orang-orang yang
pemahaman keagamaannya begitu sempit?. Bagaimana bisa terjadi
bahwa Kelompok yang ingin mendirikan Negara Aceh Merdeka dengan
Islam sebagai pedomannya, menyerang orang yang sedang Sholat dan
bertepatan dengan datangnya waktu Sholat Maghrib yang relatif
pendek <Pukul 18.45>.

Tindakan penyerangan terhadap orang yang sedang menjalankan
ibadahnya tersebut sungguh merupakan tindakan pengecut yang
tidak sportif dan sangat jauh dari kaidah-kaidah agama yang
mayoritas dianut oleh rakyat Aceh,yaitu Islam. Tindakan tersebut
lebih pantas dilakukan oleh penganut Paham Komunisme yang tidak
mengenal Tuhan seperti yang pernah ditunjukan oleh Gerombolan
Pemberontak PKI pada masa-masa jayanya di Indonesia.

Telah menjadi kenyataan dimanapun bahwa perebutan kekuasaan
ataupun perseteruan politik merupakan usaha-usaha untuk
mewujudkan kepentingan-kepentingan atau ambisi-ambisi pribadi
dan golongan. Konflik yang sedang terjadi di Aceh pun tidak
terlepas dari hal tersebut dan suatu hal yang sangat disayangkan
dan mengkhawatirkan apabila Daerah Aceh, yang dianggap sebagai
maskot Islam di Indonesia karena menjadi Pintu Gerbang bagi
masuknya Islam di Nusantara, hendak dijadikan sebagai ajang
konflik bagi orang-orang yang bernafsu ingin mendirikan negara
dengan mengatasnamakan rakyat Aceh namun bertindak tidak
berlandaskan kaidah Islami.

Seluruh rakyat Aceh hendaknya menyadari bahwa Bumi Allah itu
adalah luas bukan hanya seukuran Daerah Aceh saja dan Islam
bukan hanya milik rakyat Aceh namun bersifat Universal.
Indonesia adalah negara yang mayoritas penduduknya beragama
Islam dan merupakan negara yang diperhitungkan keIslamannya oleh
dunia Internasional. Disaat negara-negara Islam dibelahan dunia
telah tercabik-cabik dan lemah maka janganlah kita biarkan
Indonesia menjadi sekarat dan Kharisma ke-Islamannya lenyap yang
hanya akan menguntungkan pihak yang tidak senang dengan
kebesaran Islam.

Ketidakadilan pada masa pemerintahan yang lampau bukan hanya
dirasakan oleh rakyat Aceh saja namun oleh seluruh Bangsa
Indonesia namun hal itu hendaknya jangan dijadikan alasan untuk
memisahkan diri tapi mari kita perbaiki bersama dan kita
tegakkan kebesaran Islam yang Insya Allah akan membawa kehidupan
yang damai bagi seluruh negeri dan meninggalkan perbuatan-
perbuatan yang hanya menguntungkan kepentingan pribadi dan
golongan. Kepada Pemerintah diharapkan secara bijaksana dan
bertanggung jawab menyelesaikan konflik di Aceh dan jangan
mengecewakan lagi rakyat yang telah sekian lama menderita akibat
ketidakadilan dan menjadi korban penindasan di segala lini
kehidupan oleh pemerintahan masa lalu.

Semoga ALLAH SWT melindungi kita dari perpecahan dan menyatukan
kita dalam nafas Islam yang Insya Allah bemanfaat bagi semesta
alam Amin.

Ikhwan Arsyad
Bumi Pamulang Elok Blok F-9/23
Tangerang - Jabar.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 31 Jan 2000 jam 09:35:07 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke